Tampilkan postingan dengan label Hadits. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hadits. Tampilkan semua postingan

Jumat, 16 Februari 2018

Madrasah Diharapakan Mampu Netralisir Pengaruh Buruk Globalisasi

Jakarta, Mujahidin Cyber. Globalisasi yang menyentuh seluruh aspek kehidupan umat manusia merupakan sesuatu yang tak dapat dihindari. Namun demikian, aspek negatif yang dibawanya dapat dinetralisir dengan nilai-nilai keagamaan.



Madrasah Diharapakan Mampu Netralisir Pengaruh Buruk Globalisasi (Sumber Gambar : Nu Online)
Madrasah Diharapakan Mampu Netralisir Pengaruh Buruk Globalisasi (Sumber Gambar : Nu Online)

Madrasah Diharapakan Mampu Netralisir Pengaruh Buruk Globalisasi

“Madrasah berada diantara kompetisi peradaban, ia sangat diharapkan untuk menetralisir pengaruh globalisasi melalui pendidikan Islam yang didasarkan rahmatan lil alamiin,” kata Prof Dr Muhammad Firdaus dalam acara seminar Pendidikan Madrasah dan Tantangan Global di Jakarta, Rabu (23/7).

Pendidikan madrasah diharapkan mampu mengkombinasikan antara kemampuan akademik dan profesionalitas dengan nilai-nilai spiritual sehingga menjadi pribadi yang utuh dan tangguh.

Mujahidin Cyber

“Bagaimana mengisi spiritualitas yang memberi keseimbangan baru sebagai SDM yang professional, kreatif, inovatif, tetapi religius dan memiliki akhlakul karimah,” tandasnya.

Hal tersebut bisa dicapai dengan desain kurikulum akademik dan non akademik yang baik dan fasilitas proses belajar yang mendukung. (mkf)Dari Nu Online: nu.or.id

Mujahidin Cyber

Mujahidin Cyber Kiai, Hadits, Sholawat Mujahidin Cyber

Kamis, 15 Februari 2018

Khadafy Minta Negara Arab Tak Campuri Konflik Palestina

Rabat, Mujahidin Cyber. Pemimpin Libya Muammar Khadhafy, meminta negara lain Arab untuk tidak turut campur dalam perebutan kekuasaan antara HAMAS dan Fatah. Campur tangan negara-negara Arab dikhawatirkan akan diboncengi kepentingan Israel.

"Masalah Palestina harus diserahkan kepada rakyat Palestina untuk menyelesaikannya. Negara Arab harus menjauhkan diri dari masalah tersebut. Apa yang telah dilakukan negara Arab untuk rakyat Palestina? Mereka hanya mengeksploitasi masalah itu demi kepentingan mereka sendiri," kata Khadhafy seperti dikutip Al-Jazeera, Jumat (16/6).

Ketika ditanya mengenai tindakan HAMAS menggusur faksi Fatah, pimpinan Presiden Mahmoud Abbas, di Jalur Gaza, Khadhafy mengatakan, "Pertempuran antar-faksi yang bertikai biasa terjadi dalam kondisi semacam itu. Pergolakan ini dilatarbelakangi oleh ideologi."

Khadafy Minta Negara Arab Tak Campuri Konflik Palestina (Sumber Gambar : Nu Online)
Khadafy Minta Negara Arab Tak Campuri Konflik Palestina (Sumber Gambar : Nu Online)

Khadafy Minta Negara Arab Tak Campuri Konflik Palestina

Khadhafy tidak merasa khawatir pertempuran tersebut bakal mengakibatkan ada dua wilayah yang terpisah; Jalur Gaza dikuasai HAMAS dan Tepi Barat Sungai Jordan di bawah kekuasaan Fatah; dan terhapusnya harapan bagi negara Palestina pada masa depan.

"Pemimpin HAMAS Khaled Meshaal menelefon saya hari ini untuk memberitahu saya bahwa HAMAS tak memiliki rencana semacam itu di Jalur Gaza. Ia mengatakan satu negara di Jalur Gaza akan merupakan pengkhianatan dan tindakan gila," katanya.

Mujahidin Cyber

Khadhafy menyeru rakyat Palestina untuk memperbarui Organisasi Pembebasan Palestina guna menghidupkan kembali persatuan mereka.

Khadhafy juga menolak berbagai upaya oleh pemerintah Arab, termasuk satu gagasan tanah-bagi-perdamaian yang diluncurkan kembali pada konferensi tingkat tinggi Liga Arab tahun ini, guna mengakhiri konflik Palestina-Israel.

"Negara Arab tak memiliki hak untuk mencampuri urusan Palestina. Siapa yang telah mengatakan bahwa dunia Arab akan menerima Israel? Setiap negara Arab harus berbicara bagi dirinya sendiri," katanya.

Khadhafy menyampaikan kembali rencana perdamaiannya sendiri bagi konflik tersebut. "Satu-satunya penyelesaian ialah berdirinya satu negara demokratis, tempat rakyat Israel dan Palestina akan hidup bersama."

Mujahidin Cyber

Di ibukota Malaysia, Kuala Lumpur, Sekretaris Jenderal Organisasi Konferensi Islam (OKI), blok Muslim terbesar di dunia, Ekmeleddin Ihsanoglu, Jumat, menyampaikan keprihatinan sehubungan dengan kerusuhan politik di Jalur Gaza, tempat Fatah dan HAMAS terlibat pertikaian sengit untuk memperebutkan kekuasaan, dan mendesak kedua pihak tersebut agar menahan diri.

Ia mengatakan ia telah mengadakan kontak dengan para pemimpin HAMAS, yang dipimpin oleh Perdana Menteri Ismail Haniya, dan Fatah yang mendukung Presiden Mahmoud Abbas.(ant/era/nur)

Dari Nu Online: nu.or.id

Mujahidin Cyber Tegal, IMNU, Hadits Mujahidin Cyber

Kamis, 01 Februari 2018

Sayembara Logo Muktamar Ke-33 NU Disambut Meriah

Jakarta, Mujahidin Cyber. Panitia Muktamar Ke-33 NU menyatakan terima kasih atas sambutan hangat masyarakat baik di twitter maupun di fesbuk perihal sayembara logo Muktamar NU 2015. Pihak panitia hingga kini masih menerima sambutan positif dan dukungan dari publik.

Melihat besarnya perhatian dan apresiasi masyarakat, pihak panitia membuka sebesar-besarnya partisipasi publik dalam sayembara ini. Panitia dengan senang hati menerima kiriman karya-karya dari masyarakat.

Sayembara Logo Muktamar Ke-33 NU Disambut Meriah (Sumber Gambar : Nu Online)
Sayembara Logo Muktamar Ke-33 NU Disambut Meriah (Sumber Gambar : Nu Online)

Sayembara Logo Muktamar Ke-33 NU Disambut Meriah

“Sayembara logo terbuka untuk umum tanpa latar belakang apapun demi syi‘ar melihat NU sebagai organisasi besar,” kata salah seorang dewan juri sayembara logo Muktamar Ke-33 NU, Hamzah Sahal di Jakarta, Rabu (4/2) siang.

Mujahidin Cyber

Selain via website Mujahidin Cyber, TV 9 Surabaya, twitter, dan fesbuk, pihak panitia juga mencetak poster sayembara untuk disebarkan ke daerah-daerah di seluruh Indonesia.

“Kita akan sebarkan poster ini ke semua PWNU, komunitas-komunitas kreatif, para pegiat desain, kampus-kampus, dan lembaga-lembaga sosial lainnya,” ujar Hamzah. (Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Mujahidin Cyber

Mujahidin Cyber Santri, Hadits Mujahidin Cyber

Senin, 29 Januari 2018

PMII Tuntut Pemerintah Bojonegoro Perbaiki Pendidikan

Bojonegoro, Mujahidin Cyber. Merasa prihatin melihat bobroknya pendidikan di Indonesia, terutama di Kabupaten Bojonegoro Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia? Bojonegoro melakukan aksi turun jalan, Kamis (8/5). Mereka menuntut perbaikan pendidikan.

Puluhan aktivis PMII memulai aksinya dari sekretariat PC PMII di jalan Pondok Pindang, dilanjutkan melakukan orasi di Bunderan Adi Pura. Rencananya aksi tersebut berpindah ke kantor Dinas Pendidikan, DPRD dan diakhiri di Pemkab Bojonegoro.

PMII Tuntut Pemerintah Bojonegoro Perbaiki Pendidikan (Sumber Gambar : Nu Online)
PMII Tuntut Pemerintah Bojonegoro Perbaiki Pendidikan (Sumber Gambar : Nu Online)

PMII Tuntut Pemerintah Bojonegoro Perbaiki Pendidikan

Korlap kasi demo, Akhmad Zainul Hasan mengakan, aksi demo ini menutut pemerinh, agar menuntaskan pembangunan infrastruktur pendidikan di Bojonegoro. Serta meningkatkan moralitas elemen dunia pendidikan di Bojonegoro.

Mujahidin Cyber

"Jadikan Bojonegoro sebagai kota pendidikan, perjelas kinerja guru PNS, perbaiki pembangunan infrastruktur di pedesaaan," teriaknya saat berorasi di Bunderan Adipura.

Selain itu para aktivis mahasiswa itu menilai kurukulum berbasis muatan lokalitas dan moralitas, serta permasalahan kejujuran UN. Makanya PC PMII Bojonegoro turun jalan.

Mujahidin Cyber

Mereka juga meminta kepada pemerintah agar segera, untuk pembenahan sistem pendidikan yang terpaku oleh kepentingan globalisasi dan Industralisasi. Jadikan UN sebagai tolak ukur dan pemetaan pendidikan nasional bukan sebagai syarat kelulusan siswa semata. "Perhatikan kesejahteraan Guru Tidak Tetap (GTT) dan Guru Honorer," jelasnya.

Ditambahkan, merosotnya moral pendidikan di Bojonegoro, karena penegakkan dasar sila Pancasila kemanusiaan yang adil dan beradab tidak diterapkan. Oleh sebab itu sistemnya tidak ada yang benar dan menyesatkan, pendidikan di Indonesia ini bukan mendidik tapi meruntuhkan alias pembodohan.

"Karena tidak menerapkan budaya lokal dan karakter orang Indonesia adab tidak lagi dipakai melainkan hanya sebagai simbol semata," pungkasnya.[Muhammad Yazid/Abdullah Alawi]

Dari Nu Online: nu.or.id

Mujahidin Cyber Hadits, Sejarah, Lomba Mujahidin Cyber

Minggu, 21 Januari 2018

PMII Bandung Yakinkan Mahasiswa Baru soal Aswaja

Bandung, Mujahidin Cyber. Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) terus menjalankan proses kaderisasi, di antaranya dengan cara menjaring mahasiswa-mahasiswa baru pada momen masa orientasi, khususnya di Perguruan Tinggi Islam.

Rahmat Hidayatullah, Ketua 1 Bidang Pengaderan PMII UIN Sunan Gunung Djati Bandung mengatakan, dalam memenuhi usaha ini di tubuh PMII perlu adanya perekrutan kader-kader anggota baru. Seperti halnya yang dilakukan oleh PMII Cabang Bandung yang memanfaatkan momen orientasi mahasiswa baru.

PMII Bandung Yakinkan Mahasiswa Baru soal Aswaja (Sumber Gambar : Nu Online)
PMII Bandung Yakinkan Mahasiswa Baru soal Aswaja (Sumber Gambar : Nu Online)

PMII Bandung Yakinkan Mahasiswa Baru soal Aswaja

“Masa-masa orientasi mahasiswa baru sangat efektif dan strategis. Apalagi PMII sebagai organisasi pengaderan tentu memanfaatkan momen ini untuk merekrut kader-kader baru,” ujarnya saat menjaga stan PMII di sela-sela Orientasi Pengenalan Akademik (Opak) di UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Jawa Barat.

Mujahidin Cyber

Teknis penjaringan calon anggota baru, menurut mahasiswa Fakultas Ushuluddin ini mengungkapkan, mahasiswa setidaknya sadar dengan kondisi kampus dengan cara memberikan pernyataan-pernyataan kritis soal cakrawala kampus, baik itu di tataran birokrasi maupun organisasi-organisasi kemahasiswaan. “Baru diberikan formulir pendaftaran anggota baru,” cetusnya.

Rahmat meyakini, penjaringan anggota baru pada masa orientasi menurutnya sangat efektif. “Kita menempatkan koordinator-koordinator anggota PMII di tempat-tempat strategis lingkungan kampus,” tambahnya kepada Mujahidin Cyber, Sabtu sore lalu (30/8).

Mujahidin Cyber

Selain itu, strategi tim bidang pengaderan dalam merekrut anggota baru, di antaranya dengan cara membawa trik primordial, misalnya hubungan kedekataan kerabat, karena adanya persamaan jurusan, asal pondok pesantren, asal pondok sekolah atau asal daerah, dan lain-lain.

Supaya mahasiswa baru yakin bahwa pilihannya mengikuti PMII itu tepat, Rahmat meyakinkan kepada mahasiswa untuk dapat masuk ke PMII. Misalnya ia mencontohkan memberi pengarahan berfikir kritis kepada mahasiswa baru seputar kondisi kampus lewat diskusi terbuka.

“PMII kan ideologi ahlussunnah wal jamaah (Aswaja) kita meyakinkan kepada mereka yang notabene mereka yang berasal dari latar belakang kultur ahlussunnah atau nahdliyyin,” imbuh santri pesantren Al-Ihsan, Bandung.

Berangkat dari tujuan PMII yang berbudi pekerti luhur dalam menjaga keutuhan NKRI, Rahmat mengharapkan kepada calon anggota baru supaya memahami kondisi dalam kampus sebagai objek strategis yang ia ibaratkan sebagai miniatur negara.

“Minimal mereka sadar sebagai atas peran, fungsi dan objek kajian mahasiswa dalam berfikir kritis,” pungkasnya. (Muhammad Zidni Nafi’/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Mujahidin Cyber Hadits Mujahidin Cyber

Rabu, 17 Januari 2018

NU Lampung Tengah Gelar Halal Bihalal di Pesantren Nurul Qodiri

Lampung Tengah, Mujahidin Cyber - Keluarga besar Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Lampung Tengah mengadakan Halal Bihalal sekaligus koordinasi di halaman Pesantren Nurul Qodiri Kecamatan Way Pangubuan Kabupaten Lampung Tengah, Ahad (16/7).

Wakil Ketua PCNU Lampung Tengah KH Slamet Anwar mengatakan, “Agenda halal bihalal tahun initelah dihadiri oleh jajaran pengurus Nahdlatul Ulama Kabupaten Lampung Tengah meliputi Mustasyar, Syuriyah, tanfidziyah, lembaga, dan badan otonom dan MWCNU.”

NU Lampung Tengah Gelar Halal Bihalal di Pesantren Nurul Qodiri (Sumber Gambar : Nu Online)
NU Lampung Tengah Gelar Halal Bihalal di Pesantren Nurul Qodiri (Sumber Gambar : Nu Online)

NU Lampung Tengah Gelar Halal Bihalal di Pesantren Nurul Qodiri

“Yang teristimewa lagi halal bihalal NU Kabupaten Lampung Tengah juga dihadiri dari unsur pengurus Pimpinan Pusat Fatayat NU, Bupati Lampung Timur Hj Chusnunia Chalim.

Mujahidin Cyber

Pengasuh Pesantren Nurul Qodiri yang juga Ketua PCNU Lampung Tengah KH Imam Suhadi mengucapkan rasa syukur karena bisa bersilaturahmi kembali dengan keluarga besar NU Lampung Tengah. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada dzuriyyah almaghfurlah KH Abdul Chalim (kiai kharismatik di Lampung), Hj Chusnunia Chalim.

Hj Chusnunia menyampaikan terima kasih. Ia mengatakan, ia gembira bisa sowan di Pesantren Nurul Qodiri Lampung Tengah ini sekaligus halal bihalal.

“Semoga dalam momen bulan Syawwal ini dan selanjutnya kita kembali dalam keadaan fitri. Semoga jajaran pengurus keluarga besar NU Kabupaten Lampung Tengah senantiasa istiqamah mengawal dan melestarikan ajaran ahlussunah wal jamaah an-nahdliyyah,” kata mantan aktivis PB PMII ini.

Mujahidin Cyber

Hadir dalam halal bihalal PCNU Lampung Tengah Mustasyar NU Lampung Tengah KH Ikhwanul Faruq, para kiai pesantren, Ketua GP Ansor Lampung Tengah Saryono, Ketua Pagar Nusa Lampung Tengah Saprin, Ketua ISNU Lampung Tengah M Nasir, Ketua IPNU Lampung Tengah Andi Sobihin, pengurus Fatayat NU Lampung Tengah, pengurus Pergunu Lampung Tengah, anggota DPRD Lampung H Midi Iswanto, dan warga NU Way Pangubuan dan ratusan santri Nurul Qodiri. (Akhmad Syarief Kurniawan/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Mujahidin Cyber Pemurnian Aqidah, Bahtsul Masail, Hadits Mujahidin Cyber

Rabu, 03 Januari 2018

Hasyim: AS Tak Berani Serang Iran

Jakarta, Mujahidin Cyber. Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Hasyim Muzadi menduga kuat Amerika Serikat (AS) tak akan berani menyerang Iran secara militer meski sanksi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-bangsa (DK PBB) telah dijatuhkan.

“Kalau menyerang secara militer, sepertinya (AS, Red) tidak berani. Tapi kalau secara ekonomi atau blokade, mungkin saja,” kata Hasyim kepada wartawan usai menerima kunjungan Duta Besar (Dubes) Prancis untuk Indonesia Catehrine Boivineau, di Kantor PBNU, Jalan Kramat Raya, Jakarta, Senin (23/4)

Hasyim: AS Tak Berani Serang Iran (Sumber Gambar : Nu Online)
Hasyim: AS Tak Berani Serang Iran (Sumber Gambar : Nu Online)

Hasyim: AS Tak Berani Serang Iran

Alasannya, ujar Hasyim, Iran yang sekarang menjadi sorotan dunia terkait program nuklirnya, adalah negara yang utuh dan kuat. Selain dukungan penuh dari rakyatnya, Iran juga memiliki dukungan politik yang luas dari sejumlah negara dan kelompok-kelompok militan lain.

“Iran ini negara utuh yang tidak tergantung pada negara lain. Juga punya ‘kaki’ (jaringan dan pengaruh) di mana-mana (terutama di Timur Tengah). Dan kaki-kakinya ini nekat-nekat (militan),” terang Hasyim yang juga Presiden World Conference on Religion for Peace.

Hasyim menambahkan, negeri Kaum Mullah itu berbeda dengan Irak yang sekarang sudah berhasil dihancurkan oleh AS. “Beda dengan Irak. Irak itu rapuh, dimiskinkan terlebih dahulu, dibuat konflik di dalamnya dan tidak punya kaki di mana-mana. Sehingga mudah untuk dihancurkan,” urainya.

Hal yang sama, katanya, juga tak akan dilakukan negara-negara Barat yang selama menjadi sekutu AS terhadap Iran. Menurutnya, negara-negara Barat pun akan berpikir ulang jika Iran semakin meningkatkan perlawanan dan menolak tunduk pada sanksi DK PBB, terutama dalam prorgram pengayaan uraniumnya. “Rupanya Barat mikir-mikir kalau Iran tambah kenceng,” tandasnya.

Mujahidin Cyber

Terkait pertemuannya dengan Dubes Prancis, Hasyim menceritakan bahwa Prancis dan Uni Eropa yang mendukung Resolusi DK PBB bernomer 1747 itu, pada dasarnya untuk membuka ruang dialog antara Iran dan DK PBB. “Dubes Prancis berpendapat bahwa resolusi itu sesungguhnya lebih merupakan uluran tangan dari Uni Eropa (UE) untuk dialog dari pada sanksi itu sendiri,” ujarnya.

Namun demikian, bagi Hasyim, pendapat tersebut merupakan pendapat atau hal baru yang memerlukan diskusi dan penjelasan lebih lengkap lagi. Pasalnya, di dalam negeri, resolusi DK PBB yang disepakati secara bulat oleh 15 negara anggota DK PBB, termasuk Indonesia, pada 25 Maret lalu, itu, dinilai sebagai sebuah bentuk tekanan terhadap Iran.

“Di Indonesia, resolusi itu dinilai bukan uluran tangan untuk dialog, tapi membuka jalan bagi Amerika Serikat lewat DK PBB untuk meningkatkan tekanan ke tingkat yang lebih berat. Kalau Prancis punya pendapat seperti itu (uluran tangan untuk dialog), maka menarik buat saya,” jelas Sekretaris Jenderal International Conference of Islamic Scholars itu.

Mujahidin Cyber

Pendapat tersebut, bagi Doktor Kehormatan bidang Peradaban Islam itu, tidak lebih dari upaya UE untuk menyatakan diri berbeda dengan AS sekalipun pada dasarnya juga khawatir terhadap program nuklir Iran. (rif)

Dari Nu Online: nu.or.id

Mujahidin Cyber Hadits Mujahidin Cyber

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Mujahidin Cyber sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Mujahidin Cyber. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Mujahidin Cyber dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock