Tampilkan postingan dengan label Humor Islam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Humor Islam. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 17 Februari 2018

LPBINU Bojonegoro Bantu Korban Gunung Kelud di Kediri

Kediri, Mujahidin Cyber. Pengurus Cabang Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBI NU) Bojonegoro, Selasa (18/2), membantu korban letusan Gunung Kelud di Kabupaten Kediri, Jawa Timur. Bantuan tersebut disalurkan melalui Pengurus Cabang NU (PCNU) Kediri yang membuka posko di Desa Pandantoyo, Kecamatan Gancar, Kabupaten Kediri.?

LPBINU Bojonegoro Bantu Korban Gunung Kelud di Kediri (Sumber Gambar : Nu Online)
LPBINU Bojonegoro Bantu Korban Gunung Kelud di Kediri (Sumber Gambar : Nu Online)

LPBINU Bojonegoro Bantu Korban Gunung Kelud di Kediri

Ketua PC LPBI NU Bojonegoro Rakhmad Maulana menjelaskan, pihaknya melakukan aksi kemanusiaan di lokasi berjarak sekitar 10 kilometer dari puncak Kelud, tepatnya di daerah Tegalrejo, Babadan, Kediri. Lokasi tersebut dipilih setelah berkoordinasi dengan Ketua PCNU Kabupaten Kediri HM Sulaiman Lubis.

"Para relawan akan melakukan bersih-bersih sisa abu vulkanik akibat letusan Gunung Kelud. Serta akan dilakukan pula pembagian bingkisan. 562 bungkus," sambungnya sembari berharap pemberian bantuan tersebut dapat meringankan beban penderitaan korban bencana alam letusan Gunung Kelud.

Mujahidin Cyber

Sementara itu, Ketua PCNU Kabupaten Kediri HM Sulaiman Lubis yang menerima langsung bantuan tersebut berterima kasih kepada LPBINU Bojonegoro yang turut peduli terhadap kesulitan masyarakat Kediri.

Mujahidin Cyber

"Saya juga minta doa restunya, mudah-mudahan Kediri diberi kekuatan oleh Allah, agar mampu menyikapi bencana alam dengan bijaksana," harapnya.

Ditambahkan, letusan Gunung Kelud di Kediri ini mengakibatkan sekitar sekitar 65 ribu warga Kediri menjadi korban, seitar 37 ribu di antaranya adalah Nahdliyin. Mereka tersebar di beberapa lokasi yang jaraknya berdekatan dengan gunung. Setelah terjadi letusan Jumat (14/2) malam, Sabtu berikutnya PCNU mendirikan posko peduli bencana.

"Posko ini didirikan Sabtu hingga selesai dinyatakan Kelud aman," jelas Sulaiman.

Menurut Sulaiman, masyarakat masih membutuhkan sembako, susu anak-anak, pembalut wanita dan lainnya. Bantuan dari LPBINU Bojonegoro langsung didistribusikan ke masyararakat setempat.

Informasi yang didapat Mujahidin Cyber di lapangan menyebutkan, Gunung Kelud sudah mengalami letusan sebanyak tujuh kali ini, di antaranya pada tahun 1586, 1901, 1919, 1951, 1966, 1999 dan 2014 sekarang ini. (M Yazid/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Mujahidin Cyber Halaqoh, Kyai, Humor Islam Mujahidin Cyber

Senin, 12 Februari 2018

Doa Embus Air dari Hidung saat Wudhu

Air yang dihirup ke dalam hidung saat berwudhu, dihembuskan kembali. Doa ini dibaca sesaat sebelum pengembusan air dari hidung. Doa ini dibaca dengan harapan air membawa kotoran, setan, dan penyakit yang bersarang di dalam hidung.

? ? ? ? ? ? ? ? ? ?

Doa Embus Air dari Hidung saat Wudhu (Sumber Gambar : Nu Online)
Doa Embus Air dari Hidung saat Wudhu (Sumber Gambar : Nu Online)

Doa Embus Air dari Hidung saat Wudhu

Allâhumma innî a‘ûdzubika min rawâ’ihin nâri wa min sû’id dâri

Mujahidin Cyber

Artinya, “Hai Tuhanku, aku berlindung kepada-Mu dari bau api neraka dan dari kejahatan neraka itu sendiri,” (Lihat Sayid Utsman bin Yahya, Maslakul Akhyar, Cetakan Al-‘Aidrus, Jakarta). (Alhafiz K)

Mujahidin Cyber

Dari Nu Online: nu.or.id

Mujahidin Cyber RMI NU, Humor Islam, Cerita Mujahidin Cyber

Minggu, 04 Februari 2018

Haul, Ceritakan Keistimewaan Salafus Sholihin

Jepara, Mujahidin Cyber

Haul merupakan peringatan untuk menceritakan keistimewaan salafus sholikhin tujuannya agar umat yang mendengar kisah ulama masa silam memperoleh pelajaran berharga dan semakin termotivasi mengikuti jejak-jejak yang dikisahkan. 

Demikian inti ceramah Habib Umar Muthohar dalam Haul Sultan Hadlirin ke-479 yang dilaksanakan di halaman Masjid Astana desa Mantingan kecamatan Tahunan, Jum’at (29/3). 

Haul, Ceritakan Keistimewaan Salafus Sholihin (Sumber Gambar : Nu Online)
Haul, Ceritakan Keistimewaan Salafus Sholihin (Sumber Gambar : Nu Online)

Haul, Ceritakan Keistimewaan Salafus Sholihin

Menurutnya hal itu sejalan dengan yang dikatakan Imam Junaid bahwasanya menceritakan orang sholih akan menjadi tentara Allah. 

Mujahidin Cyber

Selanjutnya, Habib Umar suatu ketika ditanya kelompok yang tidak sejalan. “Habib kenapa orang-orang NU memperingati Haul. Itu bid’ah Bib,” tirunya. 

Kemudian penceramah asal Semarang menerangkan bahwasanya salafus sholihin memiliki banyak keistimewaan yang patut diceritakan. 

Mujahidin Cyber

“Tidak seperti kelompokmu tidak ada yang pantas dihaulkan. Apa mau menghaulkan upin-ipin,” terangnya seraya disambut gelak tawa ribuan jamaah yang hadir. 

Nabi Muhammad imbuh Syuriyah PCNU kota Semarang menjelaskan bahwa setiap tahun ia merayakan haul sayyidus suhada, Hamzah. Hal itu lanjutnya Nabi juga memperingati Haul. Karenanya, dengan memperingati haul sambungnya akan menambah berkah. Berkah dalam segala hal.   

Bupati Jepara H Ahmad Marzuqi mengungkapkan melalui kegiatan tersebut merupakan bukti untuk nguri-nguri jasa pendahulu. Marzuqi menyatakan jika memperoleh urusan tidak ada salahnya tawasul dengan salafus sholihin. Karena mereka lanjutnya dekat dengan Allah. 

Sementara itu atas nama prakata panitia, H Sutarya mengatakan haul demi haul pihaknya bermaksud meningkatkan kualitas kegiatan. Tahun ini katanya kegiatan ditambah dengan lomba mewarnai, shalawat dan presentasi sejarah Sultan Hadlirin. 

“Hal itu kami laksanakan agar anak cucu nanti semakin kenal dengan sosok Sultan Hadlirin,”  harapnya. 

Redaktur   : Mukafi Niam

Kontributor: Syaful Mustaqim

Dari Nu Online: nu.or.id

Mujahidin Cyber Nusantara, Humor Islam, Pahlawan Mujahidin Cyber

Rabu, 31 Januari 2018

Singgung Yahudi dalam Khutbah, Pemimpin Muslim California Minta Maaf

Davis, Mujahidin Cyber.

Ketegangan di kompleks Masjid al-Aqsa di Yerusalem belakangan ini menimbulkan banyak kecaman dan aksi protes terhadap Israel dari berbagai umat Islam di dunia. Israel dinilai tak hanya membatasi umat Islam masuk ke tempat suci itu tapi juga melakukan tindak kekerasan di sana.

?

Protes itu salah satunya datang dari seorang pemuka umat Islam di kota Davis, California, Ammar Shahin. Hanya saja, ia dinilai berlebihan ketika dalam sebuah khutbah memaklumkan adanya pemusnahan orang-orang Yahudi dan mereka yang membatasi akses ke Masjid al-Aqsa.

Singgung Yahudi dalam Khutbah, Pemimpin Muslim California Minta Maaf (Sumber Gambar : Nu Online)
Singgung Yahudi dalam Khutbah, Pemimpin Muslim California Minta Maaf (Sumber Gambar : Nu Online)

Singgung Yahudi dalam Khutbah, Pemimpin Muslim California Minta Maaf

?

Seperti dilansir AP, khutbah Shahin menuai badai kritik dari masyarakat usai kutipan kata-katanya tersebut terekam dan didistribusikan secara luas. Khutbah itu ia sampaikan di depan jamaah shalat Jumat, 21 Juli, di Islamic Center Kota Davis, California.

?

Mujahidin Cyber

Karena merasa bersalah, Shahin menggelar konferensi pers Jumat (28/7) di Davis, dan meminta maaf kepada publik. Ia mengaku lepas kontrol dan membiarkan emosinya memperkeruh penilaiannya.

?

Mujahidin Cyber

"Saya mengatakan hal-hal yang menyakitkan orang Yahudi. Ini tidak bisa diterima," kata Shahin, diapit tokoh agama dan masyarakat selama sebuah konferensi pers yang merupakan bagian dari upaya untuk meredakan ketegangan.

?

"Saya berharap bisa tumbuh dan berkembang sebagai pemimpin yang lebih layak di masyarakat," tambahnya.

?

Rabbi Yahudi setempat, Seth Castleman mengucapkan terima kasih kepada Shahin atas permintaan maaf ini. "Permintaan maaf selayaknya berlanjut dengan tindakan, jadi saya menyeru Anda. Saya mohon Anda untuk mengikuti kata-kata (maaf) itu dengan tindakan," kata Castleman.

?

Konflik Palestina dan Israel memang sering disalahartikan oleh sebagian orang sebagai konflik antara Islam dan Yahudi. Padahal, faktanya sebagaian orang Yahudi di Israel dan Palestina, juga di sejumlah negara, menolak tindakan sewenang-wenang Israel. (Red: Mahbib)

?

Dari Nu Online: nu.or.id

Mujahidin Cyber Humor Islam Mujahidin Cyber

Kamis, 25 Januari 2018

GP Ansor Bandung Barat Gencar Pelatihan Kader

Bandung Barat, Mujahidin Cyber. Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Bandung Barat sedang gencar menggelar Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) untuk Anak Cabang. Akhir pekan ini baru selesai PKD dan Diklatsar di Pimpinan Anak Cabang Gunung Halu.

Ketua Pimpinan Cabang GP Ansor Kabupaten Bandung Barat, Cecep Nedi Sugilar mengatakan, kegiatan berlangsung dari Jumat (31/1) sampai Ahad (2/2) tersebut berlangsung di Pondok Pesantren Al-Hikmah, Desa Tamanjaya.? ?

GP Ansor Bandung Barat Gencar Pelatihan Kader (Sumber Gambar : Nu Online)
GP Ansor Bandung Barat Gencar Pelatihan Kader (Sumber Gambar : Nu Online)

GP Ansor Bandung Barat Gencar Pelatihan Kader

Kegiatan tersebut, kata Cecep, diikuti 90 peserta PKD dan 30 peserta Diklatsar. “Mereka perwakilan dari anak Ranting/Rw se-Kecamatan Gununghalu,” katanya melalui pers rilis yang dikirim ke Mujahidin Cyber Ahad (2/2).

Mujahidin Cyber

Cecep menambahkan, pelatihan semacam ini sudah empat kali dilakukan di tingkat cabang, kemudian akan diwajibkan untuk setiap Pimpinan Anak Cabang, “Bulan Februari ini, insya Allah PAC Cipeundeuy,” kata ketua periode 2013- 2017 ini.

Mujahidin Cyber

Pada pembukaan, kata Cecep, hadir Ketua Majelis Musyawarah Cabang NU Kecamatan Gunung Halu KH Dadan M. Daud. Kiai Dadan menyampaikan kebanggaanya bahwa PC Ansor Bandung Barat menjadi nominator PC GP Ansor terbaik se-indonesia pada Harlah GP Ansor di Surabaya lalu.

Kemudian Kiai Dadan mengatakan, sudah saatnya pengkaderan mulai menyentuh grassroot karena merekalah yang akan berperang langsung dengan faham-faham baru yang menentang Islam Ahlussunah wal-Jamaah.

Kiai Dadan juga mengimbau anak-anak muda NU tersebut membentengi para kader di tingkat bawah dengan paham Aswaja An-Nahdiyah. “Jadikan PKD di PAC dengan peserta anak ranting ini sebagai momentum kebangkitan Ansor di Bandung Barat,” pinta Kiai Dadan.

Hadir pada pembukan Sekretari Pimpinan Wilayah GP Ansor Jawa Barat Deni Ahmad Haidar dan H Ali Kurniawan. (Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Mujahidin Cyber Humor Islam, Berita, Ubudiyah Mujahidin Cyber

Selasa, 23 Januari 2018

Ketua Baru Mahasiswa Nahdliyin STAN Terpilih lewat Mufakat

Tangerang Selatan, Mujahidin Cyber

Para mahasiswa di kampus Politeknik Keuangan Negara STAN yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Nahdliyin (Iman) memilih ketua baru dalam Muktamar Ke-24 yang di Masjid Al-Barkah, Tangerang Selatan, Banten.

Metode pemilihan kali ini lebih mengedepankan musyawarah dibandingkan pemungutan suara atau voting. Sidang pemilihan ketua dipimpin ketua demisioner, M Roid Nashiruddin. Ia menjelaskan, beberapa hari sebelum acara Muktamar, pihaknya sudah meminta kepada masing-masing angkatan untuk mengusulkan nama-nama bakal calon ketua.

Ketua Baru Mahasiswa Nahdliyin STAN Terpilih lewat Mufakat (Sumber Gambar : Nu Online)
Ketua Baru Mahasiswa Nahdliyin STAN Terpilih lewat Mufakat (Sumber Gambar : Nu Online)

Ketua Baru Mahasiswa Nahdliyin STAN Terpilih lewat Mufakat

Dari ketiga angkatan ternyata mengerucut pada dua nama untuk calon ketua Iman dan Imanisa (sebutan untuk ikatan mahasiswa Nahdliyin putri). Namun, pada waktu penyampaian visi-misi, calon ketua Iman yang satu mengundurkan diri dan muktamirin menyepakati untuk mengangkat calon tunggal, yaitu Achmad Fahmi Abdullah, ketua Iman periode 2016-2017.

Mujahidin Cyber

Sementara dari sisi Imanisa, setelah mendengar penyampaian visi-misi kedua calon dan dilakukan musyawarah internal anggota Imanisa, akhirnya terpilihlah Mei Nur Hakiki sebagai ketua baru Imanisa.

Sebelumnya, suksesi kepemimpinan didahului dengan penyampaian Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Kinerja oleh kepengurusan Iman tahun 2015-2016. Dimulai dengan penyampaian dari Badan Pengurus Harian yang dikomandoi M Roid Nashiruddin, sidang LPJ berlangsung cukup hangat hingga pukul 23.00 WIB.

Mujahidin Cyber

Sidang LPJ semakin memuncak saat tiba giliran pengurus bidang Dana Usaha (Danus) Iman menyampaikan pertanggungjawabannya. Wildan Basri selaku kepala bidang (kabid) menyampaikan bahwa Danus menjadi salah satu bidang yang cukup penting dalam menopang kebutuhan finansial Iman. Pada tahun ini, bidang Danus sudah mencetak buku USM yang menjadi produk unggulannya sebanyak 5000 eksemplar.

Di sela-sela penyampaian LPJ, mahasiswa asal Pemalang ini masih sempat mempromosikan buku dan produk danus lainnya. Sontak kejadian itu mampu memecahkan tawa di antara para muktamirin. Sidang ditutup dengan penyampaian LPJ dari Ketua Imanisa.

Acara yang berlangsung Sabtu (30/1) malam itu dihadiri pengurus jamaah aktif, beberapa alumni Iman. Muktamar diawali dengan penampilan tim hadrah Badruttamam yang melantunkan lagu Yaa Hanaana dan Abatiy.

“Mereka yang mau mengurusi Iman, insyaa Allah akan menuai berkahnya,” ujar Ustad Faris dalam sambutannya mewakili dewan alumni Iman. Setelah resmi dilakukan prosesi serah terima jabatan, Muktamar Ke-24 Iman ditutup dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh salah satu alumni.

Selamat kepada ketua Iman dan Imanisa yang baru terpilih. Semoga amanah dan mendapat barokah! (Fauziyah/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Mujahidin Cyber Tegal, Kajian Sunnah, Humor Islam Mujahidin Cyber

Selasa, 09 Januari 2018

PCNU Waykanan Promosikan BPUN di Sejumlah Madrasah

Waykanan, Mujahidin Cyber. Ketua PCNU Waykanan KH Nur Huda mendukung Pesantren Kilat Bimbingan Belajar Pasca Ujian Nasional (Sanlat BPUN) yang ditangani Yayasan Mata Air dan GP Ansor lokal. Karenanya, Kiai Huda turun di sejumlah pesantren dan madrasah aliyah di daerah setempat.

PCNU Waykanan Promosikan BPUN di Sejumlah Madrasah (Sumber Gambar : Nu Online)
PCNU Waykanan Promosikan BPUN di Sejumlah Madrasah (Sumber Gambar : Nu Online)

PCNU Waykanan Promosikan BPUN di Sejumlah Madrasah

"Gambaran mengenai BPUN sudah jelas dan maslahat bagi generasi muda NU sehingga wajib bagi kami untuk turun tangan membantu anaknya (GP Ansor) mempromosikan program pendidikan ini," ujar Kiai Huda di Blambangan Umpu, Jumat (30/10).

Sebagai program, BPUN Mata Air memberi harapan kepada pelajar kurang mampu untuk melanjutkan studi di perguruan tinggi negeri (PTN) melalui pendampingan di bidang akademik, pernguatan keterampilan dan akses beasiswa studi di PTN.

Mujahidin Cyber

Didampingi Ketua GP Ansor Gatot Arifianto, Kiai Huda turun antara lain di MA Raudlatul Mutaallimin di kecamatan Kasui, Waykanan.

Mujahidin Cyber

Kiai Huda menyerahkan video pelaksanaan Sanlat BPUN, baik di Waykanan 2015 dan dari Yayasan Mata Air. (Disisi SF/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Mujahidin Cyber Jadwal Kajian, Humor Islam, Amalan Mujahidin Cyber

Senin, 08 Januari 2018

Pelajar NU Kota Tangerang Kembangkan Media Cetak dan Online

Tangerang, Mujahidin Cyber. Pelajar NU Kota Tangerang mengembangkan media cetak dan online untuk kalangan pelajar dan santri. Media ini diberi nama MAJAS (Media Pelajar dan Santri) Kota Tangerang yang diharapkan mampu memberikan informasi mengenai kegiatan pelajar dan santri di Kotanya serta sarana dakwah Ahlusunnah wal Jamaah di era teknologi.

“Kehadiran MAJAS merupakan sarana untuk menginformasikan kegiatan pelajar dan santri Kota Tangerang dan sarana menjaga paham Ahlusunnah wal Jamaah di arus Teknologi dan Globalisasi yang semakin canggih,” ujar Zulbiyadi Fadlan, Pemimpin Umum MAJAS Kota Tangerang juga Ketua PAC IPNU Neglasari Kota Tangerang, Selasa (17/11).

Pelajar NU Kota Tangerang Kembangkan Media Cetak dan Online (Sumber Gambar : Nu Online)
Pelajar NU Kota Tangerang Kembangkan Media Cetak dan Online (Sumber Gambar : Nu Online)

Pelajar NU Kota Tangerang Kembangkan Media Cetak dan Online

Sebelumnya Tim Redaksi MAJAS bertemu dan diberi arahan oleh Redaktur Mujahidin Cyber, Mahbib Khoiron dan Abdullah Alawi. Mereka berpesan untuk mengembangkan media baca dan tulis di era serba teknologi, saat bertemu Kantor Redaksi Mujahidin Cyber, Gedung PBNU lt. 5, Sabtu, 14 November 2015 lalu.

Mujahidin Cyber

Pimpinan Redaksi MAJAS Kota Tangerang, Ayu Dahlia juga menjelaskan,MAJAS berupaya membuat tampilan beritanya semenarik mungkin dan kedepannya akan menambah media-media lain seperti Tabloid dan Majalah.

Mujahidin Cyber

“Saat ini media yang dikembangkan baru Buletin, kedepannya Kami akan menambah media lain seperti Tabliod dan Majalah,” jelas Ayu.?

Siti Rosdiana selaku Redaktur MAJAS Kota Tangerang dan Pengurus PAC IPPNU Neglasari Kota Tangerang berharap, agar pelajar dan santri Kota Tangerang tumbuh jiwa baca dan tulis.?

“Kami juga akan memberikan pelatihan jurnalistik kepada pelajar dan santri dengan masuk ke sekolah dan pesantren di Kota Tangerang dengan menyosialisasikan MAJAS sebagai sarana dakwah Aswaja,” ujarnya.?

Saat ini Kantor Redaksi MAJAS berada di Kantor PCNU Kota Tangerang, Jl Mayjend Soetoyo No16, Komplek Alun-alun Ahmad Yani, Kota Tangerang, Banten. (Red: Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Mujahidin Cyber Humor Islam, Ubudiyah Mujahidin Cyber

Minggu, 31 Desember 2017

PCNU Kota Jayapura Dilantik

Jayapura, Mujahidin Cyber. Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kota Jayapura, Provinsi Papua resmi dilantik pada Jumat, 5 Februari 2016. Organanisasi yang didirikan 90 tahun lalu tersebut, di kota Jayapura dipimpin Rais Suriyah Ustadz Katena dan Ketua Tanfizdiyah H. Kahar Yelipele.

PCNU Kota Jayapura Dilantik (Sumber Gambar : Nu Online)
PCNU Kota Jayapura Dilantik (Sumber Gambar : Nu Online)

PCNU Kota Jayapura Dilantik

Pelantikan disaksikan Ketua PWNU Provinsi Papua Toni Wanggai. Pada kesempatan itu ia menyampaikan amanat agar para pengurus memegang teguh Islam Ahlussunah wal-Jama’ah dan menjadikan NU menjadi Islam Nusantara.

Menurut Toni, NU sudah diterima di Papua karena mereka sangat menghormati KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur), cucu pendiri NU dan Presiden keempat RI.

Mujahidin Cyber

“Gus Dur orang yang dapat mengakomodir aspirasi orang Papua. Beliau berjasa mengembalikan nama Papua yang dulunya Irian Jaya. Orang Papua merasa dikembalikan haknya dengan nama Papua,” katanya. (Red: Abdullah Alawi)

Mujahidin Cyber

Dari Nu Online: nu.or.id

Mujahidin Cyber Humor Islam Mujahidin Cyber

Sabtu, 30 Desember 2017

Terkait HTI, Pemkab Jember Cari Masukan Ormas

Jember, Mujahidin Cyber. Seolah berpacu dengan waktu, solusi penanganan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) terus dicari seiring kian menguatnya rentetan penolakan masyarakat terhadap keberadaan ormas yang ingin mendirikan khilafah islamiyah itu. Itulah sebabnya, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Jember menggelar rapat di ruang Bamus, ? gedung DPRD Jember, Selasa (10/5).?

Terkait HTI, Pemkab Jember Cari Masukan Ormas (Sumber Gambar : Nu Online)
Terkait HTI, Pemkab Jember Cari Masukan Ormas (Sumber Gambar : Nu Online)

Terkait HTI, Pemkab Jember Cari Masukan Ormas

Dalam kesempatan tersebut hadir Bupati Jember, Faida, Ketua DPRD Jember, Thoif Zamroni, Wakil Ketua DPRD Jember, Ayub Junaidi dan NNP Martini. Kapolres Jember, Sabilul Alif dan perwakilan Kodim 0824 juga hadir.

Satu-satunya agenda yang dibahas dalam rapat tersebut adalah penyikapan terhadap keberadaan HTI Jember. Namun setelah agak lama berdiskusi, tak ada keputusan yang melegakan.?

Di ujung acara, Ayub Junaidi mengusulkan agar Pemkab Jember mengundang ormas-ormas Islam seperti NU, Muhammadiyah, Majelis Ulama Indonesia ? dan sebagainya untuk “mencari” masukan seputar HTI.?

“Kalau Ibu Bupati tidak berkenan, kami punya cara sendiri yang dibenarkan undang-undang, yaitu membentuk pansus (panitia khusus),” ungkap Ketua PC GP Ansor Jember itu.

Mujahidin Cyber

Bak gayung bersambut, usulan itupun diamini oleh Bupati Faida. Menurutnya, usulan tersebut sangat baik dan perlu diakomodasi. Bupati wanita pertama Jember itu juga mengucapkan terima kasih atas peran Banser yang telah ikut menjaga keamanan ? Jember. Tidak hanya itu, Faida juga mempersilahkan pimpinan DPRD Jember untuk membentuk pansus. “Monggo. Silakan. Kita undang semuanya. Dan kalau DPRD masih mau membentuk pansus, ya tidak apa-apa,” jelasnya.

Sambutan hangat juga datang dari Kapolres Jember, Sabilul Alif. Menurutnya, itu adalah ide yang baik sekali. Tidak hanya untuk membicarakan HTI, tapi juga membahas keamanan Jember secara menyeluruh.?

“Konflik yang besar adalah akumulasi konflik kecil yang tak terselesaikan. Jadi ini sangat baik,” jelasnya (Aryudi A. Razaq/Mukafi Niam)

Mujahidin Cyber

Dari Nu Online: nu.or.id

Mujahidin Cyber Humor Islam, Nasional Mujahidin Cyber

Kamis, 28 Desember 2017

NU Way Kanan Luncurkan Kartu Komunitas Desa

Way Kanan,Mujahidin Cyber. Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Way Kanan bekerja sama dengan Indosat Ooredoo Cabang Way Kanan meluncurkan Kartu Komunitas Desa di sekretariat gedung PCNU Way Kanan Rabu (29/6).

Dalam kesempatan tersebut Ketua PCNU Way Kanan KH Nurhuda mengatakan bahwa kemandirian ekonomi warga nahdliyin perlu ditingkatkan dengan berbagai upaya agar kesejahteraan dapat terwujud.

NU Way Kanan Luncurkan Kartu Komunitas Desa (Sumber Gambar : Nu Online)
NU Way Kanan Luncurkan Kartu Komunitas Desa (Sumber Gambar : Nu Online)

NU Way Kanan Luncurkan Kartu Komunitas Desa

“Melalui program Kartu Komunitas Desa ini akan banyak membantu warga nahdliyin yang terlibat didalamnya baik sebagai agen maupun sebagai tenaga marketing,” ujarnya.

Mujahidin Cyber

Nantinya hasil penjualan atau pun jasa yang dilakukan melalui outlet-outlet, NU mendapatkan royalti atas keuntungan yang didapat. Ini merupakan suatu trobosan nyata untuk warga nu khususnya dan umumnya masyarakat Way Kanan.

Sementara itu bupati Way Kanan H. Raden Adipati Surya mengapresiasi langkah kongret yang dilakukan pengurus NU Way Kanan. Dirinya berharap ke depan ada lagi inovasi yang bisa dikembangkan untuk mensejahterakan warga NU dan masyarakat Way Kanan.

Mujahidin Cyber

“Saya akan membuka pintu selebar-lebarnya apabila ada gagasan yang dapat berguna untuk kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Menurut Kepala Cabang Indosat Ooredoo Way Kanan H. Ali Murtadho bahwa pihaknya bersama NU Way Kanan meluncurkan Kartu Komunitas Desa, satu akses beragam layanan yang saat ini telah berdiri 1 kantor cabang dan 11 outlet yang tersebar di masing-masing kecamatan.

Kartu Komunitas Desa, satu akses beragam layanan mempunyai program untuk transaksi online berbagai jenis pembayaran, di antaranya pembayaran listrik, transfer, pembayaran listrik,token, PDAM, Telpon, TV berlangganan, BPJS dan penjualan paket data maupun pulsa.

“Keuntungan kerja sama ini yakni untuk nu akan mendapatkan royalti yang dapat digunakan untuk operasional dan kegiatan-kegiatan NU lainnya,” pungkasnya. (Heri Amanudin/Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Mujahidin Cyber Humor Islam, Budaya, Makam Mujahidin Cyber

Selasa, 12 Desember 2017

Kiai Ma’ruf Amin: Inovasi Fiqih Ekonomi Syariah Terbuka Lebar

Tangsel, Mujahidin Cyber - Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Mar’uf Amin mengatakan, pembahasan tentang ekonomi yang ada dalam kitab-kitan fiqih klasik banyak yang tidak bisa diterapkan begitu saja pada saat ini. Oleh karena itu, penggalian hukum Islam dalam bidang ekonomi syariah sangatlah terbuka luas.

“Ekonomi syariah yang saat ini berkembang berbeda dengan praktik ekonomi di era sebelumnya,” kata Kiai Mar’uf saat memberikan sambutan kunci dalam acara seminar nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah dengan tema “Tantangan dan Peluang Pasar Keuangan Syariah di Indonesia” di Kampus II UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Ciputat, Rabu (17/5).

Kiai Ma’ruf Amin: Inovasi Fiqih Ekonomi Syariah Terbuka Lebar (Sumber Gambar : Nu Online)
Kiai Ma’ruf Amin: Inovasi Fiqih Ekonomi Syariah Terbuka Lebar (Sumber Gambar : Nu Online)

Kiai Ma’ruf Amin: Inovasi Fiqih Ekonomi Syariah Terbuka Lebar

Rais ‘Aam PBNU itu menambahkan, anggapan bahwa kepatuhan terhadap aspek syariah di dalam fiqih menjadi penghambat dalam mengembangkan ekonomi syariah tidaklah sepenuhnya benar. Anggapan itu bisa benar jika fiqih dimunculkan dengan wajah yang kaku, sangat membatasi, dan statis.

Mujahidin Cyber

“Namun apabila fiqih ditampilkan dengan wajah yang sesungguhnya, yaitu fiqih yang memiliki watak yang sangat fleksibel, tidak memberatkan, dan memberikan solusi, maka anggapan orang yang mengatakan fiqih sebagai penghambat laju permbuhan ekonomi syariah tersebut sangatlah tidak tepat,” urainya.

Mujahidin Cyber

Pada dasarnya, jelas Kiai Ma’ruf, hukum pokok dalam fiqih muamalah adalah boleh sampai ada dalil yang mengharamkannya. Dengan demikian, ijtihad atau inovasi-inovasi dalam dalam merumuskan hukum Islam terkait dengan ekonomi syariah sangat terbuka lebar. (Muchlishon Rochmat/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Mujahidin Cyber Kajian, Makam, Humor Islam Mujahidin Cyber

Minggu, 26 November 2017

Lembaga Wakaf dan Pertanahan NU Luncurkan Gerakan Wakaf Uang

Jakarta, Mujahidin Cyber - Pengurus Pusat Lembaga Wakaf dan Pertahanan Nahdlatul Ulama (LWP NU) mencanangkan Gerakan Wakaf Uang Sejuta Nahdliyin (Gerwaku Sena) di Jakarta, Senin (1/2) siang. Gerakan ini menyerukan penggalangan wakaf uang minimal sebesar Rp 10.000 per bulan bagi warga NU.

Ketua PP LWP NU H Mardini berharap Rais ‘Aam, Ketua Umum PBNU, dan pengurus NU di mana saja turut mengampanyekan gerakan wakaf uang ini.

Lembaga Wakaf dan Pertanahan NU Luncurkan Gerakan Wakaf Uang (Sumber Gambar : Nu Online)
Lembaga Wakaf dan Pertanahan NU Luncurkan Gerakan Wakaf Uang (Sumber Gambar : Nu Online)

Lembaga Wakaf dan Pertanahan NU Luncurkan Gerakan Wakaf Uang

“Kita dari LWP NU berharap tidak terlalu muluk. Kami hanya ingin bagaimana nahdliyin mengeluarkan wakaf sebesar 10 ribu per bulan. Kalau jumlah ini dikalikan dengan 85 juta warga NU, sudah berapa per bulan?” kata H Mardini dalam sambutannya di Jakarta.

Mujahidin Cyber

Menurut H Mardini, wakaf uang berbeda dengan wakaf melalui uang. Gerakan wakaf uang ini merupakan wakaf berupa uang yang dikelola secara produktif dan hasilnya dimanfaatkan untuk kemaslahatan umat. Sementara sejumlah uang yang diwakafkan tidak akan berkurang.

Sementara wakaf melalui uang, kata H Mardini, adalah wakaf barang yang penyerahannya dalam bentuk uang guna pembelian barang sehingga uang yang diwakafkan habis terpakai.

Mujahidin Cyber

Rais ‘Aam PBNU KH Ma’ruf Amin menyambut baik peluncuran gerakan wakaf uang ini. Menurutnya, wakaf dan zakat merupakan instrumen kesejahteraan umat. Wakaf merupakan sedekah jariyah yang pahalanya terus mengalir.

Kiai Ma’ruf mengajak segenap warga NU untuk mendukung dan mengampanyekan gerakan wakaf uang ini.

“Kita akan kumpulkan dana abadi NU ini. Insya Allah kalau gerakan ini besar, dana yang terkumpul akan menjadi dana abadi NU untuk kemaslahatan umat Islam,” ujar KH Ma’ruf.

Dalam gerakan ini, LWP NU bekerja sama dengan Bank Tabungan Negara (BTN)? syariah. Sementara hasil dari pengelolaan oleh BTN akan dimanfaatkan untuk sektor produktif umat.

Warga yang ingin berwakaf dapat menyetorkan uang wakafnya melalui kode bank 200 dengan nomor rekening 734 114 1926 atas nama Lembaga Wakaf Nahdlatul Ulama. (Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Mujahidin Cyber Humor Islam, Kiai Mujahidin Cyber

Sabtu, 25 November 2017

Aklamasi, Umi Ma’rifah Ketua Baru IPPNU Bojonegoro

Bojonegoro, Mujahidin Cyber

Konferensi Cabang XIV Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Bojonegoro menetapkan Umi Ma’rifah sebagai Ketua masa bakti 2016-2018 secara aklamasi, Ahad (29/5) di Pondok Pesantren Darul Ulum Baureno, Bojonegoro, Jawa Timur.

Pada sesi penentuan bakal calon muncul tiga nama kader yang diusulkan oleh forum pemilihan, Umi Ma’rifah kader Baureno; Nurul Afifah kader Balen, dan Zumrotul Ula kader Kanor.

Aklamasi, Umi Ma’rifah Ketua Baru IPPNU Bojonegoro (Sumber Gambar : Nu Online)
Aklamasi, Umi Ma’rifah Ketua Baru IPPNU Bojonegoro (Sumber Gambar : Nu Online)

Aklamasi, Umi Ma’rifah Ketua Baru IPPNU Bojonegoro

Pada tahap verifikasi sesuai dengan PD/PRT IPPNU Nurul Afifah gugur karena belum memenuhi satu persayaratan, dan kemudian disusul oleh Zumrotul Ula dengan menyatakan ketidaksiapannya. “Saya mengundurkan diri dari segala proses pemilihan dan memutuskan untuk mempercayakan amanah ini pada Ma’rifah,” ucap Zumrotul.

Mujahidin Cyber

Pimpinan Wilayah IPPNU Jawa Timur selaku pimpinan sidang pemilihan akhirnya menetapkan Umi Ma’rifah sebagai ketua IPPNU Kabupaten Bojonegoro masa bakti 2016-2018 secara aklamasi sesuai dengan PD/PRT IPPNU.

Pada akhir proses pemilihan, ketua terpilih memberikan sambutan pada forum dengan menegaskan visi dan misinya yang akan memfokuskan pemerataan kaderisasi. “Terima kasih kepada Rekanita semua, Insyaallah akan saya laksanakan amanah dengan sebaik-baiknya. Sesuai dengan permasalahan yang dibacakan pada Pleno Laporan Pertanggungjawaban tentang pemerataan kaderisasi, saya bersama rekanita periode ini akan fokuskan kaderisasi merata dari timur hingga barat Bojonegoro,” paparnya.

Mujahidin Cyber

Ia juga menambahkan bahwa PC IPPNU Bojonegoro masa bakti 2016-2018 sangat membutuhkan sinergitas semua pihak dan saling bahu membahu khususnya dari internal pengurus untuk memajukan IPPNU ke depan. (Afifah Marwa/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Mujahidin Cyber Humor Islam, Budaya, Makam Mujahidin Cyber

Senin, 20 November 2017

Yakin Hilal Tak Terlihat Berdasar Hisab, PBNU Tunggu Hasil Rukyat

Jakarta, Mujahidin Cyber - Tim dari Lembaga Falakiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LF PBNU) memaparkan data hisab lembaga ini bahwa posisi hilal pada 29 Ramadhan 1437 H yang bertepatan dengan Senin Kliwon, 4 Juli 2016 M berada pada ketinggian -01 derajat 05 menit 13 detik, waktu Ijtima’ 18:04:09 WIB, dan letak matahari 22 derajat 50 menit 20 detik. Mereka menyimpulkan bahwa hilal mustahil terlihat.

Kendati demikian, LF PBNU tetap akan mengawal pelaksanaan rukyat di lapangan.

Yakin Hilal Tak Terlihat Berdasar Hisab, PBNU Tunggu Hasil Rukyat (Sumber Gambar : Nu Online)
Yakin Hilal Tak Terlihat Berdasar Hisab, PBNU Tunggu Hasil Rukyat (Sumber Gambar : Nu Online)

Yakin Hilal Tak Terlihat Berdasar Hisab, PBNU Tunggu Hasil Rukyat

Nahdlatul Ulama berpendapat bahwa hitungan hisab bersifat prediktif. Kesahihannya harus diuji dengan observasi hilal di lapangan (rukyatul hilal bil fili) sebagai asas ta’abbudi yakni patuh menjalankan seluruh nash yang ada dalam Al-Qur’an dan As-sunah serta kontrol terhadap pelaporan rukyat yang tidak akurat.

“Bagaimanapun, penetapan awal Syawal 1437 H bagi NU rukyat itu metode primer,” kata Sekretaris LF PBNU KH Nahari kepada Mujahidin Cyber di Jakarta, Senin (4/7) sore.

Mujahidin Cyber

Berdasar hasil kesaksian rukyat di lapangan itu, PBNU akan mengikhbarkan kepastian Idul Fithri berdasarkan seluruh hasil rukyat tersebut. Karenanya, PBNU melalui lembaga falakiyahnya akan mengikhbarkan awal Syawwal 1437 H pada 29 Ramadhan 1437 H bertepatan dengan tanggal 04 Juli 2016 M setelah maghrib.

Mujahidin Cyber

Proses penentuan Idul Fithri itu didasarkan pada ajaran Rasulullah SAW. Penentuan berdasarkan rukyat itu juga merupakan bentuk komitmen PBNU untuk melaksanakan kesepakatan ijtima ulama Komisi Fatwa MUI dan ormas Islam se-Indonesia tahun 2003. Kesepakatan itu menyatakan bahwa penentuan awal bulan Ramadhan, Syawal, dan Dzulhijjah didasarkan pada metode rukyat dan hisab.

Kiai Nahari juga mengingatkan warga NU untuk tidak menerima laporan pihak manapun yang mengatasnamakan Lembaga Falakiyah PBNU.

“Karena memang kita tidak pernah mengeluarkan rilis apapun. Jadi informasi yang beredar atas nama Lembaga Falakiyah PBNU tidak bisa dipertanggungjawabkan,” ujar Kiai Nahari. (Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Mujahidin Cyber Amalan, Nahdlatul, Humor Islam Mujahidin Cyber

Kamis, 16 November 2017

PBNU: Tak Usah Ngurusin Pembenci Shalawat

Jakarta, Mujahidin Cyber?



Ketua PBNU KH Said Aqil Siroj menjelaskan tentang shalawat yang akan dibacakan warga NU yang ditargetkan sampai 1 miliar kali pada tanggal 21 Oktober malam dalam rangka peringatan Hari Santri. Shalawat yang akan dibaca warga NU serentak dari Aceh sampai Papua itu adalah Shalawat Nariyah.

Menurut Kiai Said, Shalawat Nariyah ada yang menyebutkan Shalawat Taziyah. “Kalau nariyah kan artinya api. Yang jelas pengarangnya juga banyak pendapat,” katanya di PBNU, Jakarta, (Jumat 7/9).?

PBNU: Tak Usah Ngurusin Pembenci Shalawat (Sumber Gambar : Nu Online)
PBNU: Tak Usah Ngurusin Pembenci Shalawat (Sumber Gambar : Nu Online)

PBNU: Tak Usah Ngurusin Pembenci Shalawat

Namun yang jelas, lanjutnya, kita sepakat bahwa Shalawat Nariyah itu kalau dibaca, mengandung kiestimewaan yang luar biasa. Syekh ? Nazli Haqqi mengatakan, siapa yang membaca Shalawat Nariyah 4444, pasti kebutuhannya dikabulkan Allah.

Ketika ditanya untuk tujuan apa PBNU mengimbau warganya membacakan shalawat tersebut sampai 1 miliar kali, menurutnya, untuk ? bangsa dan negara Indonesia.

“Mudah-mudahan Indonesia selamat, aman, ternteram, masyarakatnya tetap solid, sabar dan tabah. Insya allah PBNU akan membacakannya 1 miliar,” katanya.?

Mujahidin Cyber

Ketika ditanya bagaimana pendapat PBNU kepada orang yang membenci dan membid’ahkan shalawat? “Tidak usah ngurusin,” katanya singkat. (Abdullah Alawi) ?

Dari Nu Online: nu.or.id

Mujahidin Cyber

Mujahidin Cyber AlaSantri, Humor Islam Mujahidin Cyber

IPPNU Sayangkan Masih Ada Sekolah yang Melarang Jilbab

Jakarta, Mujahidin Cyber. Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) menyayangkan masih adanya sekolah di Indonesia yang melarang siswanya berjilbab. Hal ini menyusul kasus siswi SMAN 2 Denpasar Bali yang mengaku disuruh pindah sekolah gara-gara ingin mengenakan jilbab.

IPPNU Sayangkan Masih Ada Sekolah yang Melarang Jilbab (Sumber Gambar : Nu Online)
IPPNU Sayangkan Masih Ada Sekolah yang Melarang Jilbab (Sumber Gambar : Nu Online)

IPPNU Sayangkan Masih Ada Sekolah yang Melarang Jilbab

Seperti diwartakan, pihak sekolah melarang Anita, seorang siswi SMAN 2 Denpasar, mengenakan jilbab dengan alasan tidak sesuai dengan ketentuan mengenai seragam yang berlaku. Kasus mencuat setelah Anita melaporkan kejadian itu ke sejumlah lembaga advokasi dan bantuan hukum.

Ketua Umum Pimpinan Pusat IPPNU Farida Farichah kepada Mujahidin Cyber, Selasa (7/1) mengatakan, berjilbab merupakan hak warga negara karena menyangkut keimanan seseorang. Para kaum terdidik harus memahami Indonesia ini adalah multi agama dimana semua warga negara bebas menjalankan ajaran agama yang diyakininya.

Mujahidin Cyber

“Munculnya pelarangan berjilbab di kalangan kaum pendidik ini harus menjadi perhatian dan harus diwaspadai karena ini akan memberikan dampak panjang pada mindset siswanya yang nantinya akan berpengaruh kepada mindset generasi penerus bangsa,” kata Farida.

Dikatakannya, IPPNU mendukung langkah dan tindakan Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Musliar Kasim untuk memberikan sanksi terhadap sekolah SMAN 2 Denpasar.

Mujahidin Cyber

“Semoga kasus ini jadi pembelajaran bagi semua sekolah dimanapun diseluruh Indonesia. Pemahaman tentang Indonesia merupakan negara multi agama, multi etnis dan multi budaya ini merupakan kerangka dasar pembentukan karakter kebangsaan. Dan ini harus dipahamkan kepada kaum pendidik dan yang dididik,” kata Farida.

Pihaknya berharap kalangan LSM dan organisasi perempuan yang mau menyuarakan kebebasan berjilbab, seperti halnya mereka menyuarakan dan menuntut kebebasan berekspresi termasuk  kebebasan berpakaian seperti beberapa waktu lalu.

Sementara itu terkait ketentuan penggunaan jilbab di lingkungan kepolisian, IPPNU berharap pihak Polri tidak menunda-nunda ketentuan mengenai jilbab bagi polisi wanita. “Tidak ada alasan yang mendasar bagi Polri untuk menunda keputusan tersebut,” katanya.

“Dukungan kami untuk kebebasan berjilbab bukan karena semata-mata hanya perintah agama tetapi ini salah satu dukungan terbentuknya Indonesia yang demokratis dimana masyarakatnya bisa menjalankan perintah agamanya dan tidak mengganggu kepentingan orang lain,” tambahnya. (A. Khoirul Anam)

Dari Nu Online: nu.or.id

Mujahidin Cyber AlaSantri, Pahlawan, Humor Islam Mujahidin Cyber

Selasa, 14 November 2017

Liga Santri Nusantara Zona Sulbar Digelar Enam Hari

Polewali Mandar, Mujahidin Cyber. Liga Santri Nusantara (LSN) Zona Sulawesi Barat (Sulbar) dibuka secara resmi Jumat (18/9) sore. Pembukaan dilaksanakan di Lapangan Rajawali Desa Panyampa, Kecamatan Campalagian, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat.

Liga Santri Nusantara Zona Sulbar Digelar Enam Hari (Sumber Gambar : Nu Online)
Liga Santri Nusantara Zona Sulbar Digelar Enam Hari (Sumber Gambar : Nu Online)

Liga Santri Nusantara Zona Sulbar Digelar Enam Hari

Acara pembukaan diawali dengan sambutan dari Kordinator LSN Sulbar, Indah Mayasari. "Santri yang menjunjung tinggi prinsip dalam sportivitas seperti kejujuran dan disiplin semoga mampu menjadi teladan bagi pelaku sepak di tengah carut marut sepakbola di Tanah Air," ungkap Indah yang juga merupakan mantan ketua Pengurus Cabang PMII Polman.

Pembukaan ditandai dengan kick off perdana oleh Wakil Bupati Polman Nasir Rahmat didampingi AGH Abdul Latif Busrah selaku pimpinan Pondok Pesantren Salafiyah Parappe, tuan rumah LSN Zona Sulbar. Laga perdana memepertemukan Pesantren Salafiyah Parappe dengan Pesantren Hasan Yamani. Sang tuan rumah menang 2-1 atas Pesantren Hasan Yamani.

Mujahidin Cyber

Pertandingan berlangsung meriah yang disaksikan semua santri Pesantren Salafiyah dan masyarakat setempat. LSN Zona Sulbar berlangsung selama 6 hari terhitung dari tanggal 18-23 September 2015.

Sebelumnya, Wakil Bupati Polman Nasir Rahmat memberikan semangat kepada para santri yang ikut bertanding. "Santri sudah diakui dalam persoalan keagamaan seperti baca kitab dan menjadi imam di masjid. Melalui momentum LSN ini, saatnya menunjukan prestasi olahraga dan menjunjung tinggi nilai sportifitas," ungkap Nasir. (Sudianto/Mahbib)

Mujahidin Cyber

Dari Nu Online: nu.or.id

Mujahidin Cyber Humor Islam Mujahidin Cyber

Minggu, 12 November 2017

Budaya Komentar di Era Krisis Membaca

Oleh Robiatul Adawiyah



Suatu hari A membagikan sebuah artikel yang memiliki judul bombastis sembari berkomentar “Terjadinya Hari Kiamat Di 2012” adalah sebuah bukti bahwa yang membuat sebuah artikel merupakan (orang dalam/orang dekat) dari Tuhan, atau ia sempat mengintervensi Tuhan.

Budaya Komentar di Era Krisis Membaca (Sumber Gambar : Nu Online)
Budaya Komentar di Era Krisis Membaca (Sumber Gambar : Nu Online)

Budaya Komentar di Era Krisis Membaca

Temannya, B berkata, “Bro, yakin itu berita benar?”

A membalas, “Nggak tau, bro, gw nggak baca, cuma share doang.”

Mujahidin Cyber

B lalu mengambil novel Cantik Itu Luka karya Eka Kurniawan dan ngegebukin A sampai otak A keluar, lalu B mengambil otak A buat dijual di Tokopedia.

Mujahidin Cyber

Banyak orang seperti ini di media sosial. Orang-orang yang tidak pantas hidup, yang suka membagikan artikel-artikel bernada bombastis tanpa membaca sepatah kata pun yang ditulis. Atau yang lebih bodoh lagi, suka asal berkomentar padahal belum membaca keseluruhan isi berita/artikel.

Peristiwa di atas menandakan bahwa masih banyak keberadaan masyarakat takhayul dan masyarakat ilmiah. Banyak terdapat gejala-gejala tak masuk akal sejak budaya media sosial mulai berkembang.

Orang menjadi semakin mudah mengedarkan segala macam perkataan, mulai dari kabar serius, desas-desus politik, kabar burung, takhayul, cerita gaib, perang ideologi, rasisme dan lain hal sebagainya.

Peristiwa tersebut disebabkan karena memeriksa suatu kabar membutuhkan jerih payah yang lebih dari pada harus menyebarluaskan berita lewat sosial media. Teknologi dengan cepat melahirkan budaya komentar, dan siapapun boleh komentar. Tak peduli komentar itu melukai seseorang atau tidak, yang dapat membuat seseorang saling membenci, mengancam bahkan saling membunuh.

Melihat kenyataan tersebut, haruskah kita melarang seseorang untuk menggunakan teknologi? Atau apakah semua orang harus menjadi seorang ilmuwan yang dapat menggunakan banyak metode? dengan keahlian detailnya. Jawabannya adalah “Tidak”. Setiap orang hanya perlu berpikir dan bertindak dengan masuk akal.

Ilmu pengetahuan adalah salah satu cara untuk mengetahui. Mengapa disebut salah satu, agar hal tersebut tidak dimaknakan untuk mengalahkan segalanya. Sebab ada realitas yang tidak bisa dijangkau hanya sebatas dengan ilmu.

Melihat keadaan tersebut, dapat dipengaruhi oleh tingkat minat baca seseorang. Minat baca Indonesia itu rendah. Studi menunjukkan Indonesia berada di peringkat 60 dari 61 negara yang disurvei oleh Central Connecticut State University. Indonesia hanya sedikit lebih baik daripada Botswana, tapi jauh di bawah negara-negara ASEAN lainnya.

Kenapa bisa begini? Ini pasti salah Jokowi. Memang mudah menyalahkan pihak eksternal. Namun, kurangnya budaya membaca ini sebuah permasalahan yang kompleks yang tidak bisa ditinjau dari satu sisi saja.

Di satu sisi, kebiasaan membaca tidak ditanamkan secara mendalam saat pendidikan dasar. Budaya membaca hanya berhenti sebatas jargon yang ditempel atau dipasang di banner atau baliho atau papan besi di sekolah. “Budayakan membaca”, begitu slogan yang sering ditemui dulu waktu kecil. Namun dalam praktiknya, hampir tidak ada insentif sama sekali untuk membaca buku di luar buku teks pelajaran. Siswa Indonesia baca buku hanya untuk mengetahui materi yang akan diujikan nanti, lalu membuat rumus-rumus cepat supaya nggak perlu liat buku. Guru juga hanya sebatas menguji daya ingat dengan menggunakan soal pilihan ganda, tanpa memberikan kesempatan siswa untuk mengungkapkan pendapatnya sendiri. Lalu, buat apa repot-repot baca buku banyak-banyak, toh materinya nggak keluar di ujian? Kebiasaan ini membuat siswa menjadi robot yang hanya berpikir dari satu sisi saja.

Keadaan tersebut sayangnya dijumpai pada materi pelajaran Bahasa Indonesia yang didominasi soal pilihan ganda, padahal seharusnya pertanyaan ilmu bahasa itu seharusnya interpretatif. Siswa hanya diberikan sebuah cuplikan atau kutipan teks dan memilih makna teks tersebut dari empat pilihan yang ada. Siswa tidak diberikan kesempatan, atau insentif, untuk membahas teks tersebut sesuai pandangan subjektifnya. Akhirnya, siswa tidak berminat untuk menggali lebih lanjut cuplikan tersebut.

Keadaan tersebut juga sering dijumpai di lingkungan kampus. Mahasiswa juga terkadang malas mencari sumber-sumber referensi yang ‘lebih’, dan terlalu bergantung dengan materi slide-slide PowerPoint dosen. Seakan materi di PowerPoint adalah mutlak dan tidak perlu mengembangkan wawasan lagi.

Terkadang, perpustakaan di sekolah dan kampus hanya sebuah formalitas. Di kampus, sebagian besar area perpustakaan dialihfungsikan menjadi meja buat laptop. Hanya sedikit buku-buku yang tertampung. Itupun mungkin jarang disentuh orang-orang kecuali saat ujian tengah/akhir semester. Di luar itu, buku-buku tersebut menganggur.

Lalu ada juga faktor ekonomi. Tidak dapat dipungkiri, lebih dari 50% masyarakat hidup di bawah garis kemiskinan. Boro-boro beli buku, beli makan buat besok aja pusing.? Perlu diakui bahwa membaca buku adalah sebuah privilege untuk orang-orang kelas menengah, jadi perlu dikesampingkan dulu orang-orang miskin. Buat kelas menengah, buku belum menjadi prioritas utama. Mungkin nomor sekian setelah gadget, paket data Internet, jatah nongkrong di kafe, dan bensin kendaraan. Buku-buku yang beredar di toko buku Indonesia masih relatif mahal, terutama buku-buku impor yang masih berbahasa Inggris. Di Gramedia, buku-buku terjemahan memang relatif lebih murah, namun tetap dirasakan ‘mahal’ bagi sebagian orang. Yang laku justru buku komik, self-help bernuansa Islami, dan buku-buku teori konspirasi Illuminati penuh bullshit.

Ada juga faktor sosial. Kehidupan sosial Indonesia cenderung condong pada budaya lisan dibanding budaya tulis. Dalam hal ini adalah kehidupan sosial, orang-orang lebih senang ngerumpi dibanding membaca. Orang yang membaca cenderung diolok-olok atau setidaknya disindir. Tekanan sosial membuat mereka terpaksa meletakkan bukunya dan ikut nimbrung. Dengan berkembangnya budaya lisan atau biasa disebut diskusi, akan lebih mudah mendapatkan sumber-sumber pengetahuan hanya sekedar “katanya dan katanya” tanpa peduli untuk meneliti terlebih dahulu mengenai kebenarannya.

Budaya komentar di era krisis membaca dapat mengakibatkan seseorang konservatif dalam berpikir namun radikal dalam tindakan. Persis seperti situasi nasional saat ini sejak beredarnya video di kepulauan seribu hingga datang putaran kedua.

Penulis adalah mahasiswi MPI STAI Az-Ziyadah Jakarta. Manusia yang baru menginjak kepala dua asal Jakarta (Betawi Asli), yang aktif menyandu kopi, berhobi tidur, dan jalan-jalan, dan senang bermain dengan perasaan.



Dari Nu Online: nu.or.id

Mujahidin Cyber Humor Islam, Tokoh Mujahidin Cyber

Rabu, 08 November 2017

Pelukis: Terus Terang, NU Selaras dengan Indonesia

Yogyakarta,Mujahidin Cyber. Pelukis Abas Alibasyah menyatakan bahwa keberadaan NU sangat penting untuk Indonesia, terutama dalam bidang kebudayaan. NU yang seperti itu tidak heran karena watak dasarnya melanjutkan konsep dan apa yang dilakukan Wali Songo. Itu takdir tuhan.

“NU terus terang, selaras dengan indonesia karena menghargai tradisi,” katanya kepada Mujahidin Cyber ketika disambangi ke rumahnya di bilangan Jakarta Selatan beberapa waktu lalu.

Pelukis: Terus Terang, NU Selaras dengan Indonesia (Sumber Gambar : Nu Online)
Pelukis: Terus Terang, NU Selaras dengan Indonesia (Sumber Gambar : Nu Online)

Pelukis: Terus Terang, NU Selaras dengan Indonesia

Pria kelahiran Purwakarta, Jawa Barat, ini mengkritik seni rupa yang dianggap Islami hari ini yang seolah-olah hanya kaligrafi. Menurut dia, seni Islam Indonesia berbeda dengan Arab.

Mujahidin Cyber

Penyandang gelar Empu Ageng Seni dari Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta ini menambahkan, biarkan Islam Indonesia yang dianugerahi rahmatan lil alamin berbeda karena sekarang memang waktunya berbeda.

Mujahidin Cyber

“Seni rupa itu pada dasarnya mencerminkan kekuasaan tuhan. Siapa yang menandingi atau melebihi ciptaan tuhan? Kita meniru dan memperkenalkan ciptaan tuhan,” kata pria yang mengaku masih kerabat istri Mama Ajengan KH Tubagus Bakri Sempur menjelaskan.

Lebih lanjut, kata dia, dengan NU membuat pameran Matja”; Membaca Seni Wali-wali Nusantara yang berlangsung 27-30 Juli Jogjakarta Nasional Museum (JNM) seperti ini, berarti NU membuktikan perhatian pada seni.

Ia berharap kepada pemuda dan pemudia NU supaya aktif dalam seni rupa karena itu anugerah dan bisa menjadi alat dakwah. (Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Mujahidin Cyber Berita, Humor Islam Mujahidin Cyber

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Mujahidin Cyber sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Mujahidin Cyber. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Mujahidin Cyber dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock