Tampilkan postingan dengan label Pertandingan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pertandingan. Tampilkan semua postingan

Kamis, 08 Maret 2018

Bahtsul Masail, PCNU Garut Angkat Masalah Potongan Harga (Cashback)

Garut, Mujahidin Cyber - Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Garut mengangkat fenomena pengembalian sebagian uang sebagai bentuk potongan harga dari barang yang dibeli warga (cashback) pada musyawarah kerja cabang II di Pesantren Al-Huda, Selasa (17/1). Mereka mencoba mengupas masalah sistem potongan harga yang masih belum jelas hukumnya dari segi pandangan syari’at Islam.

Cashback ini model transaksi seperti apa, boleh atau tidak. Sebenarnya itu milik siapa. Hal itu akan coba dirumuskan supaya jelas halal atau haramnya. Agar orang tidak ragu menerima itu,” kata Sekretaris Panitia Muskercab II Aceng Hilman Umar Bashori saat dijumpai di Pesantren Al-Huda.

Bahtsul Masail, PCNU Garut Angkat Masalah Potongan Harga (Cashback) (Sumber Gambar : Nu Online)
Bahtsul Masail, PCNU Garut Angkat Masalah Potongan Harga (Cashback) (Sumber Gambar : Nu Online)

Bahtsul Masail, PCNU Garut Angkat Masalah Potongan Harga (Cashback)

Ia mengatakan, hasil bahtsul masail yang digelar pada Selasa malam ini akan dipublikasikan usai Muskercab II. Pihak panitia akan menggelar jumpa pers agar semua masyarakat mengetahui hukum masalah-masalah yang dibahas tersebut.

Mujahidin Cyber

“Kita akan mengundang media untuk mengetahui pandangan PCNU melihat itu seperti apa. Mudah-mudahan bisa sangat membantu masyarakat sehingga ketika ada fenomena seperti yang terjadi di Jakarta orang sudah tidak mempertanyakan lagi terkait hukumnya dari pandangan agama,” ujarnya.

Pertemuan ini dihadiri sekira 200 peserta. Mereka datang dari 42 lebih kecamatan di Kabupaten Garut. Musyawarah ini merupakan salah satu rangkaian peringatan Harlah Ke-91 NU.

Aceng berharap masyarakat memahami komitmen kebangsaan NU yang semakin dewasa ini meskipun di tengah rongrongan isu-isu negatif terhadapnya. (Rohmah Nashruddin/Alhafiz K)

Mujahidin Cyber

Dari Nu Online: nu.or.id

Mujahidin Cyber Pertandingan, Syariah Mujahidin Cyber

Minggu, 04 Februari 2018

Kenapa Kaum Santri Begitu Kuat Bela Bangsa dan Negara?

Tangerang Selatan, Mujahidin Cyber. Kenapa kalangan santri begitu intensif dan berkomitmen kuat dalam membela bangsa dan negara? Pertanyaan tersebut dilontarkan oleh Wakil Sekjen PBNU KH Abdul Mun’im Dz, Rabu (22/2) dalam diskusi yang digelar Islam Nusantara Center, Ciputat, Tangerang Selatan, Banten.?

Mun’im mengutip potongan-potongan ayat dalam surat Al-Balad berbunyi, la uqsimu bihadzal balad, faqqur roqobah, au ith’amun. Maqrabah.

Kenapa Kaum Santri Begitu Kuat Bela Bangsa dan Negara? (Sumber Gambar : Nu Online)
Kenapa Kaum Santri Begitu Kuat Bela Bangsa dan Negara? (Sumber Gambar : Nu Online)

Kenapa Kaum Santri Begitu Kuat Bela Bangsa dan Negara?

“Makanya aneh jika ada yang mengharamkan nyanyi lagu padamu negeri, itu kan mereka tidak membaca surat ini. Allah saja bersumpah pada negeri, kok kita berjanji pada negara tidak boleh,” terang penulis buku Fragmen Sejarah NU ini.

Kemudian, lagu kebangsaan Shubbanul Wathan yang diciptakan oleh KH Wahab Chasbullah semakin memperkuat komitmen kebangsaan santri. Berisi seruan pembelaan terhadap tanah air dan ancaman jika ada yang berani mengganggu negeri Indonesia.

Mujahidin Cyber

Lebih lanjut, Kiai Mun’im menjelaskan kenapa NU begitu kuat memegang tradisi. Dalam Aswaja ada kaidah Al-’Adah Muhakkamah, sebagaimana juga dikutip dari Al-Imam asy-Syafi’i dalam Kitab al-Umm, Jilid 7, hal. 246 yang berbunyi, “Dalam setiap membangun komunitas muslim, di dalamnya selalu terdapat budaya yang telah mapan, maka hormatilah tradisi yang ? telah berjalan tersebut.”?

Oleh karen itu, sejak dulu para Wali dan ulama di Nusantara sudah paham betul dalam menyikapi tradisi yang kuat di wilayah penyebaran Islam. Para wali punya strategi dakwah menghormati budaya nasional, yaitu tadrij: bersifat gradual tidak instan, taklilut taklif: tidak memberatkan masyarakat, ‘adamul haraj: tidak mengancam siapapun.

Keakraban dengan tradisi lokal tersebut menjadi modal kuat perjuangan para ulama-ulama selanjutnya. Sehingga tidak heran jika para ulama mengajarkan kecintaan terhadap tanah air dan menolak segala bentuk penajajahan.

Mujahidin Cyber

“Artinya sanad perjuangan itu terus bersambung. Ini berkaitan dengan sanad tadi, Sanad itu perlu disambung, tidak hanya berhenti di Bung Karno. Bagaimana Islam Nusantara itu anti terhadap kolonialisme,” tukas Mun’im.

Untuk membuktikannya Kiai Mun’im menjelaskan garis besar sejarah ketersambungan sanad perjuangan itu. Ia menyebutkan bahwa Anti kolonialisme ini sudah dimulai sejak perjuangan awal para wali dan pejuang Islam abad ke 16 hingga abad ke-19 Pangeran Diponegoro. Kemudian dilanjutkan oleh para pasukkannya di mana Pesantren menjadi pusat perlawanan. (Red: Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Mujahidin Cyber Sunnah, Meme Islam, Pertandingan Mujahidin Cyber

Rabu, 24 Januari 2018

PWNU Lampung Terima Hibah Tanah

Bandar Lampung, Mujahidin Cyber. Pengurus Wilayah Nahdatul Ulama (PWNU) Lampung melalui Lembaga Waqaf dan Pertanahan Nahdlatul Ulama (LWPNU) menandatangani tanah hibah dari KH. Muhsin Abdillah Pengasuh Pondok Pesantren Darussa’adah Lampung Tengah sebagai aset milik PWNU Lampung.

PWNU Lampung Terima Hibah Tanah (Sumber Gambar : Nu Online)
PWNU Lampung Terima Hibah Tanah (Sumber Gambar : Nu Online)

PWNU Lampung Terima Hibah Tanah

Kedatangan rombongan PWNU Lampung mendapat sambutan hangat hangat oleh KH. Muhsin Abdillah di kediamannya Pondok Pesantren Darussa’adah Lampung Tengah, Selasa (13/1).

“Saya sangat berbahagia hari ini karena keluargaku di PWNU Lampung datang di ponpes kami. Ini sebuah kehormatan bagi saya dikunjungi PWNU Lampung dengan semangat dedikasi yang tinggi. Sebenarnya saya juga ikut memikirkan perkembangan NU di Lampung meski tidak secara langsung berjuang bersama panjenengan, hingga saat ini hati saya masih sangat dekat, doa saya selalu menyertakan panjenengan sedoyo (anda semua) di PWNU Lampung,” kata KH. Muhsin Abdillah.

Mujahidin Cyber

Ketua LWPNU Lampung yang juga Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) H. Muhammad Reza Berawi mengatakan, tanah hibah dari KH. Muhsin Abdillah yang saat ini menjadi lokasi pembangnan Kantor PWNU Lampung harus segera diinventarisasi sebagai aset milik Nahdlatul Ulama.

Mujahidin Cyber

“Agar ke depan aset-aset NU di Lampung ini memiliki dokumen yang berbadan hukum kuat sehingga tidak ada masalah kepemilikannya. Kami berterima kasih kepada KH. Muhsin Abdillah yang sudah menghibahkan tanah miliknya,” tutur Reza.

Wakil Ketua LWPNU Lampung yang juga Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) Ayi Ruhiat menegaskan, “Kami siap membantu sepenuh hati, apabila ada aset PWNU Lampung yang belum memiliki dokumen agar segera dibuatkan dokumen supaya setiap aset yang menjadi milik NU tetap menjadi milik NU.”

Sementara KH. Soleh Bajuri, Ketua PWNU Lampung mengatakan, langkah inventarisasi ini dimaksudkan untuk menjaga aset NU Lampung dari kemungkinan direbut pihak lain. “Maka dari itu Lembaga Waqaf dan Pertanahan Nahdlatul Ulama menginventarisasi aset NU Lampung,” imbuhnya.

Hadir pula dalam kesempatan itu Sekertaris PWNU Lampung H Aryanto Munawar, Bendahara PWNU Lampung Muhammad Tio Aliansyah, dan sejumlah pengurus NU Lampung lainnya. (Rudi Santoso/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Mujahidin Cyber RMI NU, Pertandingan Mujahidin Cyber

Senin, 15 Januari 2018

Indonesia-Yordania Siapkan Langkah untuk Kemerdekaan Palestina

Amman, Mujahidin Cyber. Kantor berita resmi Yordania, Petra, melaporkan bahwa Indonesia dan Yordania menawarkan solusi kunci bagi konflik panjang antara Israel dan Palestina.

Indonesia-Yordania Siapkan Langkah untuk Kemerdekaan Palestina (Sumber Gambar : Nu Online)
Indonesia-Yordania Siapkan Langkah untuk Kemerdekaan Palestina (Sumber Gambar : Nu Online)

Indonesia-Yordania Siapkan Langkah untuk Kemerdekaan Palestina

Komitmen tersebut muncul seiring dengan kunjungan Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi pada Rabu kemarin di Amman, Yordania. Ia diterima langsung oleh Raja Yordania Abdullah II dan menteri luar negeri setempat, Ayman Safadi.

Dalam perbincangan antardua menlu, kedua negara mencermati pentingnya upaya terbaru untuk menghidupkan kembali perundingan damai berdasarkan solusi mereka yang mengarah pada penciptaan sebuah negara Palestina merdeka di perbatasan tahun 1967 dengan Yerusalem timur sebagai ibukotanya.

Kedua negara tersebut sepakat tentang pentingnya menjadikan Yerusalem sebagai pusat bagi dunia Arab dan Islam.

Mereka juga menyuarakan penolakan mereka terhadap semua tindakan sepihak Israel yang berusaha mengubah status quo dan situasi bersejarah di Yerusalem.

Mujahidin Cyber

Dalam hal ini, Ayman Safadi mengatakan, Yordania akan terus mengambil tindakan untuk melindungi tempat-tempat suci di Yerusalem dan menekankan pada peran bersejarah Yordania dalam hal ini.

Mujahidin Cyber

Kedua pihak juga menyerukan upaya intensif untuk memerangi terorisme dan radikalisme. Mereka menegaskan, terorisme bukan bagian dari agama atau peradaban apa pun. Indonesia dan Yordania menyadari akan perlunya usaha terus-menerus menghadapi ancaman global ini.

Yordania dan Indonesia akan menandatangani beberapa kesepakatan pada awal 2018 untuk meningkatkan kerja sama di berbagai bidang.

Pertemuan tersebut dihadiri oleh Ketua Mahkamah Agung Yordania, Direktur Kantor Kerajaan Yordania, Duta Besar RI di Amman, dan delegasi yang mendampingi Marsudi. (Red: Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Mujahidin Cyber Pertandingan, Jadwal Kajian, Tokoh Mujahidin Cyber

Jumat, 12 Januari 2018

Seluruh Persidangan Muktamar NU Didokumentasikan

Surabaya, Mujahidin Cyber. Panitia Muktamar Ke-33 NU tengah mempersiapkan segala perlengkapan dokumentasi. Dengan persiapan itu, mereka menginginkan setiap persidangan yang membahas kebijakan organisasi maupun permasalah hukum agama masuk dalam dokumantasi.

Seluruh Persidangan Muktamar NU Didokumentasikan (Sumber Gambar : Nu Online)
Seluruh Persidangan Muktamar NU Didokumentasikan (Sumber Gambar : Nu Online)

Seluruh Persidangan Muktamar NU Didokumentasikan

"Setidaknya ada 6 handycamp yang akan digunakan untuk merekam seluruh persidangan selama muktamar," kata Afif Amrullah kepada Mujahidin Cyber, Rabu (54/2).?

Sekretaris Panitia Daerah (Panda) Muktamar divisi dokumentasi ini menegaskan, ada 6 kru yang akan disiapkan di empat pesantren yang dijadikan sebagai lokasi sidang.

Mujahidin Cyber

Kebutuhan merekam seluruh sidang sebagai sarana untuk menjadi bukti sejarah bagi pelaksanaan muktamar kali ini. "Agar para pengurus, warga NU dan juga pengamat yang memiliki perhatian kepada dinamika jamiyah ini dapat mengetahui secara detil jalannya persidangan," kata alumnus pascasarjana UIN Sunan Ampel ini.

Seluruh kebutuhan dokumentasi ini telah disetujui pada rapat gabungan Panda Muktamar di aula PWNU Jatim, Selasa (24/2) petang kemarin.

Mujahidin Cyber

"Dokumentasi yang disetujui saat rapat gabungan adalah berupa video maupun foto kegiatan selama sidang berlangsung," kata Afif. Dengan demikian, panitia akan memiliki dokumentasi yang memadai dalam merekam seluruh jalannya persidangan.

Bila tidak ada perubahan, pesantren Tebuireng Cukir akan digunakan untuk rapat komisi rekomendasi. Sedangkan pesantren Darul Ulum Peterongan membahas komisi program, dan komisi organisasi di pesantren Mambaul Maarif Denanyar. Untuk komisi bahtsul masail diniyah waqiiyah, maudluiyah, serta qonuniyyah dipusatkan di pesantren Bahrul Ulum Tambakberas.

"Ini masih akan dibicarakan lebih teknis lagi karena mempertimbangkan lokasi peserta dan ketersediaan gedung yang memungkinkan untuk menampung para peserta sidang," pungkasnya. (Syaifullah/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Mujahidin Cyber Jadwal Kajian, Sholawat, Pertandingan Mujahidin Cyber

Jumat, 05 Januari 2018

LD PBNU Dukung Sikap Menristekdikti Terkait LGBT di Kampus

Jakarta, Mujahidin Cyber

Polemik terkait Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT) masuk kampus terus bergulir. Hal ini berawal dari larangan Menristekdikti, M Nasir ketika menanggapi perihal gerakan Support Group and Resource Center on Sexuality Studies (SGRC) di kampus Universitas Indonesia (UI) yang menawarkan konseling bagi kelompok LGBT.

LD PBNU Dukung Sikap Menristekdikti Terkait LGBT di Kampus (Sumber Gambar : Nu Online)
LD PBNU Dukung Sikap Menristekdikti Terkait LGBT di Kampus (Sumber Gambar : Nu Online)

LD PBNU Dukung Sikap Menristekdikti Terkait LGBT di Kampus

Mengenai polemik tersebut, Lembaga Dakwah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LD PBNU) mendukung sikap M Nasir yang menolak keberadaan dan aktivitas LGBT di kampus. 

“Hal ini dikarenakan Indonesia bukan negara liberal. Indonesia memang menjunjung tinggi kemerdekaan individu, tetapi jika kebebasan tersebut tidak sesuai moralitas bangsa, kita harus menolak,” tegas Sekretaris LD PBNU, H Nurul Yakin Ishaq, Selasa (26/1/2016) di Jakarta.

Yakin kembali menegaskan, Indonesia adalah negara yang menjunjung tinggi moralitas. Sebab itu, jika ada budaya yang dapat merusak moral generasi bangsa, harus disterilisasi. 

“LGBT tidak sesuai dengan budaya bangsa kita. Ini juga bisa menjadi ancaman bagi generasi muda, tidak hanya persoalan radikalisme dan terorisme saja. Kalau dibiarkan, negara ini mau jadi apa,” jelas Yakin.

Mujahidin Cyber

Sebelumnya, Nasir menegaskan bahwa kampus merupakan salah satu pilar penjaga moral generasi bangsa. Ada standar nilai dan susila yang dijaga. Dia tidak menolak kebebasan individu apabila tidak menggangu kondisivitas akademik. Tetapi jika budaya LGBT dilakukan di kampus, maka layak dilarang. (Fathoni)

Mujahidin Cyber

Dari Nu Online: nu.or.id

Mujahidin Cyber Pertandingan Mujahidin Cyber

Kamis, 04 Januari 2018

Dakwah Perlu Kontektualisasi

Jakarta, Mujahidin Cyber. Perubahan situasi dan lingkungan masyarakat perlu diantisipasi oleh para dai dalam menjalankan dakwahnya. Ajaran agama harus dikontekstualisasi sesuai dengan kondisi yang ada saat ini.

Wakil Rais Aam PBNU KH Tolchah Hasan menjelaskan terdapat ayat-ayat yang memang sifatnya permanent, namun juga terdapat ayat yang dipengaruhi oleh kondisi tempat dan waktu.

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Mujahidin Cyber sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Mujahidin Cyber. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Mujahidin Cyber dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock