Tampilkan postingan dengan label Doa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Doa. Tampilkan semua postingan

Minggu, 11 Maret 2018

Pendeta Katolik Jember Tegaskan Perbedaan adalah Keindahan

Jember, Mujahidin Cyber. Seorang pendeta Kotlik di Jember, Jawa Timur, Romo Deni menyambut posisitf acara Refleksi 1 Tahun Asparagus Jember yang digelar di Pondok Pesantren AlFauzan Ajung, Jumat (13/10) malam.

Menurut Romo Deni, dengan diundang dan hadir pada kegiatan tersebut, dirinya bisa menjalin komunikasi dan tukar informasi, sehingga tahu keberadaan Islam dan pesantren yang sebenarnya.

Pendeta Katolik Jember Tegaskan Perbedaan adalah Keindahan (Sumber Gambar : Nu Online)
Pendeta Katolik Jember Tegaskan Perbedaan adalah Keindahan (Sumber Gambar : Nu Online)

Pendeta Katolik Jember Tegaskan Perbedaan adalah Keindahan

"Kita semua saudara. Kebetulan kami Katolik, dan Saudara Islam. Perbedaan itu tidak boleh memecah belah,” katanya.

Ia menegaskan perbedaan merupakan keindahan. Dengan bertemu, bisa saling menghargai, dan berusaha mengenal pesantren.

Mujahidin Cyber

“Agar kami tidak takut sama kiai, dan kiai tidak takut sama kami,” jelasnya.

Wakil Bupati Jember Abdul Muqit Arief, kembali mengingatkan pentingnya kesederhanaan yang diperolah dari pesantren. Dengan kesederhanaan dan kemandirian, pesantren tetap bertahan dalam  situasi dan kondisi bagaimanapun.

“Dengan kemandirian, kesederhanan serta keikhlasan para Kiai NU, pesantren jadi  basis kekuatan besar perjuangan merebut kemerdekaan, jadi kesetiaan para kiai dan pesantren terhadap negara tidak bisa diragukan lagi," tegas alumni Pesantren Annuqoyah di Guluk-Guluk Sumenep Madura.

Pengasuh Pesantren Silo ini berharap nilai-nilai yang dimiliki oleh para kiai terdahulu tetap dipertahankan oleh para Lora-lora dan Gus-gus.

"Moto Asparagus, Menjaga tradisi menjalin silaturahmi. Itu sangat tepat," tegasnya.

Mujahidin Cyber

 

Kembangkan Potensi 

Menurut Wabup, potensi yang dimiliki pesantren di Jember sangat besar. 

“Ada 570 lebih pesantren di Jember, dengan ratusan ribu santri. Potensi inilah yang harus banyak menjadi renungan oleh para Lora-lora dan Gus-gus,” katanya. 

Salah satu contoh, sambung Wabup, berapa kwintal jumlah kebutuhan beras per hari, berapa banyak buku-buku yang dibutuhkan, dan kebutuhan lainnya.

“Kalau Asparagus bisa  merajut  potensi ekonomi itu, sungguh akan menjadi sesuatu yang luar biasa. Masalah managemen itu bisa dilakukan, ada Universitas Jember di sini,"  lanjutnya.

Hal yang penting adalah bagaimana tetap merajut potensi yang ada, lantaran para santri biasanya sangat kreatif.

“Dalam keadaan terjepit akan muncul kreatifitas,” kata Wabup.

Menurutnya masalah bantuan hanyalah suplemen.

“Jika bergantung ke atas, akan rapuh. Tapi kalau kita mandiri akan bisa bertahan,” tandasnya. (Khoerus/Kendi Setiawan)

Dari Nu Online: nu.or.id

Mujahidin Cyber Ulama, Internasional, Doa Mujahidin Cyber

Jumat, 09 Maret 2018

Gandeng Lembaga Pendidikan Sosialisasikan IPNU-IPPNU

Probolinggo, Mujahidin Cyber. Berbagai terobosan terus dilakukan oleh Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Puteri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kota Kraksaan Kabupaten Probolinggo dalam melakukan pengkaderan. Hal ini dilakukan demi keberlangsungan organisasi pelajar NU tersebut.

Gandeng Lembaga Pendidikan Sosialisasikan IPNU-IPPNU (Sumber Gambar : Nu Online)
Gandeng Lembaga Pendidikan Sosialisasikan IPNU-IPPNU (Sumber Gambar : Nu Online)

Gandeng Lembaga Pendidikan Sosialisasikan IPNU-IPPNU

Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan menggandeng lembaga pendidikan untuk mensosialisasikan pembentukan IPNU-IPPNU kepada kalangan pelajar. Terobosan ini merupakan upaya nyata dalam rangka terus mencetak kader berkualitas demi keberlangsungan organisasi.

Ketua PC IPPNU Kota Kraksaan Nur Indah Muktamaroh mengungkapkan bahwa saat ini pihaknya terus memperkuat diri sebagai organisasi kader di lingkungan NU dengan berupaya membentuk komisariat di sekolah atau madrasah.

Mujahidin Cyber

“Sosialisasi pembentukan IPNU-IPPNU ini dilakukan dalam rangka penguatan organisasi disamping juga mempermudah koordinasi. Dengan banyaknya kader, maka proses regenerasi di IPNU-IPPNU akan berjalan dengan baik,” ungkapnya, Selasa (13/1).

Mujahidin Cyber

Nur Indah Muktamaroh mengakui jika saat ini PC IPNU-IPPNU Kota Kraksaan kesulitan mencari kader yang benar-benar berkualitas dan mampu menjalankan roda organisasi dengan baik. Sebab rata-rata diantara kader NU ini tidak semua bisa terjun dalam kepengurusan karena alasan ijin dari keluarga.

“Salah satu upaya yang kami lakukan untuk menyiapkan dan mencetak kader militan ini adalah dengan membentuk kepengurusan komisariat sebanyak-banyaknya sebagai embrio kepengurusan selanjutnya. Jika sudah terlanjur cinta menjadi pengurus, maka nantinya secara sukarela akan bergabung menjadi pengurus di tingkat yang lebih tinggi,” jelasnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh Ketua PC IPNU Kota Kraksaan Masrur Ghazali. Menurutnya, dengan dibentuknya kepengurusan di tingkat komisariat maka siswa akan aktif belajar berorganisasi.

“Setelah terbentuk, tentunya kami akan rutin melakukan pembinaan sehingga siswa bisa lebih cepat untuk mengenal dan memahami organisasi IPNU-IPPNU. Intinya di komisariat ini hanya sebatas pengenalan organisasi IPNU-IPPNU saja. Ujian sebenarnya adalah saat mereka bergabung di level ranting, anak cabang maupun cabang,” ungkapnya.

Menurut Ghazali, kepengurusan komisariat IPNU-IPPNU di sekolah dan madrasah merupakan sebuah wadah pengkaderan pengurus dengan cara menggali potensi siswa agar mau belajar berorganisasi.

“Semoga dengan dibentuknya komisariat IPNU-IPPNU, organisasi di sekolah dan madrasah akan lebih hidup lagi. Pasalnya disini siswa akan mendapatkan pengalaman yang lebih luas,” pungkasnya. (Syamsul Akbar/Anam)

Dari Nu Online: nu.or.id

Mujahidin Cyber Doa, Lomba Mujahidin Cyber

Senin, 12 Februari 2018

Bahas Kalender Hijriah Tunggal, Kemenag Datangkan Para Ahli Falak

Jakarta, Mujahidin Cyber 

Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama Republik Indonesia menggelar Seminar Internasional Fiqih Falak di Hotel Arya Duta, Jakarta, Rabu (29/11). 

Acara yang mengangkat tema "Peluang dan Tantangan Implementasi Kalender Hijriah Tunggal" secara global ini diadakan selama tiga hari (28-30/11). 

Bahas Kalender Hijriah Tunggal, Kemenag Datangkan Para Ahli Falak (Sumber Gambar : Nu Online)
Bahas Kalender Hijriah Tunggal, Kemenag Datangkan Para Ahli Falak (Sumber Gambar : Nu Online)

Bahas Kalender Hijriah Tunggal, Kemenag Datangkan Para Ahli Falak

Hadir pada acara ini Menteri Agama Republik Indonesia H Lukman Hakim Saifuddin, Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) Thomas Jamaluddin, Delegasi dari 14 negara yang terdiri atas Brunei Darussalam, Malaysia, Singapura, Arab Saudi, Turki, Mesir, Iran, Yordania, Maroko, Uni Emirat Arab, Amerika Serikat, Inggris, India, dan Irlandia. Perwakilan Majelis Ulama Indonesia (MUI), beberapa Ormas Islam, beberapa pesantren di Indonesia, dan para akademis perguruan tinggi Indonesia. 

Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam H Muhammadiyah Amin mengaku kalau pelaksanaan seminar ini sudah sangat tepat. Sebagai negara yang mayoritas berpenduduk muslim, katanya, Indonesia sudah selaiaknya mengambil bagian dalam menciptakan konsep tunggal penyatuan kalender global. 

Menurutnya, Pemerintah Republik Indonesia yang dikomandoi oleh Kementerian Agama Republik Indonesia bersama negara-negara maju serta negara-negara Asia Tenggara berkomitmen untuk melaksanakan pertemuan antar negara-negara dunia guna merumuskan konsep tunggal penyatuan Kalender Hijriah. 

Mujahidin Cyber

Amin menjelaskan bahwa seminar ini diadakan untuk mengumpulkan para ahli falak internasional dari beberapa negara guna menghasilkan pandangan penyatuan global tentang Kalender Hijriah. 

Mujahidin Cyber

Sementara tujuan dari seminar ini untuk meningkatkan kualitas keilmuan ahli falak, menjadi wadah ahli falak yang konkrit, dan menemukan titik temu pemikiran para ahli falak terkait penyatuan global. 

Acara Seminar sendiri dibuka Menteri Agama H Lukman Hakim Saifuddin dengan menabuh gong. (Husni Sahal/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Mujahidin Cyber Pondok Pesantren, Doa Mujahidin Cyber

Rabu, 17 Januari 2018

Konferensi PMII Jabar, Ajang Konsolidasi Pengetahuan dan Gagasan

Garut, Mujahidin Cyber. Pengurus Koordinator Cabang (PKC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Jawa Barat menggelar Konferensi Koordinator Cabang (Konkoorcab) ke XIX. Konkoorcab tersebut resmi dibuka langsung oleh Ketua Majelis Pembina Daerah (Mabinda) PMII Jabar, Muchtarom di Islamic Center Garut, Jumat (8/12).

Konferensi PMII Jabar, Ajang Konsolidasi Pengetahuan dan Gagasan (Sumber Gambar : Nu Online)
Konferensi PMII Jabar, Ajang Konsolidasi Pengetahuan dan Gagasan (Sumber Gambar : Nu Online)

Konferensi PMII Jabar, Ajang Konsolidasi Pengetahuan dan Gagasan

Ketua Pelaksana, Ade Mahmudin mengatakan, kegiatan Konkoorcab tersebut merupakan bagian dari proses regulasi kepemimpinan dan permusyawaratan tertinggi di PMII Provinsi Jawa Barat. 

"Kendati demikian, Konkoorcab ini bukan semata dijadikan momentum untuk suksesi dan politik perebutan kepemimpinan di PMII, melainkan sebagai ajang konsoldasi pengetahuan untuk kemajuan PMII Jabar dua tahun ke depan," ujar Ade usai pembukaan.

Sebagai organisasi kaderisasi, lanjut Ade, PMII perlu gagasan maju dan progreaif. "Maka dari itu, diharapkan para peserta fokus terhadap keputusan-keputusan penting dalam rumusan kaderisasi di PMII," kata mantan Ketua PMII Kabupaten Subang tersebut.

Mujahidin Cyber

Ketua PKC PMII Jabar, Abdul Nasir berharap ke depan, siapapun yang terpilih menjadi Ketua PKC PMII Jabar, harus mampu menjadikan PMII jauh lebih baik dari sebelumnya.

"Katakanlah, hari ini PKC PMII Jabar telah sukses membuat sekretariat permanen. Ini merupakan sejarah baru, bahwa selama 50 tahun lebih PMII Jabar berkiprah, baru kali ini memiliki sekretariat permanen," jelas Nasir.

Untuk itu, pihaknya menyampaikan terima kasih yang tiada terhingga kepada semua pihak yang turut membantu mensukseskan yang menjadi prioritas  program kerjanya tersebut.

Mujahidin Cyber

"Terutama kepada para alumni dan senior yang tiada henti memberikan dukungan, support serta kontribusinya untuk proses kaderisasi di PMII," tandasnya.

Konkoorcab ini diikuti oleh 200 peserta utusan dari 23 Pengurus Cabang (PC) PMII se-Jawa Barat, yang terdiri dari peserta penuh dan peninjau.

Turut hadir juga dalam Pembukaan Konkorcab, Wakil Bupati Garut, Helmi Budiman, Sekjen PB PMII Sabolah Alkalamby, Ketua PW Ansor Jabar Deni Ahmad Haidar, serta Alumni-alumni PMII Jabar. Selain itu, tampil sebagai taushiyah pergerakan oleh Ketua Ikatan Alumni PMII Jabar, Numan Abdul Hakim. (Red: Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Mujahidin Cyber Pemurnian Aqidah, Doa Mujahidin Cyber

Senin, 08 Januari 2018

Kemensos Kejar Target Pendirian 1000 Kampung Siaga Bencana

Manggarai Barat, Mujahidin Cyber. Kementerian Sosial terus mengejar target pendirian 1000 Kampung Siaga Bencana (KSB) hingga tahun 2019 mendatang. KSB ini berfungsi untuk mempermudah kerja sama antara pemerintah daerah dan pusat dalam mengantisipasi dan menanggulangi bencana.

Kemensos Kejar Target Pendirian 1000 Kampung Siaga Bencana (Sumber Gambar : Nu Online)
Kemensos Kejar Target Pendirian 1000 Kampung Siaga Bencana (Sumber Gambar : Nu Online)

Kemensos Kejar Target Pendirian 1000 Kampung Siaga Bencana

“Saya telah meresmikan kampung siaga bencana (KSB) di Marombo, Desa Golo Bilas, Kecamatan Komodo, Manggarai Barat, NTT Tahun 2017 ini ditargetkan berdiri 100 KSB baru, mudah-mudahan di tahun 2019 nanti target 1000 KSB bisa terpenuhi,” jelas Khofifah, Jumat (28/4).

Data Badan Nasional Penanganan Bencana (BNPB) mencatat ada 323 kabupaten/kota yang berpotensi tinggi atau rawan bencana alam. Sekitar 71 kabupaten di antaranya termasuk zona merah.?

“Ke-71 zona merah ini menjadi prioritas penanggulangan bencana bagi Kementerian Sosial,” tegas perempuan yang juga Ketua Umum PP Muslimat NU itu.

Pembentukan KSB, imbuhnya, ini merupakan upaya Kementerian Sosial dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat dari ancaman bencana.?

Mujahidin Cyber

Menurutnya, pemanfaatan sumber daya alam dan manusia yang ada di lingkungan setempat sangat efektif mencegah kerugian lebih besar saat bencana terjadi.?

“Disamping itu, kesadaran tanggap darurat bencana harus dimiliki setiap anggota masyarakat, bukan hanya relawan,” pungkas Khofifah yang disambut antusias warga Pulau Komodo saat meresmikan KSB. (Red: Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Mujahidin Cyber

Mujahidin Cyber Amalan, Doa Mujahidin Cyber

Minggu, 07 Januari 2018

LP Ma’arif NU Jatim Luncurkan Sekolah dan Madrasah Unggulan

Surabaya, Mujahidin Cyber. Menyambut tahun ajaran baru 2015/2016, PW Lembaga Pendidikan Maarif NU Jawa Timur menyelenggarakan grand launching 19 sekolah dan madrasah unggulan. Kegiatan tersebut diselenggarakan di Hotel Utami Surabaya, Jumat (22/5).

Lembaga-lembaga pendidikan unggulan tersebut akan melengkapi sekolah dan madrasah unggulan yang telah ada sejak tahun 2003. Hal ini dilakukan sebagai tuntutan masyarakat NU yang merespon agar pendidkan berkulitas dapat semakin berkembang dan dikelola oleh LP Maarif NU.

LP Ma’arif NU Jatim Luncurkan Sekolah dan Madrasah Unggulan (Sumber Gambar : Nu Online)
LP Ma’arif NU Jatim Luncurkan Sekolah dan Madrasah Unggulan (Sumber Gambar : Nu Online)

LP Ma’arif NU Jatim Luncurkan Sekolah dan Madrasah Unggulan

"Apa yang kami lakukan sesuai dengan amanah Konferwil PWNU Jatim yang salah satunya menginginkan lembaga pendidikan Maarif memperbanyak lembaga pendidikan unggulan, agar kualitas pendidikan warga NU merata di semua daerah," kata Ali Mustofa, Sekretaris Progran Sekolah dan Madrasah Unggulan.

Mujahidin Cyber

Acara ini mendapat sambutan luar biasa dari 42 PC LP Maarif NU seluruh Jawa Timur dan para tokoh pendidikan. Hadir diantaranya Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Propinsi Jawa Timur Dr H Saifullah Rahman dan mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI ? Prof Dr H Muhammad Nuh.

Lembaga pendidikan yang di launching tersebut telah mendapat pendampingan dan pelatihan secara berkala dari Pusat Pendidikan dan Pelatihan Maarif Jawa Timur. Meski nantinya akan menjadi lembaga pendidikan unggul, konsep sebagai pendidikan bagi warga NU tetap diselenggarakan. "Hal itu seperti pengembangan mata pelajaran Aswaja dan Ke Nu an, budaya sekolah, pengelolaan madrasah sehat, dan lain sebagainya," kata Ali Mustofa.

Mujahidin Cyber

Sebagai mantan menteri, Muhammad Nuh mengemukakan bahwa warga NU perlu untuk menyongsong seratus tahun lahirnya organisasi ini dengan mengukir prestasi dan kualitas sumber daya manusia. "Salah satunya adalah mengarus utamakan pendidikan untuk mencetak kader bangsa yang sesuai dengan ruh NU," katanya.

Pola pengelolaan ini diharapkan nantinya sekolah dan madrasah tersebut nantinya dapat melakukan deseminasi program kepada lembaga di sekitarnya. Sebagai pengurus yang membidangi program ini, Dr Hj Hanun Asrochah, MA menjelaskan bahwa model pelatihan dan pendampingan sekolah dan madrasah unggul menggunakan konsep pelatihan dan monitoring atas perkembangan program unggulan di masing-masing sekolah dan madrasah yang telah ditunjuk. ?

"Rencana program sekolah dan madrasah unggulan ini akan dilaksnakan selama dua tahun dengan pendanaan enam puluh persen pihak sekolah dan empat puluh persen dari keuangan Maarif Jatim," pungkasnya. (Syaifullah/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Mujahidin Cyber Doa Mujahidin Cyber

Jumat, 05 Januari 2018

Tutup Kongres, JK Bangga dengan Kiprah Muslimat NU

Jakarta, Mujahidin Cyber. Wakil Presiden RI Muhammad Jusuf Kalla (JK) resmi menutup perhelatan Kongres Ke-17 Muslimat Nahdlatul Ulama (NU), Sabtu (26/11) di Asrama haji Pondok Gede Jakarta. Memberikan sambutan setelah Rais Aam PBNU KH Ma’ruf Amin, JK memberikan ucapan selamat kepada Khofifah sekaligus bangga dengan kiprah Muslimat NU selama.

Tutup Kongres, JK Bangga dengan Kiprah Muslimat NU (Sumber Gambar : Nu Online)
Tutup Kongres, JK Bangga dengan Kiprah Muslimat NU (Sumber Gambar : Nu Online)

Tutup Kongres, JK Bangga dengan Kiprah Muslimat NU

JK menilai, problem bangsa ini bukan hanya dalam hal kesejahteraan, tetapi juga keadilan sosial. Upaya ini menurutnya telah dilakukan oleh Muslimat NU sehingga peran organisasi perempuan terbesar di Indonesia ini mempunyai peran strategis.

“Sesuai dengan semangat Islam Nusantara, kesejahteraan dan keadilan sosial harus dibangun seiring sehingga mewujudkan kedamaian,” ujar JK kepada sekitar 2200 kader Muslimat NU yang mengikuti sesi penutupan.

Pria asal Makassar ini menjabarkan, kedamaian hidup berbangsa dan bernegara akan damai jika kesejahteraan dan keadilan sosial terwujud. Menurutnya, Muslimat NU telah melakukan segala upaya untuk mewujudkan tujuan itu melalui berbagai bidang yang telah didirikan dan bekerja nyata.

JK juga memberikan harapan menjelang seabad Muslimat NU. Dia menginginkan kepada Muslimat agar mewujudkan berbagai capaian dan hasil untuk terus mewujudkan kesejahteraan dan keadilan sosial umat.

Mujahidin Cyber

“Selamat kepada Ibu Khofifah Indar Parawansa. Dipilih secara aklamasi, berarti dia dicintai anggota dan kadernya,” tutur JK sebelum menutup sambutannya.

JK bersama KH Ma’ruf Amin, dan Khofifah resmi menutup kegiatan Kongres yang berlangsung sejak 23 November 2016 itu dengan menabuh rebana diiringi shalawat Nabi.

Mujahidin Cyber

Dalam Kongres Ke-17 Muslimat NU ini, Khofifah dipilih secara aklamasi oleh 34 pengurus wilayah, 525 pengurus cabang, dan 4 pengurus cabang istimewa (Hongkong, Arab Saudi, Malaysia, dan Sudan) yang memiliki hak suara dalam kongres.?

Dengan demikian, perempuan kelahiran Surabaya 51 tahun lalu ini memegang pucuk pimpinan Muslimat NU selama 4 periode (2000-2021).?

Hadir dalam penutupan Kongres Muslimat NU ini Wantimpres KH Hasyim Muzadi, Founder Mustika Ratu Moeryati Soodibyo, KH Ahmad Bagja, dan para pejabat eselon 1 kementerian. (Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Mujahidin Cyber Doa Mujahidin Cyber

Jumat, 29 Desember 2017

IPNU-IPPNU Pamekasan Berupaya Gerakkkan 13 Anak Cabang

Pamekasan, Mujahidin Cyber

Pengurus Pimpinan Cabang IPNU-IPPNU Kabupaten Pamekasan terus menguatkan sayap organisasi. Upaya menyegarkan kepengurusan di 13 kecamatan, pengurusa tidak henti-hentinya turun ke bawah.

IPNU-IPPNU Pamekasan Berupaya Gerakkkan 13 Anak Cabang (Sumber Gambar : Nu Online)
IPNU-IPPNU Pamekasan Berupaya Gerakkkan 13 Anak Cabang (Sumber Gambar : Nu Online)

IPNU-IPPNU Pamekasan Berupaya Gerakkkan 13 Anak Cabang

Terbaru, organisasi yang dinakhodai Kadarisman tersebut melantik para pengurus Pimpinan Komisariat MTs dan MA Al-Huda, Sumber Nangka, Larangan, Pamekasan, Jumat (3/2). Selain dihadiri pengurus PC IPNU-IPPNU Pamekasan, acara tersebut juga diramaikan oleh Ketua Yayasan Al-Huda Neng Aisyah El-Asadiyah Shidqie.

Sekretaris PC IPNU Pamekasan Zainal Abidin menegaskan, pelantikan tersebut dilakukan guna menjalankan amanah organisasi. Yakni, menyegarkan kepengurusan hingga tingkat bawah organisasi pelajar NU.

Mujahidin Cyber

"Pelantikan ini sebagai syiar dan penyadaran betapa aktif di organisasi itu punya beban psikologis. Beban tersebut berupa amanah menghidupkan dan menggerakkan roda organisasi," tegas Zainal.

Mahasiswa Pascasarjana STAIN Pamekasan tersebut menambahkan, pihaknya beserta pengurus lainnya kini juga sedang proses menghidupkan pimpinan anak cabang dan pimpinan komisariat maupun pimpinan ranting di 13 kecamatan yang ada di Pamekasan.

Mujahidin Cyber

"Fokus kami bulan ini ialah menyegarkan struktur kepengurusan hingga tingkat bawah. Kalau di daerah Kecamatan Larangan ini, alhamdulillah organisasi pelajar NU terus bergeliat," tegasnya.

Usai di daerah Larangan, PC IPNU-IPPNU Pamekasan mencanangkan agenda menghidupkan PAC IPNU-IPPNU Kadur yang dulu sempat menjadi organisasi percontohan di Kabupaten Pamekasan. Sayang, karena krisis kader, kini mengalami kevakuman.

"Kita upayakan untuk hidup dan aktif kembali. Naik turun semangat berorganisasi itu hal biasa. Tapi, harus ada yang menjaga ritme semangat tersebut. Ini tugas kita semua, utamanya tokoh-tokoh NU yang mesti peduli terhadap kaderisasi," tukasnya. (Hairul Anam/Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Mujahidin Cyber Doa Mujahidin Cyber

Kamis, 14 Desember 2017

Banser, Polri, TNI Bahu-membahu Bantu Korban Longsor di Jember

Jember, Mujahidin Cyber

Para personel Banser Tanggap Bencana (Baga) Gerakan Pemuda Ansor Jember bahu-membahu bersama anggota TNI dan Polri melakukan sterilisasi pasca banjir dan longsor di Desa Kemuning Lor, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Jember, Sabtu (28/01).

Tidak kurang dari 80 personel Bagana diturunkan. Sebelumnya, Pimpinan Cabang GP Ansor Jember HM.Ayub Junaidi dihubungi camat setempat yang meminta bantuan agar menurunkan personel Bagana untuk melakukan sterilisasi material longsor setinggi 20 meter dan menutup jalur irigasi di Dusun Rayap Desa Kemuning Lor.

Banser, Polri, TNI Bahu-membahu Bantu Korban Longsor di Jember (Sumber Gambar : Nu Online)
Banser, Polri, TNI Bahu-membahu Bantu Korban Longsor di Jember (Sumber Gambar : Nu Online)

Banser, Polri, TNI Bahu-membahu Bantu Korban Longsor di Jember

Dalam aksi sosial tersebut tampak beberapa pengurus dari Satuan Koordinator Cabang (Satkorcab) Banser Jember, di antaranya Wakasatkorcab Banser Jember Alfin Kurnia Elfani, Kasetma Banser M. Sholeh Huddin, Kabiro Bagana Muhammad Lefand, dan Kabiro Logistik Moch. Rhasidy.

Mujahidin Cyber

"Bagana Jember akan selalu siap sedia memantau keadaan di lapangan, bahkan tak segan untuk turun langsung baik diminta ataupun tidak," kata Sekretaris PC GP Ansor Jember H Kholidi Zaini yang saat itu turun langsung memimpin jalannya aksi. (Red: Mahbib)

Mujahidin Cyber



Dari Nu Online: nu.or.id

Mujahidin Cyber Sunnah, Doa Mujahidin Cyber

Kamis, 23 November 2017

YPM NU Beri Ribuan Sembako Murah bagi Korban Banjir

Sidoarjo, Mujahidin Cyber

Ribuan warga korban banjir dari empat desa di Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, menerima bantuan sembako murah dari Yayasan Pendidikan Maarif (YPM) Nahdlatul Ulama Taman, Sidoarjo.

YPM NU Beri Ribuan Sembako Murah bagi Korban Banjir (Sumber Gambar : Nu Online)
YPM NU Beri Ribuan Sembako Murah bagi Korban Banjir (Sumber Gambar : Nu Online)

YPM NU Beri Ribuan Sembako Murah bagi Korban Banjir

Pemberian bingkisan sembako itu bertujuan untuk membantu meringankan beban warga pasca terkena musibah banjir yang melanda desa mereka.? Pembagian bingkisan sembako itu berlangsung di sejumlah titik di Kecamatan Taman, di antaranya Desa Keramat Jegu Bringen Bendo, Desa Sambiroto, Desa Bambe Rejo, dan Desa Wage.

"Kami menyediakan empat ribu paket bingkisan sembako murah bagi para korban banjir, yang tersebar di empat lokasi. Masing-masing lokasi mendapatkan seribu paket. Hal ini kami lakukan untuk meringankan beban mereka pasca rumah mereka terkena bencana banjir," terang ketua panitia, Moh Nasir Nasir, Sabtu (20/2).

Mujahidin Cyber

Selain menyerahkan empat ribu paket sembako, pihak Yayasan Pendidikan Maarif NU juga memberikan pelayanan kesehatan gratis bagi para korban banjir.

Mujahidin Cyber

Ibu Wahyu salah satu korban banjir dari Desa Wage Kecamatan Taman menyatakan, bantuan sembako murah dari YPM Nahdlatul Ulama itu sangat membantu meringankan beban penderitaan para korban banjir.

Ia juga mengaku harga sembako dilokasi itu terbilang sangat murah yaitu Rp 20 ribu rupiah per paketnya. Sedangkan jika dibandingkan dengan harga pada umumnya Rp. 32,500 rupiah yang berupa 1 kilo gram minyak goreng, 1 kilo gram gula pasir, 55 bungkus mie instan dan tiga buah sabun mandi.

"Alhamdulillah Mas, ini sangat murah sekali, kebetulan tanggal tua jadi bisa digunakan untuk menyambung hidup ke depan," ujarnya. (Moh Kholidun/Mahbib)

Minggu, 12 November 2017

Inilah Sejumlah Masalah Jakarta Menurut Yenny Wahid

Jakarta, Mujahidin Cyber. Kota Jakarta sebagai ibu kota negara memiliki sejumlah masalah kronis yang harus segera diselesaikan oleh pemimpinnya.

Inilah Sejumlah Masalah Jakarta Menurut Yenny Wahid (Sumber Gambar : Nu Online)
Inilah Sejumlah Masalah Jakarta Menurut Yenny Wahid (Sumber Gambar : Nu Online)

Inilah Sejumlah Masalah Jakarta Menurut Yenny Wahid

Masalah itu tidak sebatas pada perbaikan infrastruktur semata, tapi membuat warga Jakarta dapat hidup lebih manusiawi dan sejahtera, kata putri mendiang Presiden keempat Indonesia, Abdurrahman Wahid, yaitu Yenny Wahid, di Jakarta, Rabu.

"Yang dibutuhkan saat ini suatu terobosan dan inovasi untuk mengatasi berbagai persoalan di Jakarta. Siapa yang bisa melakukannya, tentunya pemimpin," kata Yennny seusai bertemu Wakil Gubernur DKI Jaya, Basuki Purnama (Ahok) di Balai Kota.

Mujahidin Cyber

Menurut perempuan kelahiran Jombang, 29 Oktober 1974, ini tidak sulit melihat masalah di Jakarta karena hanya seputar rendahnya kesejahteraan, buruknya infrastruktur dan penataan kota.?

Mujahidin Cyber

Namun, hal yang tersulit yakni mendapatkan pemimpin yang mau mengubah Jakarta menjadi lebih baik.

"Saya melihat kualitas itu ada di Ahok. Tapi, sekali lagi, waktu dia memimpin tergolong singkat jadi butuh suatu terobosan. Jika tidak, orang tidak akan percaya lagi," Direktur Wahid Institute ini.

Menurutnya, sudah terjadi perbaikan dalam sistem tata kelola pemerintahan dari tingkat kelurahan hingga provinsi di DKI Jakarta.

Ia pun merasakannya sendiri karena mengalami kemudahan dalam pengurusan dokumen kependudukan.

"Sebelumnya jika ngurus kartu tanda penduduk bisa dipimpong hingga berminggu-minggu. Kini tidak lagi karena sudah ada sistem pengawasan dari atas ke bawah, lurah yang bermasalah dapat dilaporkan langsung," ujar dia. (antara/mukafi niam)

Dari Nu Online: nu.or.id

Mujahidin Cyber Doa Mujahidin Cyber

Senin, 06 November 2017

Laga Pembuka Liga Santri di Kedu, Kesebelasan Darut Tauhid Taklukkan An-Nawawi

Solo, Mujahidin Cyber - Pada hari pertama pembukaan Liga Santri Nusantara (LSN) Region Jawa Tengah II Zona Kedu, mempertemukan dua tim asal Purworejo, Darut Tauhid FC dari Kemiri dan An-Nawawi FC dari Gebang. Dalam yang digelar, Rabu (20/9), di Lapangan GOR WR Soepratman tersebut, Darut Tauhid unggul tipis 1-0.

Sejak peluit kick-off dibunyikan wasit pertandingan berjalan cukup alot. Terjadi jual-beli serangan, sebelum kemudian FC An-Nawawi lebih mendominasi permainan. Namun sayang, serangan yang dibangun selalu digagalkan pertahanan FC Darut Tauhid.

Laga Pembuka Liga Santri di Kedu, Kesebelasan Darut Tauhid Taklukkan An-Nawawi (Sumber Gambar : Nu Online)
Laga Pembuka Liga Santri di Kedu, Kesebelasan Darut Tauhid Taklukkan An-Nawawi (Sumber Gambar : Nu Online)

Laga Pembuka Liga Santri di Kedu, Kesebelasan Darut Tauhid Taklukkan An-Nawawi

Kesabaran para pemain Darut Tauhid akhirnya berujung manis. Melalui sebuah skema serangan balik, mampu mengubah mengubah kedudukan.

Mujahidin Cyber

Di babak kedua, lagi-lagi FC An-Nawawi mencoba mengejar ketertinggalan. Sang pelatih mencoba bermain menyerang. Beberapa peluang emas tercipta, namun sayang tak ada yang berhasil dikonversi menjadi gol. Hasil 1-0 bertahan hingga peluit akhir dibunyikan.

Mujahidin Cyber

Hasil ini, mengantarkan FC Darut Tauhid berhasil melaju ke babak selanjutnya. Pada pertandingan berikutnya, mereka akan ditantang FC Sandola dari PP Al-Iman pada Kamis (22/9) sore.

Penanggung jawab LSN Jateng II Zona Kedu Sholahuddin Al-Ahmadi menerangkan laga pembuka ini merupakan babak play-off. Satu tim yang lolos, yakni Darut Tauhid FC selanjutnya akan bertanding dalam babak 8 besar.

Adapun tim yang akan berlaga di babak 8 besar LSN Region Jateng II Zona Kedu, yakni : Sandola FC Pesantren Al-Iman Purworejo, PPTQ Sabilillah Wonosobo, API Al-Huda Magelang, Darul Mutaqin Temangung, Roudhotul Asna, Darut Tauhid Purworejo, Nurussalaf Purworejo, dan Al-Quddus Purworejo. (Ajie Najmuddin/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Mujahidin Cyber Aswaja, Doa, News Mujahidin Cyber

Sabtu, 04 November 2017

Gus Nuril: NU Benteng NKRI dan Aswaja Dunia

Tangerang, Mujahidin Cyber. KH Nuril Arifin mengimbau supaya tetap semangat menjaga jiwa “nasionalisme” NU. Dalam Muktamar NU tahun 1936 sebelum merdeka dan terbentuk Negara Republik Indonesia, NU sudah bertekad dan berikrar tentang perlunya berjuang membentuk Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Ia menyampaikan hal itu pada pelantikan Pengurus Ranting NU se-kecamatan Curug, Tangerang, Banten, Ahad (2/3).

Gus Nuril: NU Benteng NKRI dan Aswaja Dunia (Sumber Gambar : Nu Online)
Gus Nuril: NU Benteng NKRI dan Aswaja Dunia (Sumber Gambar : Nu Online)

Gus Nuril: NU Benteng NKRI dan Aswaja Dunia

Menurut dia, sebagai benteng, sejarah telah membuktikan akan kesetiaan NU terhadap bangsa Indonesia, baik pada masa pra-kemerdekaan maupun pasca-kemerdekaan.

Mujahidin Cyber

Kiai yang akrab disapa Gus Nuril itu juga mengatakan, bahwa peran nyata NU dalam membela dan membentengi aqidah Aswaja, bukan hanya di level nasional saja.

Melalui Komite Hijaz yang dipimpin KH Wahab Khasbullah, kata dia, kiai NU berdiplomasi dengan Raja Arab Saudi meminta agar makam Rasulullah tidak dibongkar untuk kepentingan bisnis maupun lainya.

Mujahidin Cyber

Sementara itu, Ketua MWCNU Curug H. Mahfud Badrun SH,MH menyampaikan penghargaan dan apresiasinya yang tinggi kepada pengasuh Pesantren Miftahul Khoir Kiai Hafid Gunawan, Spdi yang dengan totalitasnya selama ini telah mensuport perjuangan dan pengembangan NU di wilayah Kecamatan Curug. (Mukhlisin/Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Mujahidin Cyber Doa, Amalan Mujahidin Cyber

Rabu, 18 Oktober 2017

Palestina Upayakan Penyelidikan Internasional Kematian Arafat

Ramallah, Mujahidin Cyber. Presiden Palestina Mahmoud Abbas mendesak dilakukannya penyelidikan internasional mengenai kematian pendahulunya Yasser Arafat pada 2004, kata Komite Sentral Faksi Fatah, pimpinan Abbas, Ahad (17/11).

Palestina Upayakan Penyelidikan Internasional Kematian Arafat (Sumber Gambar : Nu Online)
Palestina Upayakan Penyelidikan Internasional Kematian Arafat (Sumber Gambar : Nu Online)

Palestina Upayakan Penyelidikan Internasional Kematian Arafat

Dalam kunjungannya ke Ibu Kota Mesir, Kairo, baru-baru ini, Abbas meminta Sekretaris Jenderal Liga Arab agar mengaktifkan resolusi lama organisasi tersebut untuk membentuk komite penyelidikan internasional mengenai kematian Arafat, kata Nabul Abu Rudeinah, Juru Bicara Abbas dan Komite Sentral, sebagaimana dilaporkan Xinhua.

Arafat meninggal di satu rumah sakit Prancis di dekat Paris akibat gangguan darah. Namun pemeriksaan barang-barang miliknya dan kemudian penggalian kerangkanya untuk analisis lebih lanjut tahun lalu menunjukkan ia mungkin telah diracuni dengan radioaktif polonium-210.

Mujahidin Cyber

Dua pekan lalu, panel penyelidikan Palestina menuduh Israel berada di belakang kematian Arafat sebagai satu-satunya tersangka pertama dan mendasar. (antara/mukafi niam)

Foto:AFP

Dari Nu Online: nu.or.id

Mujahidin Cyber

Mujahidin Cyber News, Makam, Doa Mujahidin Cyber

Sabtu, 30 September 2017

STAINU Jakarta Telusuri Jejak Islam Nusantara di Banten

Banten, Mujahidin Cyber. Mahasiswa Pascasarjana Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama (STAINU) Jakarta mengunjungi sejumlah jejak penyebaran Islam di Banten. Mereka memilih provinsi ini karena Banten merupakan jaringan penyebaran Islam di Nusantara oleh Sunan Gunung Jati.

STAINU Jakarta Telusuri Jejak Islam Nusantara di Banten (Sumber Gambar : Nu Online)
STAINU Jakarta Telusuri Jejak Islam Nusantara di Banten (Sumber Gambar : Nu Online)

STAINU Jakarta Telusuri Jejak Islam Nusantara di Banten

Mereka menuju kota Serang di mana terdapat makam raja pertama Banten Sultan Maulana Hasanuddin yang wafat pada 1552 M. Mereka juga menyempatkan ziarah dan tahlilan di makam yang dikelilingi makam keluarga Sultan Hasanuddin, Sabtu (25/1).

“Untuk mengisi liburan semester awal ini kami sepakat menuju Banten salah satu wilayah penyebaran Islam oleh Sunan Gunung Jati melalui anaknya, Sultan Hasanuddin untuk menaklukkan Portugis di Banten,” terang ketua rombongan Ahmad Iftah Sidik kepada Mujahidin Cyber, Sabtu (25/1).

Mujahidin Cyber

Dari Serang, mereka bergerak menuju Pandeglang. Di situ mereka menyambangi Batu Qur’an peninggalan Syekh Mansur dan pemandian sebelas sumur barokah peninggalan Syekh Demang Lancar, mertua Syekh Mansur.

Mujahidin Cyber

“Kegiatan seperti ini akan kami teruskan di semester-semester mendatang untuk menggali informasi dan fakta-fakta sejarah Islam di wilayah Nusantara,” pungkas Iftah aktivis Jamiyyah Ahlit Thariqah Al-muktabarah Ala Thariqatin Nahdliyyah (JATMAN). (Ahmad Fathoni/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Mujahidin Cyber Doa Mujahidin Cyber

Rabu, 27 September 2017

Suasana Khidmat Upacara HUT RI di Pesantren Al-Badriyyah Mranggen

Demak, Mujahidin Cyber. Berbeda dengan upacara-upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-72 RI pada umumnya, dengan berpakaian khas ala santri, ratusan santri Pondok Pesantren Al-Badriyyah Suburan Mranggen, Demak, Jawa Tengah menggelar upacara bendera di komplek pondok pesantren setempat, Kamis (17/8).

Dengan kostum khas ala santri, yakni sarungan dan berpeci, ratusan santri dengan penuh khidmat mengikuti prosesi upacara bendera. Meski terkesan sangat sederhana namun ratusan santri tersebut tampak begitu khidmat, terutama ketika diingatkan soal perjuangan ulama zaman perjuangan.

Suasana Khidmat Upacara HUT RI di Pesantren Al-Badriyyah Mranggen (Sumber Gambar : Nu Online)
Suasana Khidmat Upacara HUT RI di Pesantren Al-Badriyyah Mranggen (Sumber Gambar : Nu Online)

Suasana Khidmat Upacara HUT RI di Pesantren Al-Badriyyah Mranggen

Dalam prosesi acara yang disiapkan, juga tidak kalah dengan upacara resmi pada umumnya. Ada pengibaran bendera, mengheningkan cipta sampai selesai. Begitu bendera merah putih berkibar di tiang yang berada di tengah lapangan, gerak hormat dilakukan secara tegas oleh peserta upacara.

Suasana khidmat tambah terasa ketika pemimpin upacara meminta peserta untuk mendoakan para pahlawan kemerdekaan yang gugur saat melawan penjajah. Santri peserta upacara khusyuk saat berdoa.

Mujahidin Cyber

"Upacara ini memang sengaja kami gelar agar para santri memiliki jiwa patriotisme. Kegiatan ini juga ? merupakan kegiatan pondok pesantren yang diadakan secara rutin setiap HUT RI di dalam pesantren. Tanpa mengurangi esensi nilai peringatan, pesertanya keluarga pesantren dan para santri," kata Abdul Fattah, salah seorang santri.

Pengasuh Pondok pesantren Al Badriyyah Mranggen Demak, KH Muhibbin Muhsin al-hafidz, dalam amanatnya yang disampaikan oleh Hasyim Asy’ari mengatakan bahwa perjuangan kemerdekaan rakyat Indonesia tidak bisa terlepas dari jerih payah para ulama dan santri.

Ia menambahkan upacara seperti ini sangat penting dilakukan. Harapannya, santri juga bisa memiliki nilai patriotisme dan memiliki rasa kecintaan kepada tanah air. Pemakaian atribut santri dalam upacara HUT RI sekaligus mengingatkan mereka tentang sejarah perebutan kemerdekaan yang tidak lepas dari peran ulama dan santri.

“KH Hasyim Asyari adalah contoh ulama yang mampu menggelorakan semangat jihad bagi santri untuk melawan penjajah. Bung Tomo adalah satu diantara ribuan santri yang terbakar semangat jihadnya untuk berjuang melawan penjajah. Pencipta lagu 17 Agustus 1945 juga seorang ulama, Habieb Husein Al-Mutahar. Mranggen adalah basis perjuangan para santri di Jateng. Semua ulama dan santri berkomitmen menjaga keutuhan NKRI," tegasnya.

Mujahidin Cyber

Upacara ini juga bermaksud ingin memperlihatkan bahwa santri komitmen untuk menjaga keutuhan NKRI. Penguatan nasionalisme untuk santri juga penting dalam rangka menangkal penyebaran paham radikal, khususnya di lingkungan pesentren. Maka, dalam visi misinya, pesantren berkomitmen kuat memegang ajaran Ahlussunah Waljamaah ala NU. Ajaran itu sejalan dengan semangat Pancasila dalam menjaga keutuhan NKRI.

"Santri harus memiliki nasionalisme. Kalau tidak berbahaya, NKRI bisa hancur. Sehingga santri tidak hanya melulu belajar kitab. Tetapi, bisa mengingat bahwa kemerdekaan ini juga tidak lepas dari perjuangan para syuhada’ yang berasal dari pondok pesantren, dan kita wajib mengingat perjuangannya,” imbuhnya.?

Upacara ditutup dengan menyanyikan bersama ‘Yalal Wathon’ membakar semangat ratusan santri Al-Badriyyah. Di bawah terik yang menyengat, mereka menyanyikannya dengan suara lantang sambil mengepal tangan. (Ben Zabidy/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Mujahidin Cyber Ubudiyah, Doa, Nahdlatul Mujahidin Cyber

Minggu, 24 September 2017

Sambut Hari Santri IPNU Jatim Buka Enam Jenis Lomba Produk Kreatif

Surabaya, Mujahidin Cyber - Pimpinan Wilayah IPNU Jawa Timur menggelar ragam lomba untuk menyambut hari santri. Semua lomba tentunya menyentuh segmentasi pelajar atau santri.

"Ada enam jenis lomba yang akan kami gelar untuk menyambut hari santri ini," kata Haikal Atiq Zamzami saat ditemui di kantor PW IPNU Jatim, Sabtu (7/10).

Sambut Hari Santri IPNU Jatim Buka Enam Jenis Lomba Produk Kreatif (Sumber Gambar : Nu Online)
Sambut Hari Santri IPNU Jatim Buka Enam Jenis Lomba Produk Kreatif (Sumber Gambar : Nu Online)

Sambut Hari Santri IPNU Jatim Buka Enam Jenis Lomba Produk Kreatif

Pertama lomba Videogram usia peserta maksimal 27 tahun. Video singkat tentang Abadikan Moment Khas Pesantrenmu dengan durasi maksimal 60 detik. Video itu harus diunggah di akun Instagram pribadi lalu mention @pwipnujawatimur dan sertakan tagar #HSNIPNUJATIM_VIDIOGRAM.

"Lomba ini ditutup tepat pada 16 Oktober 2017 tepat pukul 23.59 WIB," kata Sutamaji Ketua Panitia lomba.

Mujahidin Cyber

Kedua lomba Essay khusus santri, pelajar dan mahasiswa. Tema yang diangkat adalah ikhtiyar santri menjawab tantangan globalisasi. Karya harus orisinil. Diketik pada MS Word: kertas A4; margin 3-3-3-3; font Times New Roman; size 12; paragraf 1,5; before 0 pt; after 0 pt; karya maksimal 6 halaman.

Mujahidin Cyber

"Sertakan juga biodata dan dikirim ke alamat email lombahsn.ipnujatim@gmail.com," terang Sutamaji.

Ketiga membuat video gemakan kreasi lalaranmu. "Lalaran ini khusus Alfiyah dengan mengunakan alat musik seadanya dengan durasi maksimal 5 menit," terang wakil ketua IPNU Jatim ini. Caranya upload video ke youtube lalu coy linknya dan dikirim ke WhatsApp 081217501072 disertai dengan format keterangan pengirim.

Keempat adalah lomba Photography dengan tema Abadikan Moment Nyantrimu. Foto diunggah di Instagram dengan mention @pwipnujawatimur sertakan tagar #HSNIPNUJATIM_FOTOGRAFI batas akhir tanggal 16 Oktober 2017 pukul 23.59 WIB.

Kelima lomba puisi hari santri. Puisi harus berupa syair santri untuk negeri. Puisi harus disertakan cuplikan video durasi 60 detik. Dan keenam adalah Graphic Design Quote, ukir nasehat kiai mu lewat desain.

"10 quote terbaik akan mendapatkan hadiah uang tunai dua ratus ribu," terang Sutamaji.

"Semua pemenang akan kami undang pada puncak hari santri yang akan digelar di lapangan Pesantren Nurul Jadid Paiton Probolinggo pada tanggal 22 Oktober 2017," pungkas Haikal. (Rof Maulana/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Mujahidin Cyber Doa, Syariah, Kajian Mujahidin Cyber

Kamis, 07 September 2017

Peringati Harlah, 50 Ribu Nahdliyin Padati Bumi Perkemahan Poncol

Magetan, Mujahidin Cyber - Pada penutupan peringatan hari lahir (harlah) Ke-83 GP Ansor, Ke-94 NU, dan Ke-76 Muslimat NU, sebanyak 50 ribuan umat Islam dari kaum nahdliyin memadati area bumi perkemahan Poncol, Magetan, Senin (24/4). Acara tersebut dimeriahkan oleh grup Semut Ireng dan diisi oleh KH Ali Sodikin dari Semarang.

Ketua GP Ansor Poncol Gus Toev sekaligus sebagai ketua pelaksana gelaran harlah selama seminggu penuh dalam sambutannya mengatakan, acara tersebut bisa sukses dikarenakan kerja sama seluruh pihak.

Peringati Harlah, 50 Ribu Nahdliyin Padati Bumi Perkemahan Poncol (Sumber Gambar : Nu Online)
Peringati Harlah, 50 Ribu Nahdliyin Padati Bumi Perkemahan Poncol (Sumber Gambar : Nu Online)

Peringati Harlah, 50 Ribu Nahdliyin Padati Bumi Perkemahan Poncol

"Ini juga menjadikan bukti bahwa ketika semua bersatu, maka tak ada yang tak bisa diwujudkan," tegasnya.

Acara penutupan pagelaran harlah dimulai dengan penyerahan hadiah-hadiah kepada pemenang lomba yang diadakan sebelumnya seperti lomba shalawat, lomba Mars Subbanul Wathan, dan lomba-lomba yang lainya.

Mujahidin Cyber

Kerja sama antarbanom NU tampak dalam acara kali ini. Itu dibuktikan yang bertugas MC dari IPNU-IPPNU, pembacaan ayat suci Al-Quran dari Banser dengan seragam kebesarannya. Sementara yang menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Subbanul Wathan oleh Muslimat NU. (Hairul Anam/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Mujahidin Cyber

Mujahidin Cyber News, Pahlawan, Doa Mujahidin Cyber

Selasa, 29 Agustus 2017

Alumni Pesantren Futuhiyyah Fasilitasi Siswa Kuliah

Demak, Mujahidin Cyber. Para alumni Pondok Pesantren Futuhiyyah Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Alumni Futuhiyyah Yogyakarta (Imafta) kembali menggelar Pameran Perguruan Tinggi untuk memotivasi siswa kelas XII agar semangat belajar dan kuliah.

Alumni Pesantren Futuhiyyah Fasilitasi Siswa Kuliah (Sumber Gambar : Nu Online)
Alumni Pesantren Futuhiyyah Fasilitasi Siswa Kuliah (Sumber Gambar : Nu Online)

Alumni Pesantren Futuhiyyah Fasilitasi Siswa Kuliah

Expo perguruan tinggi yang digelar di Halaman Aula Yayasan Pondok Pesantren Futuhiyyah, Mranggen, Sabtu (7/3), mengusung tema “Choose for Eduation”. Selain pameran, pantia juga menyelenggarakan tes uji coba (try out) masuk perguruan tinggi negeri (PTN), pameran buku, dan pemutaran film motivasi.

“Kami dari Imafta ingin memberi motivasi kepada adik-adik siswa agar semangat belajar dan kuliah, bahwasanya belajar tidak hanya sampai SMA. Seperti yang kita tahu di Indonesia wajib belajar hanya 9 tahun, namun Hadits Rasulullah SAW menegaskan ‘uthlubul ‘ilma minal hadi ilal lahdi’, yaitu? mencari ilmu sejak dari buaian sampai liang lahat,” ujar Alvin Noor Sahab, ketua panitia kegiatan.

Mujahidin Cyber

Sebanyak 25 undangan disebar Imafta ke SMA terdekat di kecamatan Mranggen, Kecamatan Sayung, dan Kecamatan Karangawen, dan sekitar 1500 pelajar berpartisipasi dalam kegiatan tes uji coba dan expo ini.

Mujahidin Cyber

Sebanyak 10 perguruan tinggi bekerja sama dengan Imafta di antaranya Unwahas, Uniba Surakarta, Stikes Surya Global Jogja, STMIK Amikom Yogyakarta, ST3 Telkom Yogyakarta, Universitas Sanata Dharma Yogyakarta, dan beberapa perguruan tinggi lainnya.

Penyelenggaraan ini ini juga bertujuan untuk menambah referensi siswa dalam menentukan perguruan tinggi yang akan mereka masuki, dan memberikan pandangan kepada mereka yang buta kuliah. Tanya jawab pun berlangsung dengan antusias, dari kampus sendiri bisa lebih intens dalam mengenalkan instansinya kepada siswa dan sebaliknya siswa bisa lebih leluasa menanyakan hal mengenai kampus-kampus yang ada. (Halimatus Sakdiyah/Ben Zabidi/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Mujahidin Cyber Amalan, Kiai, Doa Mujahidin Cyber

Senin, 24 Juli 2017

Pelajar NU Surabaya Bedah Buku KH Ahmad Dahlan Ahyat

Surabaya, Mujahidin Cyber. Pimpinan Cabang IPNU-IPPNU Surabaya membedah buku biografi berjudul “Kiai Ahmad Dahlan Ahyat; Aktivis Pergerakan dan Pembela Ideologi Aswaja” di Aula Masjid Raudlatul Musyawarah, Sabtu (25/6).

Hadir sebagai narasumber, penulis buku Wasid Mansyur, Cucu KH Ahmad Dahlan Ahyat (Nyai Hj. Hani’ah Mudjri), dan Rangga Saadillah (Dosen STAI Tashwirul Afkar). Setelah Bedah buku, dilanjutkan dengan buka bersama dengan peserta Ramadhan Student Camp.

Pelajar NU Surabaya Bedah Buku KH Ahmad Dahlan Ahyat (Sumber Gambar : Nu Online)
Pelajar NU Surabaya Bedah Buku KH Ahmad Dahlan Ahyat (Sumber Gambar : Nu Online)

Pelajar NU Surabaya Bedah Buku KH Ahmad Dahlan Ahyat

Ketua PC IPNU Surabaya, Agus Setiawan menuturkan bedah buku Ini dilakukan guna memberi pemahaman dan wawasan mendalam tentang sosok dan pemikiran Kiai Ahmad Dahlan Ahyat salah satu tokoh penggerak NU yang merupakan Wakil Rais Akbar NU Periode pertama dan juga penggagas MIAI (Majelis Islam A’la Indonesia) yang mulai terlupakan.

“Buku ini sangat berguna terutama bagi generasi muda Nahdliyin, karena jarang sekali dari kita yang mengetahui tentang sosok Kiai Ahmad Dahlan Ahyat,” lanjut Agus.

Mujahidin Cyber

Menurut dia, bedah buku biografi Kiai Ahmad Dahlan Ahyat ini bertujuan untuk megetahui secara mendalam tentang sosok Kiai Dahlan Ahyat yang jarang sekali namanya disinggung dalam berbagai literatur sejarah, padahal Kiai Dahlan salah satu ulama berpengaruh pada masanya.?

“Selain itu, bedah buku ini dilaksanakan agar generasi muda NU memahami dan meneladani semangat juang dan komitmen Kiai Ahmad Dahlan Ahyat dalam membela nilai-nilai Aswaja,” tambahnya.

Ia meminta, biografi Kiai Ahmad Dahlan Ahyat tidak hanya sekedar menjadi bahan bacaan semata, melainkan juga bisa menjadi referensi keteladanan dalam mengamalkan dan memperjuangkan sendi-sendi Aswaja dalam kehidupan berbangsa,” pungkasnya. (Red: Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Mujahidin Cyber

Mujahidin Cyber Doa Mujahidin Cyber

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Mujahidin Cyber sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Mujahidin Cyber. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Mujahidin Cyber dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock