Tampilkan postingan dengan label Doa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Doa. Tampilkan semua postingan

Minggu, 11 Maret 2018

Pendeta Katolik Jember Tegaskan Perbedaan adalah Keindahan

Jember, Mujahidin Cyber. Seorang pendeta Kotlik di Jember, Jawa Timur, Romo Deni menyambut posisitf acara Refleksi 1 Tahun Asparagus Jember yang digelar di Pondok Pesantren AlFauzan Ajung, Jumat (13/10) malam.

Menurut Romo Deni, dengan diundang dan hadir pada kegiatan tersebut, dirinya bisa menjalin komunikasi dan tukar informasi, sehingga tahu keberadaan Islam dan pesantren yang sebenarnya.

Pendeta Katolik Jember Tegaskan Perbedaan adalah Keindahan (Sumber Gambar : Nu Online)
Pendeta Katolik Jember Tegaskan Perbedaan adalah Keindahan (Sumber Gambar : Nu Online)

Pendeta Katolik Jember Tegaskan Perbedaan adalah Keindahan

"Kita semua saudara. Kebetulan kami Katolik, dan Saudara Islam. Perbedaan itu tidak boleh memecah belah,” katanya.

Ia menegaskan perbedaan merupakan keindahan. Dengan bertemu, bisa saling menghargai, dan berusaha mengenal pesantren.

Mujahidin Cyber

“Agar kami tidak takut sama kiai, dan kiai tidak takut sama kami,” jelasnya.

Wakil Bupati Jember Abdul Muqit Arief, kembali mengingatkan pentingnya kesederhanaan yang diperolah dari pesantren. Dengan kesederhanaan dan kemandirian, pesantren tetap bertahan dalam  situasi dan kondisi bagaimanapun.

“Dengan kemandirian, kesederhanan serta keikhlasan para Kiai NU, pesantren jadi  basis kekuatan besar perjuangan merebut kemerdekaan, jadi kesetiaan para kiai dan pesantren terhadap negara tidak bisa diragukan lagi," tegas alumni Pesantren Annuqoyah di Guluk-Guluk Sumenep Madura.

Pengasuh Pesantren Silo ini berharap nilai-nilai yang dimiliki oleh para kiai terdahulu tetap dipertahankan oleh para Lora-lora dan Gus-gus.

"Moto Asparagus, Menjaga tradisi menjalin silaturahmi. Itu sangat tepat," tegasnya.

Mujahidin Cyber

 

Kembangkan Potensi 

Menurut Wabup, potensi yang dimiliki pesantren di Jember sangat besar. 

“Ada 570 lebih pesantren di Jember, dengan ratusan ribu santri. Potensi inilah yang harus banyak menjadi renungan oleh para Lora-lora dan Gus-gus,” katanya. 

Salah satu contoh, sambung Wabup, berapa kwintal jumlah kebutuhan beras per hari, berapa banyak buku-buku yang dibutuhkan, dan kebutuhan lainnya.

“Kalau Asparagus bisa  merajut  potensi ekonomi itu, sungguh akan menjadi sesuatu yang luar biasa. Masalah managemen itu bisa dilakukan, ada Universitas Jember di sini,"  lanjutnya.

Hal yang penting adalah bagaimana tetap merajut potensi yang ada, lantaran para santri biasanya sangat kreatif.

“Dalam keadaan terjepit akan muncul kreatifitas,” kata Wabup.

Menurutnya masalah bantuan hanyalah suplemen.

“Jika bergantung ke atas, akan rapuh. Tapi kalau kita mandiri akan bisa bertahan,” tandasnya. (Khoerus/Kendi Setiawan)

Dari Nu Online: nu.or.id

Mujahidin Cyber Ulama, Internasional, Doa Mujahidin Cyber

Jumat, 09 Maret 2018

Gandeng Lembaga Pendidikan Sosialisasikan IPNU-IPPNU

Probolinggo, Mujahidin Cyber. Berbagai terobosan terus dilakukan oleh Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Puteri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kota Kraksaan Kabupaten Probolinggo dalam melakukan pengkaderan. Hal ini dilakukan demi keberlangsungan organisasi pelajar NU tersebut.

Gandeng Lembaga Pendidikan Sosialisasikan IPNU-IPPNU (Sumber Gambar : Nu Online)
Gandeng Lembaga Pendidikan Sosialisasikan IPNU-IPPNU (Sumber Gambar : Nu Online)

Gandeng Lembaga Pendidikan Sosialisasikan IPNU-IPPNU

Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan menggandeng lembaga pendidikan untuk mensosialisasikan pembentukan IPNU-IPPNU kepada kalangan pelajar. Terobosan ini merupakan upaya nyata dalam rangka terus mencetak kader berkualitas demi keberlangsungan organisasi.

Ketua PC IPPNU Kota Kraksaan Nur Indah Muktamaroh mengungkapkan bahwa saat ini pihaknya terus memperkuat diri sebagai organisasi kader di lingkungan NU dengan berupaya membentuk komisariat di sekolah atau madrasah.

Mujahidin Cyber

“Sosialisasi pembentukan IPNU-IPPNU ini dilakukan dalam rangka penguatan organisasi disamping juga mempermudah koordinasi. Dengan banyaknya kader, maka proses regenerasi di IPNU-IPPNU akan berjalan dengan baik,” ungkapnya, Selasa (13/1).

Mujahidin Cyber

Nur Indah Muktamaroh mengakui jika saat ini PC IPNU-IPPNU Kota Kraksaan kesulitan mencari kader yang benar-benar berkualitas dan mampu menjalankan roda organisasi dengan baik. Sebab rata-rata diantara kader NU ini tidak semua bisa terjun dalam kepengurusan karena alasan ijin dari keluarga.

“Salah satu upaya yang kami lakukan untuk menyiapkan dan mencetak kader militan ini adalah dengan membentuk kepengurusan komisariat sebanyak-banyaknya sebagai embrio kepengurusan selanjutnya. Jika sudah terlanjur cinta menjadi pengurus, maka nantinya secara sukarela akan bergabung menjadi pengurus di tingkat yang lebih tinggi,” jelasnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh Ketua PC IPNU Kota Kraksaan Masrur Ghazali. Menurutnya, dengan dibentuknya kepengurusan di tingkat komisariat maka siswa akan aktif belajar berorganisasi.

“Setelah terbentuk, tentunya kami akan rutin melakukan pembinaan sehingga siswa bisa lebih cepat untuk mengenal dan memahami organisasi IPNU-IPPNU. Intinya di komisariat ini hanya sebatas pengenalan organisasi IPNU-IPPNU saja. Ujian sebenarnya adalah saat mereka bergabung di level ranting, anak cabang maupun cabang,” ungkapnya.

Menurut Ghazali, kepengurusan komisariat IPNU-IPPNU di sekolah dan madrasah merupakan sebuah wadah pengkaderan pengurus dengan cara menggali potensi siswa agar mau belajar berorganisasi.

“Semoga dengan dibentuknya komisariat IPNU-IPPNU, organisasi di sekolah dan madrasah akan lebih hidup lagi. Pasalnya disini siswa akan mendapatkan pengalaman yang lebih luas,” pungkasnya. (Syamsul Akbar/Anam)

Dari Nu Online: nu.or.id

Mujahidin Cyber Doa, Lomba Mujahidin Cyber

Senin, 12 Februari 2018

Bahas Kalender Hijriah Tunggal, Kemenag Datangkan Para Ahli Falak

Jakarta, Mujahidin Cyber 

Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama Republik Indonesia menggelar Seminar Internasional Fiqih Falak di Hotel Arya Duta, Jakarta, Rabu (29/11). 

Acara yang mengangkat tema "Peluang dan Tantangan Implementasi Kalender Hijriah Tunggal" secara global ini diadakan selama tiga hari (28-30/11). 

Bahas Kalender Hijriah Tunggal, Kemenag Datangkan Para Ahli Falak (Sumber Gambar : Nu Online)
Bahas Kalender Hijriah Tunggal, Kemenag Datangkan Para Ahli Falak (Sumber Gambar : Nu Online)

Bahas Kalender Hijriah Tunggal, Kemenag Datangkan Para Ahli Falak

Hadir pada acara ini Menteri Agama Republik Indonesia H Lukman Hakim Saifuddin, Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) Thomas Jamaluddin, Delegasi dari 14 negara yang terdiri atas Brunei Darussalam, Malaysia, Singapura, Arab Saudi, Turki, Mesir, Iran, Yordania, Maroko, Uni Emirat Arab, Amerika Serikat, Inggris, India, dan Irlandia. Perwakilan Majelis Ulama Indonesia (MUI), beberapa Ormas Islam, beberapa pesantren di Indonesia, dan para akademis perguruan tinggi Indonesia. 

Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam H Muhammadiyah Amin mengaku kalau pelaksanaan seminar ini sudah sangat tepat. Sebagai negara yang mayoritas berpenduduk muslim, katanya, Indonesia sudah selaiaknya mengambil bagian dalam menciptakan konsep tunggal penyatuan kalender global. 

Menurutnya, Pemerintah Republik Indonesia yang dikomandoi oleh Kementerian Agama Republik Indonesia bersama negara-negara maju serta negara-negara Asia Tenggara berkomitmen untuk melaksanakan pertemuan antar negara-negara dunia guna merumuskan konsep tunggal penyatuan Kalender Hijriah. 

Mujahidin Cyber

Amin menjelaskan bahwa seminar ini diadakan untuk mengumpulkan para ahli falak internasional dari beberapa negara guna menghasilkan pandangan penyatuan global tentang Kalender Hijriah. 

Mujahidin Cyber

Sementara tujuan dari seminar ini untuk meningkatkan kualitas keilmuan ahli falak, menjadi wadah ahli falak yang konkrit, dan menemukan titik temu pemikiran para ahli falak terkait penyatuan global. 

Acara Seminar sendiri dibuka Menteri Agama H Lukman Hakim Saifuddin dengan menabuh gong. (Husni Sahal/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Mujahidin Cyber Pondok Pesantren, Doa Mujahidin Cyber

Rabu, 17 Januari 2018

Konferensi PMII Jabar, Ajang Konsolidasi Pengetahuan dan Gagasan

Garut, Mujahidin Cyber. Pengurus Koordinator Cabang (PKC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Jawa Barat menggelar Konferensi Koordinator Cabang (Konkoorcab) ke XIX. Konkoorcab tersebut resmi dibuka langsung oleh Ketua Majelis Pembina Daerah (Mabinda) PMII Jabar, Muchtarom di Islamic Center Garut, Jumat (8/12).

Konferensi PMII Jabar, Ajang Konsolidasi Pengetahuan dan Gagasan (Sumber Gambar : Nu Online)
Konferensi PMII Jabar, Ajang Konsolidasi Pengetahuan dan Gagasan (Sumber Gambar : Nu Online)

Konferensi PMII Jabar, Ajang Konsolidasi Pengetahuan dan Gagasan

Ketua Pelaksana, Ade Mahmudin mengatakan, kegiatan Konkoorcab tersebut merupakan bagian dari proses regulasi kepemimpinan dan permusyawaratan tertinggi di PMII Provinsi Jawa Barat. 

"Kendati demikian, Konkoorcab ini bukan semata dijadikan momentum untuk suksesi dan politik perebutan kepemimpinan di PMII, melainkan sebagai ajang konsoldasi pengetahuan untuk kemajuan PMII Jabar dua tahun ke depan," ujar Ade usai pembukaan.

Sebagai organisasi kaderisasi, lanjut Ade, PMII perlu gagasan maju dan progreaif. "Maka dari itu, diharapkan para peserta fokus terhadap keputusan-keputusan penting dalam rumusan kaderisasi di PMII," kata mantan Ketua PMII Kabupaten Subang tersebut.

Mujahidin Cyber

Ketua PKC PMII Jabar, Abdul Nasir berharap ke depan, siapapun yang terpilih menjadi Ketua PKC PMII Jabar, harus mampu menjadikan PMII jauh lebih baik dari sebelumnya.

"Katakanlah, hari ini PKC PMII Jabar telah sukses membuat sekretariat permanen. Ini merupakan sejarah baru, bahwa selama 50 tahun lebih PMII Jabar berkiprah, baru kali ini memiliki sekretariat permanen," jelas Nasir.

Untuk itu, pihaknya menyampaikan terima kasih yang tiada terhingga kepada semua pihak yang turut membantu mensukseskan yang menjadi prioritas  program kerjanya tersebut.

Mujahidin Cyber

"Terutama kepada para alumni dan senior yang tiada henti memberikan dukungan, support serta kontribusinya untuk proses kaderisasi di PMII," tandasnya.

Konkoorcab ini diikuti oleh 200 peserta utusan dari 23 Pengurus Cabang (PC) PMII se-Jawa Barat, yang terdiri dari peserta penuh dan peninjau.

Turut hadir juga dalam Pembukaan Konkorcab, Wakil Bupati Garut, Helmi Budiman, Sekjen PB PMII Sabolah Alkalamby, Ketua PW Ansor Jabar Deni Ahmad Haidar, serta Alumni-alumni PMII Jabar. Selain itu, tampil sebagai taushiyah pergerakan oleh Ketua Ikatan Alumni PMII Jabar, Numan Abdul Hakim. (Red: Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Mujahidin Cyber Pemurnian Aqidah, Doa Mujahidin Cyber

Senin, 08 Januari 2018

Kemensos Kejar Target Pendirian 1000 Kampung Siaga Bencana

Manggarai Barat, Mujahidin Cyber. Kementerian Sosial terus mengejar target pendirian 1000 Kampung Siaga Bencana (KSB) hingga tahun 2019 mendatang. KSB ini berfungsi untuk mempermudah kerja sama antara pemerintah daerah dan pusat dalam mengantisipasi dan menanggulangi bencana.

Kemensos Kejar Target Pendirian 1000 Kampung Siaga Bencana (Sumber Gambar : Nu Online)
Kemensos Kejar Target Pendirian 1000 Kampung Siaga Bencana (Sumber Gambar : Nu Online)

Kemensos Kejar Target Pendirian 1000 Kampung Siaga Bencana

“Saya telah meresmikan kampung siaga bencana (KSB) di Marombo, Desa Golo Bilas, Kecamatan Komodo, Manggarai Barat, NTT Tahun 2017 ini ditargetkan berdiri 100 KSB baru, mudah-mudahan di tahun 2019 nanti target 1000 KSB bisa terpenuhi,” jelas Khofifah, Jumat (28/4).

Data Badan Nasional Penanganan Bencana (BNPB) mencatat ada 323 kabupaten/kota yang berpotensi tinggi atau rawan bencana alam. Sekitar 71 kabupaten di antaranya termasuk zona merah.?

“Ke-71 zona merah ini menjadi prioritas penanggulangan bencana bagi Kementerian Sosial,” tegas perempuan yang juga Ketua Umum PP Muslimat NU itu.

Pembentukan KSB, imbuhnya, ini merupakan upaya Kementerian Sosial dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat dari ancaman bencana.?

Mujahidin Cyber

Menurutnya, pemanfaatan sumber daya alam dan manusia yang ada di lingkungan setempat sangat efektif mencegah kerugian lebih besar saat bencana terjadi.?

“Disamping itu, kesadaran tanggap darurat bencana harus dimiliki setiap anggota masyarakat, bukan hanya relawan,” pungkas Khofifah yang disambut antusias warga Pulau Komodo saat meresmikan KSB. (Red: Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Mujahidin Cyber

Mujahidin Cyber Amalan, Doa Mujahidin Cyber

Minggu, 07 Januari 2018

LP Ma’arif NU Jatim Luncurkan Sekolah dan Madrasah Unggulan

Surabaya, Mujahidin Cyber. Menyambut tahun ajaran baru 2015/2016, PW Lembaga Pendidikan Maarif NU Jawa Timur menyelenggarakan grand launching 19 sekolah dan madrasah unggulan. Kegiatan tersebut diselenggarakan di Hotel Utami Surabaya, Jumat (22/5).

Lembaga-lembaga pendidikan unggulan tersebut akan melengkapi sekolah dan madrasah unggulan yang telah ada sejak tahun 2003. Hal ini dilakukan sebagai tuntutan masyarakat NU yang merespon agar pendidkan berkulitas dapat semakin berkembang dan dikelola oleh LP Maarif NU.

LP Ma’arif NU Jatim Luncurkan Sekolah dan Madrasah Unggulan (Sumber Gambar : Nu Online)
LP Ma’arif NU Jatim Luncurkan Sekolah dan Madrasah Unggulan (Sumber Gambar : Nu Online)

LP Ma’arif NU Jatim Luncurkan Sekolah dan Madrasah Unggulan

"Apa yang kami lakukan sesuai dengan amanah Konferwil PWNU Jatim yang salah satunya menginginkan lembaga pendidikan Maarif memperbanyak lembaga pendidikan unggulan, agar kualitas pendidikan warga NU merata di semua daerah," kata Ali Mustofa, Sekretaris Progran Sekolah dan Madrasah Unggulan.

Mujahidin Cyber

Acara ini mendapat sambutan luar biasa dari 42 PC LP Maarif NU seluruh Jawa Timur dan para tokoh pendidikan. Hadir diantaranya Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Propinsi Jawa Timur Dr H Saifullah Rahman dan mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI ? Prof Dr H Muhammad Nuh.

Lembaga pendidikan yang di launching tersebut telah mendapat pendampingan dan pelatihan secara berkala dari Pusat Pendidikan dan Pelatihan Maarif Jawa Timur. Meski nantinya akan menjadi lembaga pendidikan unggul, konsep sebagai pendidikan bagi warga NU tetap diselenggarakan. "Hal itu seperti pengembangan mata pelajaran Aswaja dan Ke Nu an, budaya sekolah, pengelolaan madrasah sehat, dan lain sebagainya," kata Ali Mustofa.

Mujahidin Cyber

Sebagai mantan menteri, Muhammad Nuh mengemukakan bahwa warga NU perlu untuk menyongsong seratus tahun lahirnya organisasi ini dengan mengukir prestasi dan kualitas sumber daya manusia. "Salah satunya adalah mengarus utamakan pendidikan untuk mencetak kader bangsa yang sesuai dengan ruh NU," katanya.

Pola pengelolaan ini diharapkan nantinya sekolah dan madrasah tersebut nantinya dapat melakukan deseminasi program kepada lembaga di sekitarnya. Sebagai pengurus yang membidangi program ini, Dr Hj Hanun Asrochah, MA menjelaskan bahwa model pelatihan dan pendampingan sekolah dan madrasah unggul menggunakan konsep pelatihan dan monitoring atas perkembangan program unggulan di masing-masing sekolah dan madrasah yang telah ditunjuk. ?

"Rencana program sekolah dan madrasah unggulan ini akan dilaksnakan selama dua tahun dengan pendanaan enam puluh persen pihak sekolah dan empat puluh persen dari keuangan Maarif Jatim," pungkasnya. (Syaifullah/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Mujahidin Cyber Doa Mujahidin Cyber

Jumat, 05 Januari 2018

Tutup Kongres, JK Bangga dengan Kiprah Muslimat NU

Jakarta, Mujahidin Cyber. Wakil Presiden RI Muhammad Jusuf Kalla (JK) resmi menutup perhelatan Kongres Ke-17 Muslimat Nahdlatul Ulama (NU), Sabtu (26/11) di Asrama haji Pondok Gede Jakarta. Memberikan sambutan setelah Rais Aam PBNU KH Ma’ruf Amin, JK memberikan ucapan selamat kepada Khofifah sekaligus bangga dengan kiprah Muslimat NU selama.

Tutup Kongres, JK Bangga dengan Kiprah Muslimat NU (Sumber Gambar : Nu Online)
Tutup Kongres, JK Bangga dengan Kiprah Muslimat NU (Sumber Gambar : Nu Online)

Tutup Kongres, JK Bangga dengan Kiprah Muslimat NU

JK menilai, problem bangsa ini bukan hanya dalam hal kesejahteraan, tetapi juga keadilan sosial. Upaya ini menurutnya telah dilakukan oleh Muslimat NU sehingga peran organisasi perempuan terbesar di Indonesia ini mempunyai peran strategis.

“Sesuai dengan semangat Islam Nusantara, kesejahteraan dan keadilan sosial harus dibangun seiring sehingga mewujudkan kedamaian,” ujar JK kepada sekitar 2200 kader Muslimat NU yang mengikuti sesi penutupan.

Pria asal Makassar ini menjabarkan, kedamaian hidup berbangsa dan bernegara akan damai jika kesejahteraan dan keadilan sosial terwujud. Menurutnya, Muslimat NU telah melakukan segala upaya untuk mewujudkan tujuan itu melalui berbagai bidang yang telah didirikan dan bekerja nyata.

JK juga memberikan harapan menjelang seabad Muslimat NU. Dia menginginkan kepada Muslimat agar mewujudkan berbagai capaian dan hasil untuk terus mewujudkan kesejahteraan dan keadilan sosial umat.

Mujahidin Cyber

“Selamat kepada Ibu Khofifah Indar Parawansa. Dipilih secara aklamasi, berarti dia dicintai anggota dan kadernya,” tutur JK sebelum menutup sambutannya.

JK bersama KH Ma’ruf Amin, dan Khofifah resmi menutup kegiatan Kongres yang berlangsung sejak 23 November 2016 itu dengan menabuh rebana diiringi shalawat Nabi.

Mujahidin Cyber

Dalam Kongres Ke-17 Muslimat NU ini, Khofifah dipilih secara aklamasi oleh 34 pengurus wilayah, 525 pengurus cabang, dan 4 pengurus cabang istimewa (Hongkong, Arab Saudi, Malaysia, dan Sudan) yang memiliki hak suara dalam kongres.?

Dengan demikian, perempuan kelahiran Surabaya 51 tahun lalu ini memegang pucuk pimpinan Muslimat NU selama 4 periode (2000-2021).?

Hadir dalam penutupan Kongres Muslimat NU ini Wantimpres KH Hasyim Muzadi, Founder Mustika Ratu Moeryati Soodibyo, KH Ahmad Bagja, dan para pejabat eselon 1 kementerian. (Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Mujahidin Cyber Doa Mujahidin Cyber

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Mujahidin Cyber sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Mujahidin Cyber. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Mujahidin Cyber dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock