Tampilkan postingan dengan label IMNU. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label IMNU. Tampilkan semua postingan

Kamis, 22 Februari 2018

Temu Alumni Madrasah TBS Kudus Angkat Aswaja sebagai Pagar Nusantara

Kudus, Mujahidin Cyber. Dalam rangka menyambut 90 tahun usia madrasah, alumni Madrasah TBS (Tasywiquth Thullab Salafiyyah) Kudus berencana mengadakan Silaturrahim Nasional (Silatnas) dan Ngaji Bareng Masyayikh TBS yang rencana diselenggarakan pada 23 Juli 2016 atau bertepatan dengan 18 Syawal 1437 H mendatang.?

Temu Alumni Madrasah TBS Kudus Angkat Aswaja sebagai Pagar Nusantara (Sumber Gambar : Nu Online)
Temu Alumni Madrasah TBS Kudus Angkat Aswaja sebagai Pagar Nusantara (Sumber Gambar : Nu Online)

Temu Alumni Madrasah TBS Kudus Angkat Aswaja sebagai Pagar Nusantara

Kegiatan ini sendiri akan bertempat di Gedung Madrasah TBS Kudus, Jl KH Turaichan Adjhuri No 23 yang Insyaallah akan dihadiri oleh ribuan alumni yang berasal dari berbagai angkatan. Kegiatan ini sendiri mengangkat tema “Aswaja Pagar Nusantara”.

Selain dihadiri oleh alumni dari berbagai generasi, para masyayikh dan guru Madrasah TBS Kudus juga akan menghadiri acara ini. Di antaranya adalah KH Choirozyad TA (putera almarhum KH Turaichan Adjhuri, ahli falak nasional), KH Muhammad Ulil Albab Arwani (putera almarhum KH Arwani Amin, ulama kharismatik Kudus bidang Al-Qur’an), KH Muhammad Arifin Fanani, KH Hasan Fauzi, KH Musthofa Imron SHI dan masih banyak lagi lainnya.

Kegiatan silaturrahim nasional ini tak hanya berupa silaturrahim dan ngaji bareng saja. Kegiatan yang rencanyanya dilaksanakan sejak sore hari hingga malam ini juga akan ada beberapa bahasan yang nantinya akan membahas bagaimana peran alumni kepada madrasah. Nantinya akan dimasukkan dalam Forum Grup Discussion (FGD) yang jumlahnya sebanyak empat buah FGD.?

Mujahidin Cyber

Diantara poin dalam FGD tersebut adalah pembahasan jaringan alumni, upgrade database alumni Madrasah TBS Kudus tiap angkatan, kemandirian ekonomi dan konseling aswaja kepada alumni. "Forum ini diadakan sebelum acara ngaji bareng masyayikh Madrasah TBS pada malam harinya hingga selesai," jelas Arif Mustain, ketua panitia acara ini.?

Pada malam harinya akan dilanjutkan dengan kegiatan ngaji bareng Masyayikh TBS yang juga akan diagendakan pula peluncuran website www.santrimenara.com dan buku bertajuk Madzhab Santri Menara yang berisi sekitar 20 esai yang berasal dari alumni sendiri. “Semua ini pastinya atas restu dari para masyayikh kami,” imbuh Arif.

Bila ada alumni Madrasah TBS Kudus yang bersedia membantu kelancaran acara, panitia menyediakan rekening transfer untuk pendanaan acara tersebut melalui rekening bendahara panitia. Ada dua rekening yang bisa dituju, BRI: 5928-01-002637-52-9 (An. Charis Rohman) atau ke BNI: 0335317112 (An. Charis Rohman). Jika sudah melakukan transfer, silahkan konfirmasi langsung ke 085726826747 (SMS/WA). (Hanan/Fathoni)

Mujahidin Cyber

Dari Nu Online: nu.or.id

Mujahidin Cyber Pendidikan, IMNU Mujahidin Cyber

Jumat, 16 Februari 2018

Menjaga Marwah Pesantren dengan Nadzoman

Ngawi, Mujahidin Cyber. Pesantren tidak dapat dipisahkan dengan kitab kuning. Lewat Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur, diadakan lomba hafalan nadzom yang diikuti ratusan santri dari berbagai pesantren.

Menjaga Marwah Pesantren dengan Nadzoman (Sumber Gambar : Nu Online)
Menjaga Marwah Pesantren dengan Nadzoman (Sumber Gambar : Nu Online)

Menjaga Marwah Pesantren dengan Nadzoman

Lomba tersebut dikemas dalam acara Festival Sastra Religi, musabaqah hafalan nadzom yang dibagi menjadi 3 tingkatan yakni ula, wustho dan ulya.

Saat membuka acara, penggagas kegiatan ini, H Abdul Halim Iskandar mengemukakan, "Ini untuk memelihara dan menjaga tradisi keilmuan pesantren," katanya, Kamis (17/11).

Menurut Ketua DPRD Jatim tersebut, tradisi menghafal nadzom gramatika Bahasa Arab baik Imrithi, Jurmiyah hingga Alfiyah sudah sedikit lemah. "Kegiatan ini untuk menghidupkan kembali tradisi keilmuan yang mempersatukan pesantren," ungkapnya.

Mujahidin Cyber

Bagi Gus Halim (sapaan akrabnya), menghidupkan tradisi tersebut sangat penting tidak semata bagi keberlangsungan di pondok. "Yang juga penting adalah sebagai jaminan bahwa kajian di pesantren NU selalu menjaga persatuan dan keutuhan NKRI," sergahnya.

Mujahidin Cyber

Lomba nadzom ini sudah berlangsung di 3 pesantren lain di Jatim yang dibedakan menjadi 4 zona.

Para pemenang dari berbagai zona nantinya akan bertemu kembali di babak final. "Pelaksanaannya tanggal 24 November di Pesantren Mambaul Maarif Denanyar Jombang," jelas Gus Halim.

Babak penyisihan zona 4 ini berlangsung di Pondok Pesantren Al-Amnaniyah 2 Bangor Karangjati Ngawi. Para peserta adalah utusan 32 pesantren dari 10 kabupaten dan kota. (Ibnu Nawawi/Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Mujahidin Cyber IMNU, Kajian Mujahidin Cyber

Kamis, 15 Februari 2018

Peduli Lingkungan, Ansor Dringu Bersihkan Sampah Sungai

Probolinggo, Mujahidin Cyber. Sebagai bentuk kepedulian dalam menjaga kebersihan, Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur menggelar kerja bakti bersih-bersih lingkungan, Ahad (1/2).

Peduli Lingkungan, Ansor Dringu Bersihkan Sampah Sungai (Sumber Gambar : Nu Online)
Peduli Lingkungan, Ansor Dringu Bersihkan Sampah Sungai (Sumber Gambar : Nu Online)

Peduli Lingkungan, Ansor Dringu Bersihkan Sampah Sungai

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh pengurus GP Ansor di semua tingkatan mulai dari anak cabang hingga ranting. Kerja bakti ini dilakukan di beberapa titik yang dianggap rawan menjadi penyebab terjadinya bencana. Mulai dari banjir hingga tanah longsor.

“Kami ingin lingkungan menjadi bersih dan terbebas dari bencana. Sebab sungai yang penuh dengan sampah bisa menyumbat saluran air dan menyebabkan banjir. Begitu pula jika tanah tandus bisa mengakibatkan longsor,” ungkap Ketua PAC GP Ansor Kecamatan Dringu, Mahfud Hidayatullah.

Mujahidin Cyber

Sejak pagi hari, puluhan pengurus GP Ansor ini sudah mulai bergerak ke titik-titik yang sudah ditentukan. Beberapa peralatan mulai dari sapu dan sabit tidak lupa mereka bawa. Bahkan ada juga yang membawa cangkul.

“Pada intinya bersih-bersih lingkungan ini bertujuan untuk meningkatkan kepedulian para pemuda Ansor terhadap kebersihan lingkungan. Kalau lingkungan dijaga dengan baik, maka bencana alam bisa kita cegah. Di sinilah bentuk kebersamaan dari para pengurus GP Ansor di Kecamatan Dringu,” jelasnya.

Mujahidin Cyber

Mahfud menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu upaya yang dilakukan untuk menggugah masyarakat supaya bersama-sama bisa menjaga kebersihan lingkungan. Sebab kerusakan alam terjadi karena ulah dari manusia yang tidak dapat menjaga lingkungannya dengan baik. Lebih-lebih lagi bagi mereka yang sengaja merusaknya.

“Dengan adanya kegiatan ini setidaknya masyarakat bisa tergugah untuk ikut membersihkan lingkungan. Salah satunya dengan selalu membiasakan diri membuang sampah pada tempatnya dan menghindari penebangan liar di lahan-lahan miring,” tegasnya.

Dalam kegiatan ini, para pemuda Ansor dibantu masyarakat cukup cekatan turun ke sungai dan membuang sampahnya supaya air hujan bisa mengalir dengan lancar. Yang terpenting lagi, sungai terlihat lebih bersih dan enak dipandang bagi masyarakat yang melintas.

“Air yang tersumbat tentunya akan memenuhi badan jalan. Jika dibiarkan maka jalan akan rusak dan dapat menghambat kelancaran perekonomian masyarakat. Marilah bersama-sama selalu menjaga kebersihan lingkungan agar terhindar dari musibah dan bencana,” pungkasnya. (Syamsul Akbar/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Mujahidin Cyber IMNU Mujahidin Cyber

Khadafy Minta Negara Arab Tak Campuri Konflik Palestina

Rabat, Mujahidin Cyber. Pemimpin Libya Muammar Khadhafy, meminta negara lain Arab untuk tidak turut campur dalam perebutan kekuasaan antara HAMAS dan Fatah. Campur tangan negara-negara Arab dikhawatirkan akan diboncengi kepentingan Israel.

"Masalah Palestina harus diserahkan kepada rakyat Palestina untuk menyelesaikannya. Negara Arab harus menjauhkan diri dari masalah tersebut. Apa yang telah dilakukan negara Arab untuk rakyat Palestina? Mereka hanya mengeksploitasi masalah itu demi kepentingan mereka sendiri," kata Khadhafy seperti dikutip Al-Jazeera, Jumat (16/6).

Ketika ditanya mengenai tindakan HAMAS menggusur faksi Fatah, pimpinan Presiden Mahmoud Abbas, di Jalur Gaza, Khadhafy mengatakan, "Pertempuran antar-faksi yang bertikai biasa terjadi dalam kondisi semacam itu. Pergolakan ini dilatarbelakangi oleh ideologi."

Khadafy Minta Negara Arab Tak Campuri Konflik Palestina (Sumber Gambar : Nu Online)
Khadafy Minta Negara Arab Tak Campuri Konflik Palestina (Sumber Gambar : Nu Online)

Khadafy Minta Negara Arab Tak Campuri Konflik Palestina

Khadhafy tidak merasa khawatir pertempuran tersebut bakal mengakibatkan ada dua wilayah yang terpisah; Jalur Gaza dikuasai HAMAS dan Tepi Barat Sungai Jordan di bawah kekuasaan Fatah; dan terhapusnya harapan bagi negara Palestina pada masa depan.

"Pemimpin HAMAS Khaled Meshaal menelefon saya hari ini untuk memberitahu saya bahwa HAMAS tak memiliki rencana semacam itu di Jalur Gaza. Ia mengatakan satu negara di Jalur Gaza akan merupakan pengkhianatan dan tindakan gila," katanya.

Mujahidin Cyber

Khadhafy menyeru rakyat Palestina untuk memperbarui Organisasi Pembebasan Palestina guna menghidupkan kembali persatuan mereka.

Khadhafy juga menolak berbagai upaya oleh pemerintah Arab, termasuk satu gagasan tanah-bagi-perdamaian yang diluncurkan kembali pada konferensi tingkat tinggi Liga Arab tahun ini, guna mengakhiri konflik Palestina-Israel.

"Negara Arab tak memiliki hak untuk mencampuri urusan Palestina. Siapa yang telah mengatakan bahwa dunia Arab akan menerima Israel? Setiap negara Arab harus berbicara bagi dirinya sendiri," katanya.

Khadhafy menyampaikan kembali rencana perdamaiannya sendiri bagi konflik tersebut. "Satu-satunya penyelesaian ialah berdirinya satu negara demokratis, tempat rakyat Israel dan Palestina akan hidup bersama."

Mujahidin Cyber

Di ibukota Malaysia, Kuala Lumpur, Sekretaris Jenderal Organisasi Konferensi Islam (OKI), blok Muslim terbesar di dunia, Ekmeleddin Ihsanoglu, Jumat, menyampaikan keprihatinan sehubungan dengan kerusuhan politik di Jalur Gaza, tempat Fatah dan HAMAS terlibat pertikaian sengit untuk memperebutkan kekuasaan, dan mendesak kedua pihak tersebut agar menahan diri.

Ia mengatakan ia telah mengadakan kontak dengan para pemimpin HAMAS, yang dipimpin oleh Perdana Menteri Ismail Haniya, dan Fatah yang mendukung Presiden Mahmoud Abbas.(ant/era/nur)

Dari Nu Online: nu.or.id

Mujahidin Cyber Tegal, IMNU, Hadits Mujahidin Cyber

Senin, 12 Februari 2018

Kiai, Santri, Pejabat, Seniman Sambut Ekspedisi Islam Nusantara

Lumajang,Mujahidin Cyber

Tim Ekspedisi Islam Nusantara disambut dengan beragam cara ketika tiba di sebuah kota. Sebelum dilepas Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj di Pondok Pesantren Kempek, Cirebon, Jawa Barat, mereka disuguhi kesenian genjering akrobat dari kelompok Kuda Kecil pimpinan Karyadi.

Kiai, Santri, Pejabat, Seniman Sambut Ekspedisi Islam Nusantara (Sumber Gambar : Nu Online)
Kiai, Santri, Pejabat, Seniman Sambut Ekspedisi Islam Nusantara (Sumber Gambar : Nu Online)

Kiai, Santri, Pejabat, Seniman Sambut Ekspedisi Islam Nusantara

Di Semarang disambut tari gembyong Semarang oleh mahasiswi-mahasiswi asal Thailand di Universitas Wahid Hasyim. Kemudian diterima Wakil Gubernur Jawa Tengah H. Heru Sudjatmoko di Semarang.

Di Demak disambut Wakil Bupati dan Bupati di tempat terpisah. Kemudian disambut beragam atraksi pencak silat santriwan-santriwati Pesantren Miftahul Ulum. Di Kudus, karena berbarengan dengan peringatan 100 tahun Madrasah Qudsyiyah, disambut dengan mencicipi makanan ingkung. Esok harinya disambut Bupati Kudus di pendopo.  

Mujahidin Cyber

Masuk ke Kota Rembang, mereka dikawal puluhan Banser Lalu Lintas (Balantas) Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Rembang. Di rumah dinas Wakil Bupati Rembang, Bupati Rembang menyambut kedatangan mereka setelah penampilan terbangan.  

Mujahidin Cyber

Di Tuban, mereka disambut Bupati Fathul Huda yang berbaju putih dan bersarung dan peci hitam. Kemudian disambut tarian-tarian khas daerah. Di makam Sunan Bejagung, mereka disambut di ruang penadaran dengan suguhan rebusan hasil-hasil bumi.

Di Lamongan tim ekspedisi dibagi tiga. Masing-masing tim diarak puluhan warga NU tanpa dipinta. Sepanjang jalan mereka mengibar-kibarkan bendera banom NU, mulai IPNU, IPPNU, Pagar Nusa, RMINU, Banser, dan GP Ansor dari pagi sampai malam.

Di Gresik disambut tari-tarian daerah dan santri-santri Pesantren Anak Sidaya Mambaul Hisan. Malam harinya ditutup dengan penampilan kentrung di sekitar makam Maulan Ishaq.

Sementara di Surabaya, mereka disambut dengan rebana dan pasukan baris-berbaris di SMK Wahid Hasyim. Sebelumnya disambut Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur, Sukarwo dan Saifullah Yusuf.

Sementara di Lumajang hari ini Jumat (15/4), disambut kiai, warga, dan pelajar mulai dari PAUD, TK, SD, MTS, SMK, MA, dan mahasiswa-mahasiswi Institut Agama Islam Syarifuddin. Kanan dan kiri jalan menuju Yayasan Syarifuddin sejauh 300 meter dipenuhi pelajar dengan mengacung-acungkan bendera segi tiga lambang lembaga mereka. Di depan tim Ekspedisi Islam Nusantara yang dipimpin Imam Pituduh dan Ketua PBNU Sulthan Fathoni terdapat iringan pasukan drumband. Mendekati tempat penyambutan, disambut tim rebana.

Selepas acara, menjelang Shalat Jumat, drumband kembali melakukan atraksi di halaman yayasan yang pondok pesantrennya berdiri tahun 1912 M. Kemudian mercon dibunyikan dan balon diterbangkan.  Malam ini rencananya akan disambut Bupati Lumajang di pendopo. (Abdullah Alawi)     

 

Dari Nu Online: nu.or.id

Mujahidin Cyber IMNU Mujahidin Cyber

Jumat, 09 Februari 2018

Doa saat Dengar Gonggong Anjing

Anjing adakalanya menggonggong demikian rupa. Konon hewan yang bisa dilatih manusia menjadi pemburu, penjaga rumah, atau pelacak tengah melihat setan. Tetapi adakalanya saat itu ia melihat calon maling atau gerak orang? mencurigakan.

Sebaiknya doa ini dibaca ketika anjing menggonggong apapun penyebab gonggongannya.

Doa saat Dengar Gonggong Anjing (Sumber Gambar : Nu Online)
Doa saat Dengar Gonggong Anjing (Sumber Gambar : Nu Online)

Doa saat Dengar Gonggong Anjing

? ? ? ? ?

Mujahidin Cyber

A‘ûdzubillâhi minas syaithânir rajîm.

Mujahidin Cyber

Artinya, “Aku berlindung kepada Allah SWT dari penggoda setan yang terlontar (jauh dari rahmat Allah),” (Lihat Sayid Utsman bin Yahya, Maslakul Akhyar, Cetakan Al-‘Aidrus, Jakarta).

Anjing merupakan hewan dengan sepuluh keistimewaan. Seperti disebutkan secara rinci oleh Syekh M Nawawi Banten dalam Kasyifatus Saja, anjing memiliki sifat istimewa yang patut disandang oleh bangsa manusia seperti zuhud, tawakal, ridha, sabar, syukur, dan seterusnya. Perihal ini kita pernah ulas dalam sebuah rubrik keagamaan di Mujahidin Cyber. (Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Mujahidin Cyber IMNU Mujahidin Cyber

Minggu, 04 Februari 2018

Juri Kompetisi Film Dokumenter Hari Santri Tetapkan 4 Nominator

Jakarta, Mujahidin Cyber - Panitia Hari Santri 2016 bersama para juri kompetisi film pendek dokumenter menyeleksi 42 karya yang memenuhi kriteria yang dibuat panitia. Para juri setelah menonton film berkali-kali akhirnya memilih empat karya yang layak menyandang juara.

“Sebenarnya ada 57 karya kiriman peserta. Hanya saja dari 57 itu, yang masuk kriteria hanya 42 karya. Yang lain tidak masuk karena tidak menandatangani surat pernyataan,” kata Hamzah Sahal, salah seorang panitia yang menangani kompetisi film pendek dokumenter saat penyeleksian berlangsung di Kantor Mujahidin Cyber, Gedung PBNU Lantai Lima, Jakarta Pusat, Jumat (27/1) siang.

Juri Kompetisi Film Dokumenter Hari Santri Tetapkan 4 Nominator (Sumber Gambar : Nu Online)
Juri Kompetisi Film Dokumenter Hari Santri Tetapkan 4 Nominator (Sumber Gambar : Nu Online)

Juri Kompetisi Film Dokumenter Hari Santri Tetapkan 4 Nominator

Juri kompetisi yang tampak hadir antara lain adalah Susi Ivvaty (wartawan), Nurman Hakim (sutradara), dan Savic Ali (Direktur Mujahidin Cyber).

Mujahidin Cyber

Mereka awalnya memilih lima karya nominator. Tetapi para juri setelah melewati perdebatan dan pertimbangan matang kemudian menganulir satu dari lima karya tersebut. Dengan demikian nominator tersisa hanya empat karya.

Menurut para juri, pemilihan nominator ini lebih ditentukan oleh kesesuaian konten dengan tema.

Mujahidin Cyber

Panitia kompetisi yang terbuka untuk umum ini menyediakan hadiah total sebesar Rp 50 juta. Juara pertama 25 juta. Juara kedua 15 juta. Juara ketiga 10 juta.

Panitia kompetisi mengangkat tiga tema yang dapat dipilih para peserta. Pertama, Kita dan Pancasila. Kedua, Islam Menerima Perbedaan. Ketiga, Pesantren dan Agenda Perubahan.

Pengiriman karya dialamatkan ke kantor Redaksi Mujahidin Cyber, Gedung PBNU lantai 5, Jalan Kramat Raya 164, Jakarta. Penerimaan karya dimulai sejak 25 September 2016. Kompetisi film pendek dokumenter ini diadakan dalam rangka memeriahkan Hari Santri 2016.

“Tadinya peserta harus kirim karyanya via pos. Ini agak sulit. Tapi kami pikir cukup kirim via email atau link pribadi. Penerimaan karya ditutup pada 10 Januari 2017 kemarin,” kata Hamzah.

Para juri menyebutkan empat nominator yang lolos kriteria berdasarkan tema adalah karya film pendek dokumenter dengan judul Iman Berbagi, Satu Jalan, Bukan K Tapi U, dan Jihad Sosial. (Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Mujahidin Cyber IMNU, Nusantara, RMI NU Mujahidin Cyber

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Mujahidin Cyber sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Mujahidin Cyber. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Mujahidin Cyber dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock