Tampilkan postingan dengan label Amalan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Amalan. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 10 Februari 2018

GP Ansor Gelar Pelatihan Budi Daya Buah

Blora, Mujahidin Cyber



Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor kembali mengadakan pelatihan pengembangan budidaya tanaman buah, Jumat (30/9). Kali ini kegiatan digelar di Pondok Pesantren al Banjari Tunjungan, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, bekerja sama dengan Balai Besar Peningkatan Produktivitas (BBPP) Kemenaker dan Pemerintah Kabupaten Blora.

GP Ansor Gelar Pelatihan Budi Daya Buah (Sumber Gambar : Nu Online)
GP Ansor Gelar Pelatihan Budi Daya Buah (Sumber Gambar : Nu Online)

GP Ansor Gelar Pelatihan Budi Daya Buah

Di acara pembukaan, Wakil Bupati Blora menyampaikan tentang pentingnya mengembalikan kedaulatan pangan di Indonesia, dengan memanfaatkan segala potensi pertanian yang ada di daerah masing-masing. Blora, katanya, bisa menjadi sentra buah-buahan dari berbagai macam jenis, deperti kelengkeng, pepaya, mangga, dan lainya.

Ketua PP GP Ansor Bidang Pertanian, Kedaulatan Pangan dan ESDM Hadi Musa Said mengatakan pihaknya akan terus melakukan kaderisasi di berbagai bidang, termasuk dengan mengadakan pelatihan budidaya tanaman buah. Ia berharap, persepsi bahwa pertanian identik dengan kemiskinan dapat hilang.

“Menjadi petani juga bisa menjadi kaya kalau tahu ilmunya. Siapa bilang jadi petani itu miskin, sekarang sudah banyak petani dan menjadi pengusaha sukses. Indonesia adalah negeri agraris yang seharusnya kaya raya dengan alam yang sangat subur,” ujar pria yang akrab disapa Adhe ini.

Menurutnya, GP Ansor harus menjadi penggerak ekonomi kerakyatan dengan menghidupkan kembali semangat bertani di masyarakat. Kader-kader Ansor, lanjut Adhe, harus menjadi pelopor di semua lini, tak terkecuali di sektor kedaulatan pangan.

Mujahidin Cyber

“Pemerintah punya kewajiban untuk bersama-bersama membangun kembali kebangkitan petani Indonesia. Hasil-hasil pertanian dan buah lokal harus menjadi tuan di Indonesia,” tuturnya.

Para peserta pelatihan diajarkan bagaimana bertani buah dengan baik disertai praktik langsung di sentra buah Kecamatan Tunjungan, Kabupaten Blora. Adhe menjelaskan, GP Ansor juga berencana akan membuat kelompok-kelompok tani yang dikoordinasi cabang-cabang sampai tingkat ranting GP Ansor.

Kepala BBPP Kemenaker Sri Indarti yang hadir pada kesempatan itu mengatakan bahwa generasi muda harus bangkit dari tidurnya dan menjadi pengusaha-pengusaha yang sukses. “Hari ini harus lebih baik dari hari kemarin dan hari esok harus lebih baik dari hari ini,” katanya. (Red: Mahbib)

Mujahidin Cyber

Dari Nu Online: nu.or.id

Mujahidin Cyber Amalan, Ulama Mujahidin Cyber

Minggu, 04 Februari 2018

Iran Baca Islam Indonesia dari Orientalis

Jakarta, Mujahidin Cyber. Orang Iran membaca Islam yang berkembang di Indonesia dari sumber-sumber yang ditulis para orientalis. Oleh karena itu, orang Iran menyadari ada kemungkinan pemahaman mereka atas Islam Indonesia tidak tepat.

Demikian dinyatakan Atase Kebudayaan Republik Islam Iran Muhammad Ali Rabbani, saat bertemu dengan Agus Sunyoto di Jakarta, Kamis (20/12). Ali Rabbani mengatakan bahwa kondisi seperti itu dikarenakan minimnya buku-buku yang ditulis Intelektual yang diterjemahkan ke dalam bahasa Persia ataupun bahasa Arab.

Iran Baca Islam Indonesia dari Orientalis (Sumber Gambar : Nu Online)
Iran Baca Islam Indonesia dari Orientalis (Sumber Gambar : Nu Online)

Iran Baca Islam Indonesia dari Orientalis

"Kami tidak punya banyak rujukan yang meyakinkan tentang Islam Indonesia, karena kebanyakan bacaan kami dari para orientalis. Oleh karena itu, kami menyambut dengan baik buku Atlas Walisongo yang ditulis Agus Sunyoto. Beliau orang Indonesia dan menulis Islam di negerinya dari sumber awal. Kami berminat menerjemahkan dan disebarkan di Iran," Ali Rabbani memaparkan.

Mujahidin Cyber

Dia juga menyatakan bahwa buku Agus Sunyoto memiliki persamaan dengan pemikiran orang Iran, tentang tasawuf, tentang nilai-nilai kebudayaan. "Orang Iran perlu tahu buku tersebut," tegasnya.

Mujahidin Cyber

Sementara itu, Agus Sunyoto menyatakan bahwa buku Atlas Walisongo ingin menunjukkan watak Islam Indonesia, yakni menghargai lokalitas-lokalitas yang beragam. 

"Penghargaan pada lokalitas yang beragam ini tidak ada di negeri lain. Itu watak utama Islam kita yang sangat penting. Watak itu yang menyababan Islam Indonesia kenyal dari ajaran-ajaran dari luar," jelasnya.

"Kalau ajaran dari luar datang, mereka harus beradaptasi, jika tidak masyarakat akan menolak," tambah Agus Sunyoto yang juga menulis dalam bidang sastra.

Penulis: Hamzah Sahal

Dari Nu Online: nu.or.id

Mujahidin Cyber AlaNu, Amalan Mujahidin Cyber

Jumat, 02 Februari 2018

Inilah Nama-Nama Kiai Usulan Calon Ahwa PWNU Jatim

Jombang, Mujahidin Cyber. Meski menjadi pengawal sistem Ahlul halli Wal Aqdi (Ahwa) Rais Syuriyah PWNU Jatim menolak untuk dimasukkan dalam usulan nama-nama calon Ahwa.

"Jawa Timur merupakan penggagas sistem Ahwa ini, karenanya saya sendiri tidak etis jika dimasukkan dalam usulan yang kita sodorkan ke panitia," tutur KH Miftahul Akhyar di Media Center Muktamar ke 33 NU, Rabu (5/8).

Inilah Nama-Nama Kiai Usulan Calon Ahwa PWNU Jatim (Sumber Gambar : Nu Online)
Inilah Nama-Nama Kiai Usulan Calon Ahwa PWNU Jatim (Sumber Gambar : Nu Online)

Inilah Nama-Nama Kiai Usulan Calon Ahwa PWNU Jatim

Kiai Mif biasa dipanggil mengaku PWNU Jatim sudah menyetor nama nama calon untuk masuk sebagai Ahwa. Para kiai yang diusulkan diantaranya adalah, KH Makruf Amin, KH Nawawi Abdul Jalil, KH Anwar Mansur Kediri, KH Subadar dan KH Ali Mashuri (Gus Ali). 

Mujahidin Cyber

"Saya tidak hafal, karena sejak awal untuk Ahwa ini kita tidak menyebut nama. Dan baru kemarin kita sodorkan," imbuhnya mengatakan.

Nama nama kiai yang diusulkan ini, lanjutnya dinilai memiliki kriteria sebagai calon Ahwa, yakni  faqih atau alim, muaddin atau mengerti agama, muharrik atau mampu mendinamisasi organisasi atau sebagai penggerak organisasi, kemudian memiliki kharisma dan mutawarrik atau wirai.

Mujahidin Cyber

"Wirai ini adalah bukan hanya soal haram yang  tidak mau, subhab saja tidak mau beliau ini. Dan juga tidak wira-wiri atau menjadi calo politik," tandasnya.

Mengapa KH Muchit Muzadi tidak masuk? Rais PWNU ini mengatakan, sudah meminta ijin akan mengusulkan kakak kandung KH hasyim Muzadi ini. Namun yang bersangkutan menolak.

"Beliau tidak diusulkan, karenan beliau tidak mau," jawabnya.

Terkait beberapa pengurus Cabang NU Jawa Timur yang tidak mendukung sistem Ahwa ini KH Miftahul Ahyar meminta maaf kepada seluruh pengurus NU yang sama-sama mendorong dan memperjuangkan Ahwa.

”Mohon maaf, semuanya. Sebagai penggagas dan pendorong sistem Ahwa ternyata Jawa Timur sendiri ada yang lolos," ujarnya seraya meminta PCNU patuh terhadap keputusan dan kesepatan bersama.

"Di NU itu kan yang diutamakan adalah ketaatan, karenanya kita minta cabang cabang sepaham lah," tandasnya.

KH Miftahul Akhyar juga meminta kepada panitia untuk benar-benar transparan terkait tabulasi nama nama calon Ahwa yang diusulkan PWNU dan PCNU.

"Janjinya panitia akan transparan soal tabulasi nama-nama calon Ahwa, kita harapkan mereka betul betul transparan," pungkasnya. (Muslim Abdurrahman/Mukafi Niam)

Dari Nu Online: nu.or.id

Mujahidin Cyber Amalan Mujahidin Cyber

Senin, 22 Januari 2018

Safari Ramadhan Ansor Bondowoso Terbagi dalam 5 Zona

Bondowoso, Mujahidin Cyber

Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Bondowoso bersama Majelis Dzikir dan Shalawat dan Satuan Koordinasi Cabang Barisan Ansor Serbaguna (Banser) membagi wilayah Safari Ramadhannya menjadi lima zona. Tiap zona, forum diikuti tiga hingga lima pimpinan anak cabang GP Ansor setempat.

Safari Ramadhan Ansor Bondowoso Terbagi dalam 5 Zona (Sumber Gambar : Nu Online)
Safari Ramadhan Ansor Bondowoso Terbagi dalam 5 Zona (Sumber Gambar : Nu Online)

Safari Ramadhan Ansor Bondowoso Terbagi dalam 5 Zona

Senin (13/6) malam giliran Pondok Pesantren Raudatul Ulum Dusun Bata, RW 29 RW 05, Desa Tegaljati, Kecamatan Sumber Wringin, Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, yang menjadi tempat Safari Ramadhan dan masuk Zona III.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari safari Ramadhan sebelumnya di Masjid Al-Mukhar Tenggarang yang merupakan Zona I, dan akan berlanjut ke Zona II yang akan dirangkai dengan peringatan Nuzulul Quran.

Mujahidin Cyber

"Acara ini adalah dalam rangka untuk silaturahim Pemuda Ansor dan Gerakan Lembaga Majelis Dzikir dan Shalawat Rijalul Ansor kepada masyarakat dan akan mengenalkan bahwasanya kegiatan-kegiatan silaturahim itu sangat penting, terutama dari tingkat atas ke tingkat bawah untuk saling mengenal," jelas Ketua Rijaul Ansor Bondowoso Junaidi atau Gus Jun di depan jamaah yang hadir malam itu.

Rijalul Ansor, katanya, merupakan lembaga semiotonom dari GP Ansor yang bergerak di bidang majelis dzikir dan shalawat serta melestarikan amaliah-amaliah yang sudah dilakukan oleh para masyayikh Nahdlatul Ulama.

Mujahidin Cyber

Ketua GP Ansor Bondowoso Muzammil menjelaskan, Zona I diikuti oleh PAC GP Ansor Kecamatan Tenggarang,? Kecamatan Wonosari, dan Kecamatan Kota Bondowoso; Zona II diikuti oleh PAC GP Ansor Kecamatan Tapen, Kecamatan Prajekan, dan Kecamatan Klabang,? Kecamatan Botolinggo dan? Kecamatan Cerme; Zona III diikuti oleh PAC GP Ansor Kecamatan Pujer, Kecamatan Tlogosari, Kecamatan Sukosari, Kecamatan Sumber Wringin, dan Kecamatan Sempol.

Sementara Zona IV diikuti oleh PAC GP Ansor Kecamatan Tamanan, Kecamatan Grujugan, Kecamatan Jambisari dan Kecamatan Maesan; dan Zona V diikuti PAC GP Ansor Kecamatan Taman Krocok, Kecamatan Tegalampel, Kecamatan Binakal, Kecamatan Pakem, dan Kecamatan Wringin.

Pengasuh Pondok Pesantren Raudatul Ulum Kiai Hosnan menyambut positif acara tersebut. Menurutnya, masyarakat sangat antusias mengikuti acara Gerakan Pemuda Ansor. (Ade Nurwahyudi/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Mujahidin Cyber Habib, Amalan, Warta Mujahidin Cyber

Minggu, 21 Januari 2018

LAZISNU Buka Posko Sahabat Sehat di Lokasi Bencana Wonogiri

Wonogiri, Mujahidin Cyber. NU Care-LAZISNU Jawa Tengah bekerjasama dengan Lembaga Kemaslahatan Keluarga Nahdlatul Ulama (LKKNU) Jateng, dan Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (LKNU) Wonogiri membuka posko Sahabat Sehat NU Care-LAZISNU, Sabtu (16/12) di Kecamatan Karangtengah, Wonogiri, Jawa Tengah.

Posko merupakan wujud program Layanan Kesehatan Gratis (LKG) yang kali itu merupakan tahap kedua dari posko yang dibuka pasca kejadian bencana alam Wonogiri.

LAZISNU Buka Posko Sahabat Sehat di Lokasi Bencana Wonogiri (Sumber Gambar : Nu Online)
LAZISNU Buka Posko Sahabat Sehat di Lokasi Bencana Wonogiri (Sumber Gambar : Nu Online)

LAZISNU Buka Posko Sahabat Sehat di Lokasi Bencana Wonogiri

"Untuk tahap kedua ini, tim kami ada 14 orang di posko kesehatan. Nanti ada penyerahan donasi untuk renovasi rumah ibadah, penyerahan Al-Quran, mukena, dan bantuan untuk warga," ujar Zainuddin, Sekretaris NU Care-LAZISNU Jateng.

Beberapa dokter dan tenaga medis dari LKKNU Jateng dan Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (LKNU) Wonogiri digandeng untuk kepentingan layanan tersebut.

Koordinator tim NU Care-LAZISNU, Dewi Nafisa menjelaskan agenda pada hari itu dimulai dengan upacara pembukaan, penyerahan bantuan untuk rumah ibadah maupun warga, penyerahan bantuan Al Quran dan mukena, dilanjutkan dengan pelayanan kesehatan serta pemberian makanan tambahan.

Mujahidin Cyber

"Satu hari ini kami maksimalkan dengan layanan kesehatan, serah terima donasi dan ada PMT (pemberian makanan tambahan)," tutur Dewi.

Dewi menambahkan acara ini didukung oleh beberapa instansi maupun organisasi.

"Yang juga ikut dari RSI Sultan Agung Semarang, BEM Universitas Semarang, Muslimat NU Jateng," tambahnya.

Mujahidin Cyber

Selain itu, beberapa relawan dari UIN Walisongo Semarang dan Sahabat NU Care-LAZISNU Wonogiri.

"Beberapa relawan ada yang dari UIN Walisongo. Untuk tuan rumahnya LAZISNU Wonogiri," papar Dewi. (Muhammad Riza Syauqi/Kendi Setiawan)

Dari Nu Online: nu.or.id

Mujahidin Cyber Internasional, Sejarah, Amalan Mujahidin Cyber

Jumat, 19 Januari 2018

Edisi Keenam ‘Serambi Al-Muayyad’ Segera Meluncur

Solo, Mujahidin Cyber. Setelah beberapa bulan dinanti, majalah Serambi Al-Muayyad kembali terbit. Majalah yang dikelola para santri pesantren Al-Muayyad Mangkuyudan Solo ini, akan diluncurkan saat peringatan haul KH Umar Abdul Mannan, Jumat (18/7) mendatang.

Edisi Keenam ‘Serambi Al-Muayyad’ Segera Meluncur (Sumber Gambar : Nu Online)
Edisi Keenam ‘Serambi Al-Muayyad’ Segera Meluncur (Sumber Gambar : Nu Online)

Edisi Keenam ‘Serambi Al-Muayyad’ Segera Meluncur

Kepada Mujahidin Cyber, seorang redaktur Serambi Al-Muayyad Miftahul Abrori menuturkan, edisi keenam ini membahas hubungan antara tiga sesepuh sekaligus pendiri pesantren Al-Muayyad. Mereka ialah KH Abdul Mannan, KH Ahmad Umar dan KH Ahmad Shofawi.

“Salah satu penulis Muhammad Ishom mengangkat tulisan ini agar lebih banyak orang memahami hubungan para sesepuh. Sebab sebelumnya, kami sering ditanya perihal tersebut. Mereka yang bertanya tidak hanya dari kalangan internal pesantren Al-Muayyad, tetapi juga dari kalangan masyarakat luas,” terang Miftah.

Mujahidin Cyber

Redaksi Serambi Al-Muayyad kali ini, Miftah melanjutkan, menyajikan kisah inspiratif seseorang warga negara Indonesia dalam menjaga keimanannya selama tinggal di Negeri Paman Sam. Redaksi juga mengulas tema terkait Pilpres, Ramadhan, dan Piala Dunia. (Ajie Najmuddin/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Mujahidin Cyber

Mujahidin Cyber Aswaja, Amalan Mujahidin Cyber

Kamis, 18 Januari 2018

Berkorbanlah untuk NU, Jangan Korbankan NU!

Probolinggo, Mujahidin Cyber

Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Probolinggo, Ahad (8/5) menggelar peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1437 H di aula Kantor PCNU Kabupaten Probolinggo di Desa Warujinggo Kecamatan Leces. Kegiatan ini diikuti oleh para pengurus NU mulai dari tingkat cabang hingga ranting baik lembaga dan badan otonom (banom).

Berkorbanlah untuk NU, Jangan Korbankan NU! (Sumber Gambar : Nu Online)
Berkorbanlah untuk NU, Jangan Korbankan NU! (Sumber Gambar : Nu Online)

Berkorbanlah untuk NU, Jangan Korbankan NU!

Peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW ini juga dimeriahkan dengan Majelis Dzikir dan Sholawat (MDS) Rijalul Ansor binaan Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Probolinggo. Secara bersama-sama mereka dengan khusyu melantunkan sholawat dan dzikir.

Ketua PCNU Kabupaten Probolinggo KH. Abdul Hadi Saifullah mengajak para pengurus NU agar kembali mengingat pidato yang disampaikan oleh pendiri dan Rais Akbar Hadhratus Syekh KH. Hasyim Asy’ari pada saat didirikannya NU pada 16 Rajab tahun 1344 H/31 Januari 1926 M di Kota Surabaya.

Mujahidin Cyber

“Dalam kesempatan tersebut beliau menyampaikan bahwa dimana dalam QS. Al-Ahzab ayat 45-46, intinya hendaknya kita bisa menjadi saksi untuk memberikan kabar gembira dan menyeru kepada Allah serta sebagai pelita yang selalu menyinari. Di sinilah peran kita hendaknya berfungsi sesuai maqamnya masing-masing,” katanya.

Kiai Abdul Hadi juga menyampaikan bahwa dirinya pernah sowan kepada KH Hasan Abdul Wafi, pengarang Shalawat An-Nahdliyah dan Rais Syuriyah PCNU Kraksaan pada masanya yang berkata bahwa NU itu sekalipun tidak ada pengurusnya akan tetap hidup hingga akhir zaman, karena NU telah direstui para ulama dan waliyullah.

Mujahidin Cyber

“Jadi, pengurus NU harus bisa membesarkan NU dan bukan mencari besar di NU. Menghidupkan NU dan bukan mencari hidup di NU. Serta berkorban untuk NU dan bukan mengorbankan NU,” jelasnya.

Menurut Kiai Abdul Hadi, pengurus NU harus ikhlas berjuang dengan senantiasa memegang teguh dawuhnya Pendiri dan pejuang NU. “Pengurus NU jangan pernah khawatir akan keberkahan hidupnya, biarlah Allah SWT yang akan memudahkan serta mencukupi kebutuhan hidup kita sehari-hari,” terangnya.

Sementara Rais Syuriyah PCNU Kabupaten Probolinggo KH. Jamaluddin Al Hariri menyampaikan bahwa para pejuang NU hendaknya memiliki komitmen dan ikhlas, sehingga segala bentuk perjuangannya akan menjadi amal shalih bagi semua. “Keikhlasan akan memberikan bekas yang sesungguhnya serta mampu membangkitkan keimanan kita akan Allah SWT dengan segala Qoda’ dan Qadar-Nya,” katanya.

Menurutnya, peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW ini dilakukan sebagai ungkapan gembira sekaligus syukur atas perjalanan Rasulullah dalam menerima perintah sholat fardlu lima waktu yang diwajibkan bagi seluruh umat Islam di seluruh dunia. “Singkatnya ini adalah hari ulang tahun sholat bagi kita,” pungkasnya. (Syamsul Akbar/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Mujahidin Cyber Nasional, Amalan Mujahidin Cyber

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Mujahidin Cyber sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Mujahidin Cyber. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Mujahidin Cyber dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock