Jumat, 09 Maret 2018

Gandeng Lembaga Pendidikan Sosialisasikan IPNU-IPPNU

Probolinggo, Mujahidin Cyber. Berbagai terobosan terus dilakukan oleh Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Puteri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kota Kraksaan Kabupaten Probolinggo dalam melakukan pengkaderan. Hal ini dilakukan demi keberlangsungan organisasi pelajar NU tersebut.

Gandeng Lembaga Pendidikan Sosialisasikan IPNU-IPPNU (Sumber Gambar : Nu Online)
Gandeng Lembaga Pendidikan Sosialisasikan IPNU-IPPNU (Sumber Gambar : Nu Online)

Gandeng Lembaga Pendidikan Sosialisasikan IPNU-IPPNU

Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan menggandeng lembaga pendidikan untuk mensosialisasikan pembentukan IPNU-IPPNU kepada kalangan pelajar. Terobosan ini merupakan upaya nyata dalam rangka terus mencetak kader berkualitas demi keberlangsungan organisasi.

Ketua PC IPPNU Kota Kraksaan Nur Indah Muktamaroh mengungkapkan bahwa saat ini pihaknya terus memperkuat diri sebagai organisasi kader di lingkungan NU dengan berupaya membentuk komisariat di sekolah atau madrasah.

Mujahidin Cyber

“Sosialisasi pembentukan IPNU-IPPNU ini dilakukan dalam rangka penguatan organisasi disamping juga mempermudah koordinasi. Dengan banyaknya kader, maka proses regenerasi di IPNU-IPPNU akan berjalan dengan baik,” ungkapnya, Selasa (13/1).

Mujahidin Cyber

Nur Indah Muktamaroh mengakui jika saat ini PC IPNU-IPPNU Kota Kraksaan kesulitan mencari kader yang benar-benar berkualitas dan mampu menjalankan roda organisasi dengan baik. Sebab rata-rata diantara kader NU ini tidak semua bisa terjun dalam kepengurusan karena alasan ijin dari keluarga.

“Salah satu upaya yang kami lakukan untuk menyiapkan dan mencetak kader militan ini adalah dengan membentuk kepengurusan komisariat sebanyak-banyaknya sebagai embrio kepengurusan selanjutnya. Jika sudah terlanjur cinta menjadi pengurus, maka nantinya secara sukarela akan bergabung menjadi pengurus di tingkat yang lebih tinggi,” jelasnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh Ketua PC IPNU Kota Kraksaan Masrur Ghazali. Menurutnya, dengan dibentuknya kepengurusan di tingkat komisariat maka siswa akan aktif belajar berorganisasi.

“Setelah terbentuk, tentunya kami akan rutin melakukan pembinaan sehingga siswa bisa lebih cepat untuk mengenal dan memahami organisasi IPNU-IPPNU. Intinya di komisariat ini hanya sebatas pengenalan organisasi IPNU-IPPNU saja. Ujian sebenarnya adalah saat mereka bergabung di level ranting, anak cabang maupun cabang,” ungkapnya.

Menurut Ghazali, kepengurusan komisariat IPNU-IPPNU di sekolah dan madrasah merupakan sebuah wadah pengkaderan pengurus dengan cara menggali potensi siswa agar mau belajar berorganisasi.

“Semoga dengan dibentuknya komisariat IPNU-IPPNU, organisasi di sekolah dan madrasah akan lebih hidup lagi. Pasalnya disini siswa akan mendapatkan pengalaman yang lebih luas,” pungkasnya. (Syamsul Akbar/Anam)

Dari Nu Online: nu.or.id

Mujahidin Cyber Doa, Lomba Mujahidin Cyber

Kapolda Berikan Uang Pembinan Untuk Pemenang LSN Zona Lampung

Lampung, Mujahidin Cyber - Pertandingan LSN Regional Sumatera V Zona Lampung resmi dibuka oleh Kepala Kepolisian Daerah Lampung Brigjen Pol Dr Ike Edwin di Lapangan Sepakbola Pahoman Bandar Lampung, Senin (19/9). Brigjen Pol Ike Edwin sangat mengapresiasi LSN Zonal Lampung sebagai langkah baik untuk pembinaan dan pembibitan pesepak bola kalangan pesantren.

"Ini merupakan langkah yang bagus untuk terus menggelorakan sepakbola kepada masyarakat luas," katanya.

Kapolda Berikan Uang Pembinan Untuk Pemenang LSN Zona Lampung (Sumber Gambar : Nu Online)
Kapolda Berikan Uang Pembinan Untuk Pemenang LSN Zona Lampung (Sumber Gambar : Nu Online)

Kapolda Berikan Uang Pembinan Untuk Pemenang LSN Zona Lampung

Untuk itu, Kapolda Lampung Brigjen Pol Ike Edwin mendukung penuh kegiatan Liga Santri Nusantra khususnya di zona Lampung.

Langkah nyata dukungan itu diwujudkan dengan pemberian hadiah uang pembinaan untuk para pemenang untuk LSN Regional Sumatera V Zona Lampung.

Mujahidin Cyber

Juara I akan mendapatkan hadiah uang pembinaan sebesar 5 juta. Juara II sebesar 4 juta. Sedangkan juara III mendapatkan 3 juta rupiah.

Mujahidin Cyber

Pembukaan turnamen yang akan berlangsung hingga 23 September 2016 ini dihadiri Sekretaris LSN 2016 Khoirudin Abbas, Kakanwil Kemenag Lampung, Fokompinda Lampung, serta Ketua KNPI, serta panpel regional Sumatera V Zona Lampung. (Red Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Mujahidin Cyber Makam, Kajian, Fragmen Mujahidin Cyber

Kuliah Umum, STAINU Jakarta-UNU Indonesia Bahas Sufisme Modern

Jakarta, Mujahidin Cyber

Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama (STAINU) Jakarta dan Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Indonesia menggelar stadium generale atau kuliah umum, Jumat (26/2/2016) di lantai 8 Gedung PBNU Jakarta. Dalam kegiatan tersebut, kedua perguruan tinggi NU ini juga menggelar diskusi dengan membahas persoalan sufisme modern.

Kuliah Umum, STAINU Jakarta-UNU Indonesia Bahas Sufisme Modern (Sumber Gambar : Nu Online)
Kuliah Umum, STAINU Jakarta-UNU Indonesia Bahas Sufisme Modern (Sumber Gambar : Nu Online)

Kuliah Umum, STAINU Jakarta-UNU Indonesia Bahas Sufisme Modern

Hadir sebagai narasumber dalam kegiatan bertajuk ‘Sufism in the Modern World’ Direktur Pascasarjana Islam Nusantara H Mastuki Hs, dari Sadra Institute, Abdul Aziz Abbaci yang juga intelektual asal Aljazair, dan Direktur PT Mizan Publika Haidar Bagir. Adapun moderatornya yaitu Ajat Sudrajat.

Kegiatan ini juga dirangkai dengan bedah buku berjudul ‘Pergulatan Islam di Dunia Kontemporer’. Buku yang ditulis oleh Carl W Ernst setelah Peristiwa 11 September itu merupakan pengantar ringkas kepada Islam dan peradaban muslim bagi publik luas, berbasis pada semangat ilmiah, mengangkat isu-isu kunci tentang doktrin dan peradaban Islam sejak kelahiran hingga perkembangan mutahirnya.

Mastuki Hs sekilas menerangkan tentang diskursus tasawuf di Nusantara sejak abad 15 (zaman Wali Songo) berlanjut munculnya ulama-ulama kesohor dari ranah Melayu seperti Hamzah Fansuri, Syamsuddin Sumatrani, Nuruddin Ar-Raniry, Abdurrauf Singkil, dan lain-lain beserta pemikiran tasawuf yang mewarnai sejarah mereka.?

Mastuki juga memaparkan tengang neo-sufisme dan ‘urban sufism”. ? Sementara itu, Haidar Bagir menyampaikan tasawuf sangat relevan dengan zaman sekarang, di mana kehidupan manusia yang semakin materilistis dan hedonis. Hal ini juga diamini oleh narasumber ketiga Abdul Aziz Abacci yang berusaha menerangkan hasil penelitian tentang Wahdatul Wujud.

Mujahidin Cyber

Seminar dihadiri oleh Ketua PP ISNU Ali Masykur Musa, Ketua Lakpesdam PBNU H Rumadi, Ketua PBNU H M Sulton Fatoni, pengurus bidang penjaminan mutu LPTNU Mansur Maksum, Wakil Rektor UNU Indonesi, Ketua I Bidang Akademik STAINU Jakarta Imam Bukhori, dan para mahsiswa yang memadati aula lantai 8 Gedung PBNU Jakarta.

Mujahidin Cyber

Dalam kesempatan ini, STAINU Jakarta dan UNU Indonesia juga meresmikan Pusat kajian Islam Nusantara yang akan menjadi corong akademis tentang khazanah Islam Nusantara.

Secara khusus, Haidar Bagir sebagai Direktur Mizan mengatakan bahwa di masa yang kana depan mendatang, sangat mungkin dilakukan kerja sama penerbitan buku-buku karangan intelektual Nahdlatul Ulama dan lembaga-lembaga yang bernaung di bawahnya. Tujuannya agar pemikiran-pemikiran intelektual NU dapat dibaca kalangan luas, tidak hanya dalam bentuk disertasi-disertasi. (Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Mujahidin Cyber Kiai Mujahidin Cyber

Kamis, 08 Maret 2018

Bahtsul Masail, PCNU Garut Angkat Masalah Potongan Harga (Cashback)

Garut, Mujahidin Cyber - Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Garut mengangkat fenomena pengembalian sebagian uang sebagai bentuk potongan harga dari barang yang dibeli warga (cashback) pada musyawarah kerja cabang II di Pesantren Al-Huda, Selasa (17/1). Mereka mencoba mengupas masalah sistem potongan harga yang masih belum jelas hukumnya dari segi pandangan syari’at Islam.

Cashback ini model transaksi seperti apa, boleh atau tidak. Sebenarnya itu milik siapa. Hal itu akan coba dirumuskan supaya jelas halal atau haramnya. Agar orang tidak ragu menerima itu,” kata Sekretaris Panitia Muskercab II Aceng Hilman Umar Bashori saat dijumpai di Pesantren Al-Huda.

Bahtsul Masail, PCNU Garut Angkat Masalah Potongan Harga (Cashback) (Sumber Gambar : Nu Online)
Bahtsul Masail, PCNU Garut Angkat Masalah Potongan Harga (Cashback) (Sumber Gambar : Nu Online)

Bahtsul Masail, PCNU Garut Angkat Masalah Potongan Harga (Cashback)

Ia mengatakan, hasil bahtsul masail yang digelar pada Selasa malam ini akan dipublikasikan usai Muskercab II. Pihak panitia akan menggelar jumpa pers agar semua masyarakat mengetahui hukum masalah-masalah yang dibahas tersebut.

Mujahidin Cyber

“Kita akan mengundang media untuk mengetahui pandangan PCNU melihat itu seperti apa. Mudah-mudahan bisa sangat membantu masyarakat sehingga ketika ada fenomena seperti yang terjadi di Jakarta orang sudah tidak mempertanyakan lagi terkait hukumnya dari pandangan agama,” ujarnya.

Pertemuan ini dihadiri sekira 200 peserta. Mereka datang dari 42 lebih kecamatan di Kabupaten Garut. Musyawarah ini merupakan salah satu rangkaian peringatan Harlah Ke-91 NU.

Aceng berharap masyarakat memahami komitmen kebangsaan NU yang semakin dewasa ini meskipun di tengah rongrongan isu-isu negatif terhadapnya. (Rohmah Nashruddin/Alhafiz K)

Mujahidin Cyber

Dari Nu Online: nu.or.id

Mujahidin Cyber Pertandingan, Syariah Mujahidin Cyber

Senin, 05 Maret 2018

NU Prediksi Sabtu, Kepastian Tunggu hasil Rukyat

Jakarta, Mujahidin Cyber. Nahdlatul Ulama memprediksi hari pertama puasa Ramadlan 1433 H jatuh pada Sabtu tanggal 21 Juli 2012.?

“Tapi NU melalui Lajnah Falakiyah, belum menentukan, karena NU akan merukyah. Prediksi kan boleh, tapi tidak boleh memastikan karena menunggu hasil rukyah tanggal 19 Juli.”?

NU Prediksi Sabtu, Kepastian Tunggu hasil Rukyat (Sumber Gambar : Nu Online)
NU Prediksi Sabtu, Kepastian Tunggu hasil Rukyat (Sumber Gambar : Nu Online)

NU Prediksi Sabtu, Kepastian Tunggu hasil Rukyat

Demikian ditegaskan Ketua Lajnah Falakiyah Nahdlatul Ulama KH A. Ghazali Masroeri di hadapan pengurus lajnah, banom, dan lembaga NU, serta para wartawan dari berbagai media, di gedung PBNU, (18/7) dengan tema Menyambut Ramadlan 1433 H.?

Mujahidin Cyber

Menurut prediksi hisab NU, pada Jumat (20/7) nanti, hilal masih belum sampai kriteria visible. “Prediksinya tinggi hilal baru 1 derajat 38 menit 26 detik. Jadi, belum memenuhi kriteria visibilitas hilal.”

Mujahidin Cyber

Sesuai kesepakatan Musyawarah Menteri-menteri Agama Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura (MABIMS) visibilitas hilal adalah dua derajat.

“NU tidak menentukan jauh-jauh hari karena Rasulullah tidak mengajarkannya. Selain itu, ilmu hisab bagi NU adalah untuk memandu mengarahkan dan mengontrol rukyah. Atau dengan ? lain perkataan untuk menghasilkan rukyah yang berkualitas,” tambahnya.

Di sisi lain, sambung Kiai Ghazali, rukyah sebagai instrumen pula untuk uji verifikasi atas hipotesis hisab. “Hitungan manusia itu bener apa nggak?” ujarnya.?

Kalau kita hanya menggunakan hisabnya saja, tidak mau melakukan rukyah atau observasi langsung, ilmu hisab jadi stagnan dan mandeg.

Redaktur: Mukafi Niam

Penulis ? : Abdullah Alawi?

Dari Nu Online: nu.or.id

Mujahidin Cyber Sejarah Mujahidin Cyber

Minggu, 04 Maret 2018

Seorang Pemimpin Jangan Hanya Beretorika

Probolinggo, Mujahidin Cyber - Mustasyar PCNU Kabupaten Probolinggo H Hasan Aminuddin menyampaikan, seorang pemimpin jangan terlalu banyak beretorika. Pemimpin harus memperbanyak berbuat baik dan berperilaku baik sebagai contoh kepada anak-anak yang merupakan calon pemimpin untuk meneruskan perjuangan pembangunan.

Hal ini disampaikan Hasan Aminuddin dalam peletakan batu pertama pembangunan Masjid Darul Muttaqin di Desa Alastengah Kecamatan Paiton Kabupaten Probolinggo, Jum’at (17/2) sore.

Seorang Pemimpin Jangan Hanya Beretorika (Sumber Gambar : Nu Online)
Seorang Pemimpin Jangan Hanya Beretorika (Sumber Gambar : Nu Online)

Seorang Pemimpin Jangan Hanya Beretorika

“Seorang pemimpin harus mampu memberikan contoh nyata dan tidak hanya sekedar berwacana,” katanya.

Mujahidin Cyber

Hasan menjelaskan, bersedekah merupakan hal dan perilaku yang sangat penting. Seseorang yang ikhlas untuk bersedekah, niscaya akan dilipatgandakan rezekinya. “Janganlah pernah mengemis di jalan-jalan untuk kepentingan pembangunan masjid,” pintanya.

Mujahidin Cyber

Lebih lanjut Hasan meminta para panitia pembangunan masjid agar senantiasa mendatangi dan bertamu kepada para dermawan yang benar-benar ikhlas, “Terima kasih kepada orang yang pernah berjasa dan menyerahkan pelaksanaan pembangunan ini pada ahlinya, sehingga masjid ini bermanfaat sebagai tempat ibadah untuk generasi sampai ke generasi,” pungkasnya.

Ketua panitia Taufik menyampaikan ucapan terima kasih kepada segenap panitia dan masyarakat yang mau mendukung pelaksanaan pembangunan Masjid Darul Muttaqin tersebut. “Mudah-mudahan pembangunan masjid ini bisa selesai sesuai dengan harapan bersama sehingga bisa segera dimanfaatkan oleh masyarakat,” katanya.

Kesempatan ini juga dimanfaatkan untuk upacara serah-terima akta ikrar wakaf untuk pembangunan Masjid Darul Muttaqin oleh Kepala KUA/PPAIW Kecamatan Paiton Sahro kepada ketua nadzir (pengelola wakaf) Kusnadi.

Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua PCNU Kota Kraksaan H Nasrullah Ahmad Suja’i, Ketua MWCNU Paiton Moh Barzan, dan sejumlah kiai yang ada di Kecamatan Paiton. Serta para pengurus badan otonom NU, baik IPNU-IPPNU serta GP Ansor. (Syamsul Akbar/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Mujahidin Cyber Bahtsul Masail, Kiai Mujahidin Cyber

Jumat, 02 Maret 2018

Kemenpora Prihatin atas Menurunnya Minat Pemuda Jadi Petani

Surabaya, Mujahidin Cyber. Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) prihatin atas menurunnya minat pemuda menjadi petani. Hal itu disampaikan oleh Djunaidi, Asdep Peningkatan Sumber Daya Pemuda, Kementerian Pemuda dan Olahraga atas hasil beberapa penelitian yang menunjukkan pemuda cenderung pergi kota.

"Memang dari hasil penelitian ada kecenderungan para pemuda kita pergi ke kota. Kalau mereka pergi ke kota terus bagaimana dengan desa (bertani)," tanyanya usai mengisi Workshop bertema Isu-Isu Kepemudan dan Tantangan Globalisasi bagi Penerima Beasiswa (Kemenpora) Program Studi Magister (S2) Dirasah Islamiyah Konsentrasi Kepemudaan di Gedung Twin Tower B UINSA Surabaya, Kamis (5/10).

Kemenpora Prihatin atas Menurunnya Minat Pemuda Jadi Petani (Sumber Gambar : Nu Online)
Kemenpora Prihatin atas Menurunnya Minat Pemuda Jadi Petani (Sumber Gambar : Nu Online)

Kemenpora Prihatin atas Menurunnya Minat Pemuda Jadi Petani

Ia mempertanyakan generasi petani di desa jika pemuda banyak memilih pergi ke kota, sebab orang tua yang bekerja sebagai petani tidak bisa bertahan selamanya.

"Dan akhirnya mereka meninggalkan desa. Tidak mungkin orang tua terus bekerja, lama-lama akan tua. Siapa penerusnya?" ungkapnya.

Untuk mengatasi hal tersebut Kemenpora sudah menyiapkan berbagai program. Salah satunya program pemuda mandiri desa yang sudah terbentuk diharapkan bisa berperan untuk memberdayakan pemuda di desa.

Mujahidin Cyber

"Kita punya beberapa program terkait itu tidak menutup kemungkinan pemuda mandiri desa bisa menghimbau atau mengajak suapaya ada pemuda yang turun ke desa lagi. Mungkin tidak melulu mencangkul, bagi yang berpendidikan bisa mengelola sebagai pimpinan atau manajer," ujarnya.

Selain itu Ia juga menambahkan bahwa Kemenpora memiliki pelatihan berupa kemandirian ekonomi, ketahanan pangan. Melalui pelatihan itu dihimbau juga supaya para pemuda bisa memunculkan kepedulian terhadap pedesaan.

"Sebetulnya tidak hanya dibidang pertanian tapi bidang yang lain juga," pungkasnya. (Rof Maulana/Fathoni)

Mujahidin Cyber

Dari Nu Online: nu.or.id

Mujahidin Cyber AlaNu Mujahidin Cyber

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Mujahidin Cyber sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Mujahidin Cyber. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Mujahidin Cyber dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock