Tampilkan postingan dengan label Makam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Makam. Tampilkan semua postingan

Jumat, 09 Maret 2018

Kapolda Berikan Uang Pembinan Untuk Pemenang LSN Zona Lampung

Lampung, Mujahidin Cyber - Pertandingan LSN Regional Sumatera V Zona Lampung resmi dibuka oleh Kepala Kepolisian Daerah Lampung Brigjen Pol Dr Ike Edwin di Lapangan Sepakbola Pahoman Bandar Lampung, Senin (19/9). Brigjen Pol Ike Edwin sangat mengapresiasi LSN Zonal Lampung sebagai langkah baik untuk pembinaan dan pembibitan pesepak bola kalangan pesantren.

"Ini merupakan langkah yang bagus untuk terus menggelorakan sepakbola kepada masyarakat luas," katanya.

Kapolda Berikan Uang Pembinan Untuk Pemenang LSN Zona Lampung (Sumber Gambar : Nu Online)
Kapolda Berikan Uang Pembinan Untuk Pemenang LSN Zona Lampung (Sumber Gambar : Nu Online)

Kapolda Berikan Uang Pembinan Untuk Pemenang LSN Zona Lampung

Untuk itu, Kapolda Lampung Brigjen Pol Ike Edwin mendukung penuh kegiatan Liga Santri Nusantra khususnya di zona Lampung.

Langkah nyata dukungan itu diwujudkan dengan pemberian hadiah uang pembinaan untuk para pemenang untuk LSN Regional Sumatera V Zona Lampung.

Mujahidin Cyber

Juara I akan mendapatkan hadiah uang pembinaan sebesar 5 juta. Juara II sebesar 4 juta. Sedangkan juara III mendapatkan 3 juta rupiah.

Mujahidin Cyber

Pembukaan turnamen yang akan berlangsung hingga 23 September 2016 ini dihadiri Sekretaris LSN 2016 Khoirudin Abbas, Kakanwil Kemenag Lampung, Fokompinda Lampung, serta Ketua KNPI, serta panpel regional Sumatera V Zona Lampung. (Red Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Mujahidin Cyber Makam, Kajian, Fragmen Mujahidin Cyber

Sabtu, 17 Februari 2018

Maksud di Balik Penciptaan Dunia yang Ruwet

? ? ? ? ? ? ? ? ? ?

Maksud di Balik Penciptaan Dunia yang Ruwet (Sumber Gambar : Nu Online)
Maksud di Balik Penciptaan Dunia yang Ruwet (Sumber Gambar : Nu Online)

Maksud di Balik Penciptaan Dunia yang Ruwet

"Allah sengaja menjadikan dunia ini sebagai tempat perubahan dan sumber kekeruhan agar kau tidak terpaut dengannya."

[Syekh Ibnu Athai’illah as-Sakandari, dalam al-Hikam]

Mujahidin Cyber

Mujahidin Cyber

Dari Nu Online: nu.or.id

Mujahidin Cyber Makam Mujahidin Cyber

Senin, 12 Februari 2018

Mengenal Sholeh Mubarok, Duta Santri Banyuwangi 2017

Banyuwangi, Mujahidin Cyber - Rasa syukur dan terima kasih terucap di bibir M Sholeh Mubarok selepas terpilih sebagai juara pertama pemilihan duta kang santri (kategori laki-laki), saat dimintai keterangan Mujahidin Cyber Banyuwangi via telpon, Senin (25/9) pagi.

"Alhamdulillah. Saya bersyukur terutama kepada Allah SWT dan kepada segenap panitia, guru, dan dewan juri pemilihan duta kang dan mbak santri tahun 2017. Karena saya menjadi juara pertama pemilihan duta kang santri," kata Sholeh.

Mengenal Sholeh Mubarok, Duta Santri Banyuwangi 2017 (Sumber Gambar : Nu Online)
Mengenal Sholeh Mubarok, Duta Santri Banyuwangi 2017 (Sumber Gambar : Nu Online)

Mengenal Sholeh Mubarok, Duta Santri Banyuwangi 2017

Santri yang masih menempuh pendidikan di Institut Agama Islam Darussalam ini mengatakan, dengan menjadi juara tahun ini menjadi sebuah tantangan dan spirit untuk menjadi pribadi yang lebih baik.

"Juara kali ini bukan untuk kesombongan, melainkan untuk memacu saya menjadi lebih berprestasi kembali. Menjadi lebih giat untuk belajar di pesantren. Karena di atas langit masih ada langit. Saya siap untuk menjadi yang lebih baik," tutur santri semester tiga, Jurusan Pendidikan Bahasa Arab.

Mujahidin Cyber

Selain itu, menurut Sholeh, segala bentuk takdir dan kelebihan butuh diimbangi dengan nilai-nilai akhlaqul karimah.

Mujahidin Cyber

"Kosong. Jika banyaknya kelebihan dan ilmu yang dimiliki seseorang tanpa dihiasi dengan nilai-nilai akhlaqul karimah. Karena ini saling berkaitan. Tidak dapat dipisahkan. Bukankah akhlaq, perhiasan bagi seseorang yang memiliki ilmu?" tutur santri yang mondok di Pesantren Darussalam, Tegalsari selama empat tahun.

Dalam hal penyampaian manfaat dan keilmuan di masyarakat luas, Sholeh menegaskan butuh wadah organisasi sebagai wasilah.

"Organisasi ideal bagi saya adalah terlibat dalam Nahdlatul Ulama. Karena NU memiliki kelengkapan di setiap lembaga dan badan otonomnya. Juga ditambah organisasi sosial kemasyarakatan ini memiliki basis massa terbesar di Indonesia, bahkan di dunia," jelas santri yang juga aktif dalam organisasi Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU).

Terkait dengan hal yang persiapan materi pelajaran yang dibutuhkan untuk pemilihan duta kang dan mbak santri, Sholeh lebih banyak belajar masalah wawasan kebangsaan, sejarah, dan ke-NUan.

"Firasat saya benar. Ternyata banyak teman-teman santri yang berguguran karena minimnya wawasan kebangsaan, sejarah, dan keorganisasian, khususnya terkait ke-NUan. Ini adalah cambuk bagi santri-santri sudah saatnya untuk bangkit dengan keseimbangan ilmu-ilmu yang kontekstual. Bukan hanya unggul dalam keilmuan khas pesantren," tegasnya.

Hadiah yang diberikan oleh panitia akan digunakan untuk hal-hal kebaikan yang dapat meringankan dan membuat tersenyum kedua orang tuanya.

"Uang pembinaan ini akan saya gunakan untuk melunasi biaya administrasi kuliah yang masih kurang. Saya ingin meringankan beban kedua orang tua saya. Pun sudah waktunya untuk melatih hidup mandiri, tanpa bersandar di balik punggung kedua orang tua," kata Sholeh.

"Semoga ini memberikan kemanfaatan dan keberkahan untuk diri saya dan orang tua menjadi lebih baik ke depannya," harap santri yang berusia 20 tahun ini. (M Sholeh Kurniawan/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Mujahidin Cyber Makam, Santri Mujahidin Cyber

Jumat, 02 Februari 2018

Krisis Rohingya Perpanas Hubungan Bangladesh-Myanmar

Dhaka, Mujahidin Cyber. Kekerasan pemerintah Myanmar atas Rohingya tak hanya memaksa hampir 400.000 ribu etnis minoritas tersebut melakukan eksodus ke negara tetangga, tetapi juga membuat Bangladesh sebagai negeri tujuan pengungsi tertimpa beban. Bangladesh beberapa kali mengecam Myanmar terkait krisis kemanusiaan ini.

Belakangan hubungan keduanya kian panas ketika Bangladesh menuduh Myanmar berulang kali melanggar perbatasan kawasan udara. Bangladesh menilainya sebagai provokasi dan mengancam tentang konsekuensi tertentu bila tindakan itu terulang lagi.

Krisis Rohingya Perpanas Hubungan Bangladesh-Myanmar (Sumber Gambar : Nu Online)
Krisis Rohingya Perpanas Hubungan Bangladesh-Myanmar (Sumber Gambar : Nu Online)

Krisis Rohingya Perpanas Hubungan Bangladesh-Myanmar

Ratusan ribu Muslim Rohingya telah tiba di Bangladesh sejak mereka lari dari serbuan tentara Myanmar yang berdalih telah melakukan perburuan "teroris Bengali". Jumlahnya terus meningkat sejak 25 Agustus lalu. PBB menyebut krisis ini sebagai langkah "pembersihan etnis" oleh Myanmar.

Bangladesh, seperti dilansir Reuters, mengatakan bahwa pesawat tempur dan helikopter Myanmar melanggar kawasan udara sebanyak tiga kali, yakni pada 10, 12 dan 14 September,  dan telah meminta pejabat kedutaan besar Myanmar di Dhaka untuk melakukan komplain.

"Bangladesh menyampaikan keprihatinan mendalam atas pengulangan tindakan provokasi semacam itu dan menuntut agar Myanmar segera melakukan tindakan untuk memastikan bahwa pelanggaran kedaulatan semacam itu tidak terjadi lagi," kata kementerian di Myanmar dalam sebuah pernyataan pada Jumat malam. (Red: Mahbib)

Mujahidin Cyber

Dari Nu Online: nu.or.id

Mujahidin Cyber Quote, Lomba, Makam Mujahidin Cyber

Mujahidin Cyber

Kamis, 11 Januari 2018

Ribuan Pendekar Pagar Nusa Ikuti Apel Setia NKRI

Semarang, Mujahidin Cyber. Lapangan Pancasila Simpang Lima Semarang penuh dengan para pendekar pencak silat Pagar Nusa dari Jawa Tengah dan perwakilan seluruh Indonesia. Dengan berseragam hitam mereka mengikuti kegiatan Apel Akbar Ikrar Setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Ribuan Pendekar Pagar Nusa Ikuti Apel Setia NKRI (Sumber Gambar : Nu Online)
Ribuan Pendekar Pagar Nusa Ikuti Apel Setia NKRI (Sumber Gambar : Nu Online)

Ribuan Pendekar Pagar Nusa Ikuti Apel Setia NKRI

Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Dr H As’ad Said Ali yang menjadi inspektur upacara dalam apel akbar itu memimpin pembacaan ikrar kesetiaan untuk NKRI di hadapan sekitar tiga ribu pendekar.

Di tengah terik panas, As’ad memberikan amanat singkat. “Kita harus berjuang meneruskan perjuangan alim ulama sehingga kita bisa menikmati seperti sekarang ini. Kita harus terus penjaga NKRI agar generasi penerus bisa melanjutkan,” ujarnya.

Mujahidin Cyber

“Kita wajib memperjuangkan Islam dan NKRI. Tidak hanya itu, melindungi kaum minoritas yang tertindas. Juga selalu menjaga ajaran tasamuh (toleran), tawasuth (moderat), tawazun (proporsional) dan i’tidal (konsisten) untuk menjaga NKRI,” tambahnya.

Apel Akbar itu merupakan puncak dari kegiatan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Pencak Silat NU Pagar Nusa yang mengambil tema “Pagar Nusa Menjadi Benteng NKRI dari Ancaman Radikalisme dan Terorisme”. Rapimnas diadakan sejak 26 Maret lalu di Pondok Pesantren Az zuhri Ketileng Semarang.

Mujahidin Cyber

Ketua Pengurus Pusat Pencak Silat NU Pagar Nusa H Aizzuddin Abdurrahman dalam apel akbar itu mengingatkan bahwa NKRI sedang berada dalam ancaman disintegrasi yang disulut oleh kelompok radikal terutama ISIS yang mulai menjalar ke Indonesia.

“Sebagai bagian dalam upaya pencegahan kita harus selalu awas dan waspada terhadap keadaan sekitar dan lingkungan tempat kita tinggal. ISIS juga telah merusak akidah dan nasionalisme yang telah tumbuh subur dalam jiwa warga kita,” kata Gus Aiz, panggilan akrab Aizzuddin Abdurrahman.

Ditambahkan, Pagar Nusa merupakan bagian pagarnya NU dan bangsa Indonesia. Pagar Nusa akan menjaga pesantren, kiai dan ulama, serta dengan segenap jiwa dan raga akan selalu menjaga dan mempertahankan keutuhan NKRI.

“Kita harus bermitra dengan pemerintah, karena ini menjadi tanggung jawab kita bersama TNI dan Polri. Kita mewarisi ajaran yang dibawa walisongo dalam mendakwahkan Islam dengan santun, amar ma’ruf bil ma’ruf mengajak kepada Islam dengan cara yang baik, tidak berbuat kekerasan dalam mengajak Islam,” katanya dalam apel akbar yang dihadiri petinggi TNI dan Polri. (M. Zulfa/Anam)

Dari Nu Online: nu.or.id

Mujahidin Cyber Makam, Cerita, Berita Mujahidin Cyber

Kamis, 28 Desember 2017

NU Way Kanan Luncurkan Kartu Komunitas Desa

Way Kanan,Mujahidin Cyber. Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Way Kanan bekerja sama dengan Indosat Ooredoo Cabang Way Kanan meluncurkan Kartu Komunitas Desa di sekretariat gedung PCNU Way Kanan Rabu (29/6).

Dalam kesempatan tersebut Ketua PCNU Way Kanan KH Nurhuda mengatakan bahwa kemandirian ekonomi warga nahdliyin perlu ditingkatkan dengan berbagai upaya agar kesejahteraan dapat terwujud.

NU Way Kanan Luncurkan Kartu Komunitas Desa (Sumber Gambar : Nu Online)
NU Way Kanan Luncurkan Kartu Komunitas Desa (Sumber Gambar : Nu Online)

NU Way Kanan Luncurkan Kartu Komunitas Desa

“Melalui program Kartu Komunitas Desa ini akan banyak membantu warga nahdliyin yang terlibat didalamnya baik sebagai agen maupun sebagai tenaga marketing,” ujarnya.

Mujahidin Cyber

Nantinya hasil penjualan atau pun jasa yang dilakukan melalui outlet-outlet, NU mendapatkan royalti atas keuntungan yang didapat. Ini merupakan suatu trobosan nyata untuk warga nu khususnya dan umumnya masyarakat Way Kanan.

Sementara itu bupati Way Kanan H. Raden Adipati Surya mengapresiasi langkah kongret yang dilakukan pengurus NU Way Kanan. Dirinya berharap ke depan ada lagi inovasi yang bisa dikembangkan untuk mensejahterakan warga NU dan masyarakat Way Kanan.

Mujahidin Cyber

“Saya akan membuka pintu selebar-lebarnya apabila ada gagasan yang dapat berguna untuk kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Menurut Kepala Cabang Indosat Ooredoo Way Kanan H. Ali Murtadho bahwa pihaknya bersama NU Way Kanan meluncurkan Kartu Komunitas Desa, satu akses beragam layanan yang saat ini telah berdiri 1 kantor cabang dan 11 outlet yang tersebar di masing-masing kecamatan.

Kartu Komunitas Desa, satu akses beragam layanan mempunyai program untuk transaksi online berbagai jenis pembayaran, di antaranya pembayaran listrik, transfer, pembayaran listrik,token, PDAM, Telpon, TV berlangganan, BPJS dan penjualan paket data maupun pulsa.

“Keuntungan kerja sama ini yakni untuk nu akan mendapatkan royalti yang dapat digunakan untuk operasional dan kegiatan-kegiatan NU lainnya,” pungkasnya. (Heri Amanudin/Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Mujahidin Cyber Humor Islam, Budaya, Makam Mujahidin Cyber

Senin, 25 Desember 2017

Audiensi dengan Pangdam, NU Aceh Ingatkan Radikalisme ISIS

Banda Aceh, Mujahidin Cyber. PWNU dan Panitia Konferensi Wilayah XIII NU Provinsi NAD melakukan audiensi dengan Panglima Kodam (Pangdam) Iskandar Muda, Mayjen TNI Agus Kriswanto, Kamis (19/3) lalu, di Banda Aceh. Kegiatan tersebut merupakan salah satu agenda Konferwil XIII NU Aceh untuk bersilaturrahmi dengan Gubernur, Wakil Gubernur, Panglima Kodam, dan Kapolda.

Audiensi dengan Pangdam, NU Aceh Ingatkan Radikalisme ISIS (Sumber Gambar : Nu Online)
Audiensi dengan Pangdam, NU Aceh Ingatkan Radikalisme ISIS (Sumber Gambar : Nu Online)

Audiensi dengan Pangdam, NU Aceh Ingatkan Radikalisme ISIS

Dalam kesempatan itu Ketua PWNU Aceh, Tgk H Faisal Ali mengingatkan gerakan ISIS yang sudah berkembang dan ini jelas-jelas bertentangan dengan Pancasila, Negara Kesatuan Republik Indonesia, Bhinneka Tunggal Ika, dan UUD 1945.

“NKRI merupakan amal jariyah dari para pendahulu. wajib bagi kami dari NU untuk melestarikan dan mengembangkan kejayaanya,” tegas Pimpinan Pondok Pesatren/Dayah Mahyal Ulum Al Aziziyah – Sibreh ini.

Mujahidin Cyber

Adapun mengenai gerakan Islam radikal, ia meminta agar semua pihak konsentrasi pada pembekalan pemahaman terhadap semua lapisan masyarakat. Sebab, bibit-bibit munculnya radikalisme yang mengatasnamakan agama Islam justru datang dari orang-orang yang kurang paham terhadap ajaran agama Islam secara utuh.

"Semangat memperjuangkan Islamnya tinggi, namun pemahaman akan syariatnya nol. Maka inilah yang menjadi penyebab mudah terpengaruhnya sebagian masyarakat terhadap hal-hal negatif," ujarnya.

Mujahidin Cyber

Disamping itu Asnawi M. Amin, S.Ag, Sekretaris Tanfidziyah PWNU Aceh dalam kesempatan itu juga menegaskan, kesanggupan NU Aceh untuk membantu pemerintah serta TNI dan POLRI untuk menciptakan suasana damai, mewujudkan keberadaan Islam yang rahmatan lil alamin. "NKRI harga mati bagi kami," ujarnya.

Panglima Kodam Iskandar Muda Mayjen TNI Agus Kriswanto mengaku senang NU sudah mengingatkan. “Jadi TNI bisa lebih hati-hati dalam menerima tamu dan undangan yang di tujukan pada TNI dan bisa menjaga lebih aman, tentram dan sejahtera bumi serambi Mekkah ini,” katanya.

Tampak hadir pada acara audiensi diantaranya Wakil Ketua SC yang juga sekaligus wakil sekretaris Tanfidziyah PWNU Aceh Tgk Akmal Abzal, S.HI, Sekretaris SC, Aceh Hardono Asnawy, Sekretaris OC, Ismi Amran dan Koordinator di bidang Sekretariatan dan perlengkapan, Indra Kariadi.?

Selain itu, Tgk Faisal secara langsung mengundang Panglima Kodam untuk dapat hadir pada pembukaan Konferwil NU XIII pada tanggal 17-19 April 2015 di Asrama Haji Banda Aceh yang akan di buka langsung oleh Ketua Umum PBNU. "Insya Allah akan di buka langsung oleh Ketua PBNU Prof. Dr. KH. Said Aqil Siroj, MA dan akan menghadirkan sejumlah Tokoh Nasional," tuturnya kepada Pangdam Iskandar Muda. (Indra/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Mujahidin Cyber Makam Mujahidin Cyber

Rabu, 20 Desember 2017

Pemuda Penting Hidupkan Kembali Peran dan Fungsi Masjid

Makassar, Mujahidin Cyber. Lembaga Takmir Masjid Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LTM-PBNU) menggandeng Pengurus Cabang NU Kota Makassar,  mengadakan Pelatihan Pemuda Pelopor Tahun 2017 Provinsi Sulawesi Selatan, di Aula Masjid Syura, Jl. Sunu 3 Makassar, Senin (4/12).

Pelatihan ini dihadiri oleh beberapa organisasi banom NU dan pemuda remaja masjid mengangkat tema Revitalisasi Peran dan Fungsi Masjid sebagai Benteng Kedaulatan dan Pemakmuran NKRI.

"Kegiatan ini diikuti oleh 100 orang peserta yang berasal dari berbagai organisasi kepemudaan, seperti Ansor, IPNU, IPPNU,  dan Fatayat serta remaja-remaja masjid se Kota Makassar," ungkap Ketua Panitia, Hasnawi Makkatutu saat menyampaikan laporannya.

Pemuda Penting Hidupkan Kembali Peran dan Fungsi Masjid (Sumber Gambar : Nu Online)
Pemuda Penting Hidupkan Kembali Peran dan Fungsi Masjid (Sumber Gambar : Nu Online)

Pemuda Penting Hidupkan Kembali Peran dan Fungsi Masjid

Ketua PCNU Makassar yang juga Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulawesi Selatan, H. Abd Wahid Thahir, yang membuka acara tersebut dalam sambutannya mengungkapkan, revitalisasi artinya menghidupkan kembali. Menurutnya pemuda saat ini mulai mati dalam menjaga kedaulatan dan memakmurkan NKRI.

"Dengan adanya kegiatan ini merupakan sebuah bentuk keprihatinan terhadap masjid dan remaja masjid serta pemuda sekarang ini yang ada, di mana remaja masjid sekarang ini banyak melakukan kajian-kajian di luar dari konsep Ahlussunnah wal jamaah atau paham paham yang merongrong kedaulatan NKRI," ujarnya.

Acara pembukaan ini ditutup dengan doa oleh Wakil Rais Syuriah PCNU Makassar, KH Abdul Mutthalib A. (Shaifullah Rusmin/Kendi Setiawan)

Mujahidin Cyber

Dari Nu Online: nu.or.id

Mujahidin Cyber

Mujahidin Cyber Kiai, Pahlawan, Makam Mujahidin Cyber

Pesan Kemerdekaan Ketua Umum PBNU

Jakarta, Mujahidin Cyber. Hari Ulang Tahun (HUT) ke-72 Republik Indonesia (RI) diperingati dengan meriah dan suka cita di seluruh penjuru tanah air. Bangsa Indonesia mengekspresikan rasa syukur hari kemerdekaan dengan berbagai bentuk.

Rasa syukur ini yang ditekankan oleh Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siroj dalam memperingati HUT RI. Kiai Said memberi pesan bahwa sudah sepatutnya hari kemerdekaan disambut dengan penuh rasa syukur dan gembira.

Pesan Kemerdekaan Ketua Umum PBNU (Sumber Gambar : Nu Online)
Pesan Kemerdekaan Ketua Umum PBNU (Sumber Gambar : Nu Online)

Pesan Kemerdekaan Ketua Umum PBNU

“Mari menyambut hari kemerdekaan dengan penuh rasa syukur dan gembira dengan tetap menyongsong masa depan yang lebih sukses dan bermartabat,” ujar Kiai Said, Kamis (17/8) di Jakarta.

Pengasuh Pondok Pesantren Al-Tsaqafah Ciganjur, Jakarta Selatan ini menilai, arti kemerdekaan tidak hanya merdeka secara politik dan geografis, tetapi rakyat Indonesia juga harus merdeka dari sisi ekonomi, budaya, pendidikan, pertahanan, dan lain-lain dengan tetap berupaya mewujudkan keadilan sosial.

Kiai kelahiran Kempek, Cirebon, Jawa Barat ini juga mengajak kepada seluruh bangsa Indonesia agar merawat kemerdekaan dengan penuh semangat dan komitmen tinggi untuk mewujudkan Indonesia yang maju dan jaya.

Mujahidin Cyber

Tidak lupa Kiai Said juga mengingatkan tantangan Indonesia yang menurutnya tidak mudah di era keterbukaan informasi saat ini.

“Upaya menjaga keutuhan bangsa dan negara mendapat tantangan yang tidak mudah karena tidak jarang tujuan-tujuan mulia dalam merawat negara kerap dibenturkan oleh kelompok-kelompok tertentu untuk memecah belah bangsa,” tandas Guru Besar Ilmu Tasawuf ini. (Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Mujahidin Cyber

Mujahidin Cyber Kajian Islam, Makam, Bahtsul Masail Mujahidin Cyber

Senin, 18 Desember 2017

Muslimat Udanawu Santuni Ratusan Yatim Piatu

Blitar, Mujahidin Cyber. Bulan Muharam dianjurkan bagi umat Islam untuk menyantuni anak yatim dan fakir miskin. Anjuran itu selalu dijalankan oleh Pimpinan Muslimat NU Kabupaten Blitar, khususya PAC Muslimat NU Udanawu.

Muslimat Udanawu Santuni Ratusan Yatim Piatu (Sumber Gambar : Nu Online)
Muslimat Udanawu Santuni Ratusan Yatim Piatu (Sumber Gambar : Nu Online)

Muslimat Udanawu Santuni Ratusan Yatim Piatu

Rabu (3/11) kemarin, sekitar 420 anak yatim dan 174 manula disantuni pada acara yang berlangsung di kator MWCNU Kecamatan Udanawu. Kegiatan rutin tahunan itu diselenggarakan Muslimat NU melalui Yayasan Budi Mulia yang bergerak dalam bidang menyantuni anak Yatim.

“Yayasan ini berdiri sejak tahun 1996 lalu. Dan setiap tahun menyantuni anak yatim dan manula,’’ kata Ketua PAC Muslimat NU Udanawu, Hj Kumilaila Rahayu Sutrisno kepada Mujahidin Cyber.

Mujahidin Cyber

Jumlah yang disantuni, lanjut Hj Yayuk panggilan akrabnya, setiap tahun terus bertambah. Pada awal aktifitas panitia hanya menyantuni puluhan anak yatim dan manula. Namun dari tahun ke tahun terus meningkat jumlahnya menjadi ratusan. “ Memang selama ini kami masih mengelola anak yatim non panti. Baru setelah ini kami berfikir untuk mendirikan panti,’’ katanya.

Acara santunan yang dihadiri pejabat dari Dinas Sosial Kabupaten Blitar dan Dinas Kesejahteraan Masyarakat Kabupaten Blitar serta pejabat Muspika Udanawu itu diisi berbagai atraksi dan mauidhoh hasanah.

Mujahidin Cyber

Pada pra acara diisi oleh penampilan murid-murid TK Al-Hidayah se Kecamatan Udanawu milik Muslimat NU. Selain itu juga diisi oleh paduan suara anggota Guru TK Muslimat NU.

Ketua PC Muslimat NU Kabupaten Blitar, HJ Masluchi juga member arahan pada acara tersebut. Sedangkan mauidhohtun hassanah di sampaikan oleh KH Syachuddin Rohaman dan Mangunan Blitar. (Imam Kusnin/Anam)

Dari Nu Online: nu.or.id

Mujahidin Cyber Makam Mujahidin Cyber

Rabu, 13 Desember 2017

Peringati Hari Santri 2017, Sako Maarif Pringsewu Gelar Perkemahan

Pringsewu, Mujahidin Cyber - Satu Hati, Satu Janji Pramuka Maarif Terwujud Dalam Satya Dharma Bhakti. Inilah tema besar yang diangkat Satuan Komunitas (Sako) Pramuka Maarif Kabupaten Pringsewu dalam Kegiatan Perkemahan Maarif Cabang (Permacab) dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2017.

Ketua Sako Maarif Pringsewu Mustangin menjelaskan Permacab yang akan digelar ketiga kalinya ini akan digelar di Kompleks Gedung NU Pringsewu selama 3 hari mulai 20 sampai dengan 22 Oktober 2017.

Peringati Hari Santri 2017, Sako Maarif Pringsewu Gelar Perkemahan (Sumber Gambar : Nu Online)
Peringati Hari Santri 2017, Sako Maarif Pringsewu Gelar Perkemahan (Sumber Gambar : Nu Online)

Peringati Hari Santri 2017, Sako Maarif Pringsewu Gelar Perkemahan

"Permacab III akan diikuti oleh Pramuka Penggalang dan Penegak dari Madrasah dan Sekolah di Kabupaten Pringsewu dengan masing-masing mengirimkan 1 regu putera dan 1 regu puteri dengan setiap regu terdiri dari 8 orang," jelasnya setelah Rapat Panitia Kegiatan di Gedung NU, Ahad (8/10).

Mujahidin Cyber

Selain memperingati HSN 2017, perkemahan ini diharapkan mampu meningkatkan apresiasi kaum muda terhadap gerakan pramuka. "Kita menginginkan Pramuka Sako Maarif mengembangkan nilai-nilai Sesosif yaitu spiritual, emosional, sosial, intelektual dan fisikal," harapnya.

Dalam kegiatan tersebut tuturnya, akan digelar berbagai kegiatan dan lomba di antaranya lomba pionering, MTQ, tahlil, pidato, baris berbaris dan hadrah.

Mujahidin Cyber

"Puncak acara ini akan ditutup dalam upacara peringatan HSN yang akan dilaksanakan di Pendopo Kabupaten Pringsewu sekaligus pengumuman pemenang perlombaan," jelasnya.

Permacab kali ini menurutnya juga merupakan ajang persiapan dan seleksi bagi pramuka Pringsewu untuk menghadapi Perkemahan Wirakarya Maarif Nasional (Perwimanas) 2018 yang akan dilaksanakan di Provinsi Lampung.

"Lampung akan menjadi tuan rumah Perwimanas 2018. Untuk dikabupaten mananya masih dalam proses penentuan. Kalaupun nantinya ditempatkan di Kabupaten Pringsewu, Insyaallah kami siap," tegasnya. (Muhammad Faizin/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Mujahidin Cyber Kiai, Makam, Pondok Pesantren Mujahidin Cyber

Selasa, 12 Desember 2017

Kiai Ma’ruf Amin: Inovasi Fiqih Ekonomi Syariah Terbuka Lebar

Tangsel, Mujahidin Cyber - Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Mar’uf Amin mengatakan, pembahasan tentang ekonomi yang ada dalam kitab-kitan fiqih klasik banyak yang tidak bisa diterapkan begitu saja pada saat ini. Oleh karena itu, penggalian hukum Islam dalam bidang ekonomi syariah sangatlah terbuka luas.

“Ekonomi syariah yang saat ini berkembang berbeda dengan praktik ekonomi di era sebelumnya,” kata Kiai Mar’uf saat memberikan sambutan kunci dalam acara seminar nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah dengan tema “Tantangan dan Peluang Pasar Keuangan Syariah di Indonesia” di Kampus II UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Ciputat, Rabu (17/5).

Kiai Ma’ruf Amin: Inovasi Fiqih Ekonomi Syariah Terbuka Lebar (Sumber Gambar : Nu Online)
Kiai Ma’ruf Amin: Inovasi Fiqih Ekonomi Syariah Terbuka Lebar (Sumber Gambar : Nu Online)

Kiai Ma’ruf Amin: Inovasi Fiqih Ekonomi Syariah Terbuka Lebar

Rais ‘Aam PBNU itu menambahkan, anggapan bahwa kepatuhan terhadap aspek syariah di dalam fiqih menjadi penghambat dalam mengembangkan ekonomi syariah tidaklah sepenuhnya benar. Anggapan itu bisa benar jika fiqih dimunculkan dengan wajah yang kaku, sangat membatasi, dan statis.

Mujahidin Cyber

“Namun apabila fiqih ditampilkan dengan wajah yang sesungguhnya, yaitu fiqih yang memiliki watak yang sangat fleksibel, tidak memberatkan, dan memberikan solusi, maka anggapan orang yang mengatakan fiqih sebagai penghambat laju permbuhan ekonomi syariah tersebut sangatlah tidak tepat,” urainya.

Mujahidin Cyber

Pada dasarnya, jelas Kiai Ma’ruf, hukum pokok dalam fiqih muamalah adalah boleh sampai ada dalil yang mengharamkannya. Dengan demikian, ijtihad atau inovasi-inovasi dalam dalam merumuskan hukum Islam terkait dengan ekonomi syariah sangat terbuka lebar. (Muchlishon Rochmat/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Mujahidin Cyber Kajian, Makam, Humor Islam Mujahidin Cyber

Minggu, 10 Desember 2017

Guru Besar UIN Nilai, Karakterisasi Islam Sudah Ada Sejak Dulu

Jakarta, Mujahidin Cyber



Prof Masykuri Abdillah, Direktur Pascasarjana UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menilai bahwa istilah-istilah untuk karakterisasi Islam sudah ada sejak dahulu kala. Menurutnya, ada karakterisasi yang diambil dari nama tokohnya walaupun tokoh tersebut tidak mendeklarasikan diri seperti mazhab Hanafi (yang dirujukkan dengan Imam Hanafi), mazhab Maliki (yang dirujukkan dengan Imam Maliki), mazhab Syafi’i (yang dirujukkan dengan Syafi’i), dan mazhab Hambali (yang dirujukkan dengan Imam Ahmad bin Hambal).?

Guru Besar UIN Nilai, Karakterisasi Islam Sudah Ada Sejak Dulu (Sumber Gambar : Nu Online)
Guru Besar UIN Nilai, Karakterisasi Islam Sudah Ada Sejak Dulu (Sumber Gambar : Nu Online)

Guru Besar UIN Nilai, Karakterisasi Islam Sudah Ada Sejak Dulu

“Namun juga ada yang menggunakan nama tokoh, tetapi tidak diterima oleh para pengikutnya misalnya Abdullah bin Abdul Wahab yang kemudian disebut Wahabi. Itu pengikutnya tidak mau disebut dengan Wahabi dan mereka lebih setuju dengan menggunakan istilah Salafi karena (istilah Wahabi) itu syirik,” jelasnya.

Hal tersebut disampaikan Prof Masykuri saat memberikan sambutan pada acara seminar internasional Islam Nusantara to World Civilization di Aula Harun Nasution UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Ciputat, Senin, (11/4) siang.

Selain diambil dari nama tokoh, lanjut Prof Masykuri, ada juga istilah karakterisasi yang diambil dari Al-Qur’an dan Hadist seperti Islam Wasatiyyah, Islam Rahmatal lil ‘Alamin, Islam Sunni, Islam Syiah.?

Mujahidin Cyber

“Ada juga sekarang (istilah karakterisasi Islam yang diambil) dari negara, ini Islam Nusantara. ini satu-satunya (karakterisasi) Islam yang menggunakan istilah negara,” paparnya. ?

Islam Nusantara untuk Peradaban Dunia

Prof Masykuri menjelaskan bahwa istilah Islam Nusantara itu sudah lama dibahas tetapi tidak ada perdebatan, namun baru sekarang lah istilah ini menjadi bahan perdebatan dan dibahas secara mendalam. Ia menjelaskan bahwa hadirnya Islam Nusantara adalah sebagai upaya untuk meneguhkan kembali karakteristik Islam yang ada di Nusantara dan yang tidak dimiliki oleh Islam di negara lain.

“Nusantara itu bukan hanya Indonesia, tapi Melayu termasuk Malaysia, Brunei, bahkan Filipina,” tegas Prof Masykuri.

Mujahidin Cyber

Direktur Pascasarjana UIN Jakarta tersebut mengajak umat Islam untuk memahami agama dan teks-teks agama secara menyeluruh dan menghargai perbedaan agar tidak memiliki pandangan dan tindakan yang ekstrim. ? ? ? ?

Sementara itu, Zainul Milal Bizawie penulis buku Masterpiece Islam Nusantara menjelaskan bahwa istilah Islam Nusantara itu merupakan hal yang penting sebagai citra Islam yang damai, toleran dan moderat. “Ini (Islam Nusantara) bukan sebagai Islam yang baru, bukan sebagai mazhab yang baru, tapi ini hanya sebatas identitas saja bahwa Islam di Indonesia ini berbeda,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Zainul Milal mencontohkan bahwa ketika orang Barat mendengar kata “Islam”, maka yang ada dalam bayangan orang Barat tersebut adalah peperangan yang ada di Timur Tengah, terorisme, dan radikalisme.?

“Ada orang Islam, tapi dimana. Itu penting sekali karena itu akan membuat pihak yang lain (memiliki pandangan yang) moderat kepada kita. Ketika mereka mendengar Islam Nusantara, Insyaallah mereka akan bersahabat dengan kita karena terkenal toleransi dan kemoderatannya,” terang Zainul.

Selain Zainul Milal Bizawie, yang menjadi narasumber acara seminar internasional ini adalah James B. Hoesterey (peneliti Emory University USA) dan Brian Lee (peneliti Heavenly Culture). (Muchlishon Rochmat/Mukafi Niam)?

Dari Nu Online: nu.or.id

Mujahidin Cyber Makam, Fragmen Mujahidin Cyber

Selasa, 05 Desember 2017

Penelitian: Malaria Sudah Ada Sejak Zaman Kekaisaran Romawi

Miami, Mujahidin Cyber. Para peneliti mengungkapkan analisis DNA gigi berusia 2.000 tahun yang digali dari satu kuburan di Italia menunjukkan bukti kuat bahwa malaria sudah ada selama Kekaisaran Romawi.

Temuan itu berdasarkan pada DNA mitokondria - materi genetik yang diturunkan dari ibu seseorang - yang diambil dari gigi milik 58 orang dewasa dan 10 anak-anak di tiga pemakaman Italia yang sudah ada sejak periode kekaisaran menurut para peneliti dalam laporan mereka di Jurnal Current Biology.

Penelitian: Malaria Sudah Ada Sejak Zaman Kekaisaran Romawi (Sumber Gambar : Nu Online)
Penelitian: Malaria Sudah Ada Sejak Zaman Kekaisaran Romawi (Sumber Gambar : Nu Online)

Penelitian: Malaria Sudah Ada Sejak Zaman Kekaisaran Romawi

Dua di antara jasad orang dewasa di kuburan itu, yang sudah ada sejak abad ke-1 dan ke-3, ditemukan memiliki bukti genom adanya malaria. Khususnya, itu adalah jenis parasit Plasmodium Falciparum yang menyebabkan malaria saat ini menurut para peneliti, Senin (5/12).

"Ada bukti tertulis panjang yang menggambarkan demam seperti malaria di zaman Yunani kuno dan Romawi, tetapi spesies malaria tertentu yang menyebabkan demam itu tidak diketahui," kata Stephanie Marciniak dari Pennsylvania State University.

Mujahidin Cyber

"Data kami menegaskan bahwa spesies tersebut kemungkinan Plasmodium Falciparum, dan parasit itu memengaruhi orang-orang di lingkungan ekologi dan budaya yang berbeda," katanya sebagaimana dikutip kantor berita AFP.

Malaria saat ini telah menewaskan hampir 450.000 orang setiap tahun, sebagian besar anak-anak berusia di bawah lima tahun. Para peneliti masih belum tahu seberapa besar kasus malaria yang pernah terjadi di Kekaisaran Romawi, termasuk apakah itu penyakit alami atau kasus impor sporadis.

Mujahidin Cyber

Bukti DNA pertama terkait malaria di Romawi Kuno dideteksi pada 2001 pada kerangka anak yang menurut perkiraan berusia 1.500 tahun. Studi terkini menunjukkan malaria menyebar lebih luas dari yang diketahui sebelumnya.

"Malaria tampaknya patogen bersejarah bermakna yang menyebabkan banyak kematian di Romawi Kuno," kata penulis hasil studi Hendrik Poinar, Direktur Ancient DNA Centre pada McMaster University. (Antara/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Mujahidin Cyber PonPes, Internasional, Makam Mujahidin Cyber

Pentingnya Legalitas Aset Tanah Wakaf Bagi Kemaslahatan Ummat

Pringsewu, Mujahidin Cyber. Aset-aset wakaf khususnya tanah di kalangan warga NU sangatlah banyak. Hal ini harus dikelola dan digunakan dengan semaksimal mungkin. Pengelolaan yang maksimal dari segala aspek akan mendapatkan manfaat luar biasa bagi kemaslahatan ummat.





Pentingnya Legalitas Aset Tanah Wakaf Bagi Kemaslahatan Ummat (Sumber Gambar : Nu Online)
Pentingnya Legalitas Aset Tanah Wakaf Bagi Kemaslahatan Ummat (Sumber Gambar : Nu Online)

Pentingnya Legalitas Aset Tanah Wakaf Bagi Kemaslahatan Ummat

Hal ini disampaikan Ketua Lembaga Wakaf dan Pertanahan Nahdlatul Ulama Provinsi Lampung H. Reza Berawi saat menjadi narasumber dalam Seminar Sertifikasi Tanah Wakaf yang di gelar PCNU Pringsewu, dalam rangka peluncuran kegiatan Pra Harlah NU ke-93, Minggu (21/02).

Meski demikian, permasalahan yang sering terjadi di tengah masyarakat adalah legalitas dari tanah wakaf itu sendiri. "Banyak tanah wakaf yang pada akhirnya beralih fungsi dari tujuan awal dikarenakan legalitas dari tanah wakaf tersebut tidak terpenuhi," kata Notaris di Kabupaten Pringsewu ini.

Mujahidin Cyber

Reza menambahkan, banyak para wakif dulu menyerahkan aset tanahnya agar digunakan untuk kemaslahatan agama namun akhirnya dimanfaatkan oleh orang untuk kepentingan lainnya disebabkan lemahnya legalitas.

"Dulu orientasi para waqif sangat ikhlas dan mulia untuk mendapatkan pahala dengan tidak begitu berfikir tentang legalitas wakaf ," jelas Reza yang juga Ketua Wilayah Pejabat Pembuat Akta Tanah Provinsi Lampung.

Reza juga mengingatkan kepada warga NU khususnya di Kabupaten Pringsewu yang akan mewakafkan tanahnya agar memperhatikan Ikrar wakaf. "Ikrar wakaf merupakan titik konsentrasi. Jangan hanya mewakafkan tanah dengan ikrar yang tidak jelas. Istilahnya tangan kanan ke depan tangan kiri ke belakang," tegasnya.

Menurutnya, penting untuk diperhatikan semisal ada yang hendak mewakafkan tanah untuk dibangun masjid agar dicantumkan dalam ikrar bentuk ibadah yang dilakukan di masjid tersebut. Karena banyak terjadi aset wakaf masjid warga NU yang awalnya menggunakan Ibadah ala ahlussunnah wal Jamaah seiring waktu berjalan diubah dengan model lainnya dikarenakan tidak tercantum dalam ikrar.

Mujahidin Cyber

Ketua PCNU Pringsewu H. Taufiqurrohim mengatakan kegiatan ini diharapkan dapat memicu warga ataupun yayasan NU di Kabupaten Pringsewu yang memiliki aset wakaf namun secara legalitas belum terpenuhi agar dapat mengurus aset akhiratnya tersebut.

"Jangan sampai terjadi Aset wakaf warga NU baik perorangan maupun kelembagaan lambat laun hilang ataupun beralih kepemilikan ataupun kepengurusannya, yang pada akhirnya dimanfaatkan oleh orang lain untuk kepentingan kelompoknya," ujar Taufiq. (Muhammad Faizin/Zunus)

Dari Nu Online: nu.or.id

Mujahidin Cyber Makam Mujahidin Cyber

Minggu, 03 Desember 2017

KH Maulana Kamal Yusuf, Sosok Pembelajar Sepanjang Hayat

Jakarta, Mujahidin Cyber

KH Maulana Kamal Yusuf, lahir Paseban Timur, Jakarta Pusat, 25 April 1949. Ayahnya, KH Muhammad Yusuf bin Adlin, seorang qori yang sering tampil di RRI Jakarta dan Istana Merdeka pada masa pemerintahan Presiden Soekarno. Ibunya Hj Siti Rohmah adalah putri H Thabbrani, seorang ulama terkenal pada masanya, atau yang dikenal dengan nama Muallimin Thabbrani Paseban.

KH Maulana Kamal Yusuf, Sosok Pembelajar Sepanjang Hayat (Sumber Gambar : Nu Online)
KH Maulana Kamal Yusuf, Sosok Pembelajar Sepanjang Hayat (Sumber Gambar : Nu Online)

KH Maulana Kamal Yusuf, Sosok Pembelajar Sepanjang Hayat

KH Maulana Kamal Yusuf, menempuh pendidikan dasar di Perguruan Rakyat. Mulai tahun 1962, ia belajar di Pondok Pesantren Gontor, Jawa Timur, tetapi tidak sampai selesai karena memilih kembali ke Jakarta tahun 1965. Waktu itu orangtuanya khawatir setelah peristiwa 1965. 

Sekembalinya ke Jakarta dan menamatkan pendidikan SMA, ia menempuh pendidikan D3 Jurusan Usluhuddin di Universitas Ibnu Khaldun Jakarta yang saat ini tempatnya beralih menjadi Plaza Atrium, Senen. 

KH Maulana Kamal Yusuf adalah sosok ulama yang tidak pernah berhenti belajar. Rais Syuriyah PWNU DKI Jakarta periode 2011-2016 ini pernah menjadi santri dari Syekh KH Muhadjirin Amsar Ad-Darry, seorang ulama Betawi ahli Falak, pendiri dan pimpinan Pondok Pesantren An-Nida Al-Islam, Bekasi. 

Mujahidin Cyber

Setelah Muallim Thabbrani Paseban wafat, KH Maulana Kamal Yusuf meneruskan pengajian yang dirintis sejak tahun 1930 tersebut. Puluhan kitab peninggalan para ulama terdahulu dikaji di majelis yang berlokasi di Masjid Jami An-Nur, Paseban, Jakarta Pusat. 

Selain di Masjid Jami An-Nur Paseban, kiai yang pernah menjadi anggota GP Ansor pada tahun 1969 ini, juga mengisi pengajian di berbagai tempat. Saat ini, ada sekitar empat puluh tempat pengajian per pekan yang ia mengisi sebagai penceramahnya, termasuk di Masjid Universitas Indonesia, Salemba. 

Mujahidin Cyber

Terhadap golongan di luar NU yang terkesan bersikap keras, ia menyikapi bahwa bila memang hal yang disampaikan tersebut adalah kebenaran, memang seharusnya disampaikan dengan tegas. Apalagi di Jakarta ini, bila memerintahkan sesuatu  harus konkret. 

“Kalau tidak menegaskan sesuatu dengan jelas, masyarakat akan kurang mengerti,” terangnya.

Kiai yang sewaktu muda menggemari berbagai macam olahraga seperti sepak bola, bola voli, bulu tangkis, lempar lembing, bahkan atletik dan sekarang masih suka jalan kaki ini sempat menjadi Dewan Penasihat MUI DKI Jakarta, tetapi memilih mundur dari jabatannya pada 2015.

Kepada anak muda NU, ia mengharapkan agar tetap menjaga ajaran NU seperti yang dicetuskan oleh pendirinya yaitu KH Hasyim Asy’ari. Oleh karena itu dalam ta’lim yang ia sampaikan terutama di hadapan generasi muda, ia mengupas ajaran Aswaja dengan cara yang mudah diterima dengan mendasarkan diri pada kitab-kitab karya ulama klasik. (Kendi Setiawan/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Mujahidin Cyber Makam Mujahidin Cyber

Penuhi Kebutuhan Pendidikan Islam, NU Dirikan Madrasah di Paniai Papua

Jakarta, Mujahidin Cyber. Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Paniai tengah membangun madrasah di daerah setempat untuk memenuhi kebutuhan pendidikan agama Islam di kawasan pedalaman ini. Usaha tersebut ditandai dengan koordnasi antara PCNU Paniai dan PBNU.

Penuhi Kebutuhan Pendidikan Islam, NU Dirikan Madrasah di Paniai Papua (Sumber Gambar : Nu Online)
Penuhi Kebutuhan Pendidikan Islam, NU Dirikan Madrasah di Paniai Papua (Sumber Gambar : Nu Online)

Penuhi Kebutuhan Pendidikan Islam, NU Dirikan Madrasah di Paniai Papua

Senin (27/7), rombongan PCNU Paniai bertandang ke Jakarta untuk berkoordinasi dengan jajaran Pengurus Pusat Lembaga Pendidikan Maarif NU. Sebelumnya, Sabtu, mereka bertemu Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj, didampingi Bendahara Umum PBNU Bina Suhendra serta Ketua Pengurus Pusat Lembaga Pendidikan Maarif H Arifin Junaidi.

Menurut Ketua PCNU Paniai Shodiqin, ketersediaan lembaga pendidikan agama Islam di Papua sangat terbatas. Dalam kondisi ini, cabang NU yang baru menerima Surat Keputusan (SK) pada Desember lalu ini ingin berkontribusi nyata membantu pemerintah dalam bidang pendidikan.

Mujahidin Cyber

“Maka PCNU Kabupaten Paniai beriktikad kuat untuk dapat mendirikan satuan pendidikan Islam yang bernaung di bawah NU," ujarnya.

Mujahidin Cyber

Sekertaris PC LP Ma’arif NU Kabupaten Paniai Ahamd Syaiful Mujib menambahkan, ke depan pihaknya akan mendirikan madrasah ibtidaiyah yang bernaung di LP Maarif NU dengan tentap menyelngarakan pendidikan nonformal seperti TPQ dan Madin berbadan Hukum NU.

Pertemuan yang dilakukan di ruang kerja ketua umum PBNU berlangsung hangat. Kang Said, sapaan akrab KH Said Aqil Siroj, menyampaikan keinginannya untuk datang ke Paniai dan membantu perkembangan NU di daerah pedalaman tersebut.

Turut hadir dalam pertemuan Rais Suriyah PCNU Kabupaten Paniai KH Dahlan Kader dan Wakil Ketua PCNU Kabupaten Paniai Ahmad Muslih. (Red: Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Mujahidin Cyber Olahraga, Aswaja, Makam Mujahidin Cyber

Senin, 27 November 2017

16 Ribu Pelajar Ikut Jalan Sehat Ma’arif NU

Kudus, Mujahidin Cyber. Sedikitnya 16 ribu pelajar dari madrasah dan sekolah di bawah naungan Lembaga Pendidikan Ma’arif NU Kudus mengikuti kegiatan Jalan Sehat, Ahad (22/9). Jalan sehat dalam rangka hari lahir (harlah) ke-84 Ma’arif NU, dilepas PCNU Kudus KH Chusnan Ms.

16 Ribu Pelajar Ikut Jalan Sehat Ma’arif NU (Sumber Gambar : Nu Online)
16 Ribu Pelajar Ikut Jalan Sehat Ma’arif NU (Sumber Gambar : Nu Online)

16 Ribu Pelajar Ikut Jalan Sehat Ma’arif NU

Para peserta sangat antusias berjalan santai  menyusuri jalan kota mulai pukul 07.00 dengan rute start Stadion Wergu Kudus ke arah alun-alun, Jl Sudirman,Jl Cokro Aminoto, finish Gor Wergu Kudus kembali. Mereka bertambah semangat karena kegiatan ini menyediakan hadiah utama satu buah sepeda motor, sepuluh sepeda gunung, 1 buah kipas angin dan 75 hadiah hiburan.

Ketua panitia Ridlwan menyatakan jalan sehat ini merupakan rangkaian peringatan  harlah ke 84 Ma’arif NU yang sudah dilaksanakan sejak 19 september 2013 lalu. Tujuannya, untuk memperkokoh kebersamaan dan ukhuwah pelajar dalam rangka memperkuat jati diri yang berkarakter Aswaja.

Mujahidin Cyber

“Jalan sehat ini juga menumbuhkkan semangat seraya mendorong budaya berolah raga sehingga tercipta jiwa raga yang sehat,” katanya.

Mujahidin Cyber

Ia menyatakan 16 ribu peserta jalan sehat ini terdiri dari pelajar madrasah dan sekolah NU tingkat MI/SD kelas 5-6, MTs/SMP, MA/SMA, SMK NU se-Kabupaten Kudus. Ditegaskan, jalan sehat ini menjadi barometer kebesaran madrasah-sekolah di lingkungan LP Ma’arif NU Kudus.

Setelah jalan sehat ini, kegiatan berikutnya parade drumband pada sabtu (28/9) pukul 14.00  yang insya Allah diikuti 23 grup dari MI dan SDNU se-Kudus, terang Ridwan.

Pada akhir kegiatan Jalan Sehat, undian hadiah maupun doorprize dimulai. Seorang pelajar SMPNU Al-Ma’ruf Kudus Afrizal Ramadika meraih hadiah utama sebuah sepeda motor. (Qomarul Adib/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Mujahidin Cyber Makam Mujahidin Cyber

Sabtu, 25 November 2017

Aklamasi, Umi Ma’rifah Ketua Baru IPPNU Bojonegoro

Bojonegoro, Mujahidin Cyber

Konferensi Cabang XIV Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Bojonegoro menetapkan Umi Ma’rifah sebagai Ketua masa bakti 2016-2018 secara aklamasi, Ahad (29/5) di Pondok Pesantren Darul Ulum Baureno, Bojonegoro, Jawa Timur.

Pada sesi penentuan bakal calon muncul tiga nama kader yang diusulkan oleh forum pemilihan, Umi Ma’rifah kader Baureno; Nurul Afifah kader Balen, dan Zumrotul Ula kader Kanor.

Aklamasi, Umi Ma’rifah Ketua Baru IPPNU Bojonegoro (Sumber Gambar : Nu Online)
Aklamasi, Umi Ma’rifah Ketua Baru IPPNU Bojonegoro (Sumber Gambar : Nu Online)

Aklamasi, Umi Ma’rifah Ketua Baru IPPNU Bojonegoro

Pada tahap verifikasi sesuai dengan PD/PRT IPPNU Nurul Afifah gugur karena belum memenuhi satu persayaratan, dan kemudian disusul oleh Zumrotul Ula dengan menyatakan ketidaksiapannya. “Saya mengundurkan diri dari segala proses pemilihan dan memutuskan untuk mempercayakan amanah ini pada Ma’rifah,” ucap Zumrotul.

Mujahidin Cyber

Pimpinan Wilayah IPPNU Jawa Timur selaku pimpinan sidang pemilihan akhirnya menetapkan Umi Ma’rifah sebagai ketua IPPNU Kabupaten Bojonegoro masa bakti 2016-2018 secara aklamasi sesuai dengan PD/PRT IPPNU.

Pada akhir proses pemilihan, ketua terpilih memberikan sambutan pada forum dengan menegaskan visi dan misinya yang akan memfokuskan pemerataan kaderisasi. “Terima kasih kepada Rekanita semua, Insyaallah akan saya laksanakan amanah dengan sebaik-baiknya. Sesuai dengan permasalahan yang dibacakan pada Pleno Laporan Pertanggungjawaban tentang pemerataan kaderisasi, saya bersama rekanita periode ini akan fokuskan kaderisasi merata dari timur hingga barat Bojonegoro,” paparnya.

Mujahidin Cyber

Ia juga menambahkan bahwa PC IPPNU Bojonegoro masa bakti 2016-2018 sangat membutuhkan sinergitas semua pihak dan saling bahu membahu khususnya dari internal pengurus untuk memajukan IPPNU ke depan. (Afifah Marwa/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Mujahidin Cyber Humor Islam, Budaya, Makam Mujahidin Cyber

Minggu, 19 November 2017

Ahmadinejad: Program Nuklir Iran Milik Seluruh Umat Manusia

Tehran, Mujahidin Cyber. Presiden Iran, Mahmoud Ahmadinejad, Selasa (8/4), mengatakan program nuklir Iran yang bertujuan untuk misi sipil adalah milik seluruh umat manusia.



Ahmadinejad: Program Nuklir Iran Milik Seluruh Umat Manusia (Sumber Gambar : Nu Online)
Ahmadinejad: Program Nuklir Iran Milik Seluruh Umat Manusia (Sumber Gambar : Nu Online)

Ahmadinejad: Program Nuklir Iran Milik Seluruh Umat Manusia

Saat memberikan sambutan dalam acara khusus, Hari Nuklir Nasional Iran, Ahmadinejad menegaskan bahwa program nuklir negaranya dianggap sebagai peristiwa yang paling penting dalam era kontemporer ini.

"Iran telah dengan sukses melakukan uji coba peralatan-peratalan nuklir yang lebih murah dalam dimensi-dimensi yang lebih kecil yang lima kali lipat lebih cepat dari model-model saat ini," terang Ahmadinejad.

Mujahidin Cyber

Menurutnya, pemberitaan mengenai instalasi ribuan mesin pemusing itu kecil jika dibandingkan dengan capaian teknologi negaranya.

"Kita telah mencapai prestasi-prestasi yang luar biasa dan sukses dalam produksi campuran magnetik dengan peralatan-peralatan baru," katanya.

Mujahidin Cyber

"Capaian-capaian teknologi baru kita akan menjadikan sebuah terobosan di sektor industri negara dalam waktu dekat," tambah Ahmadinejad.

Sementara negara-negara kekuatan dunia meyakini program nuklir Iran dikembangan untuk membuat membuat senjata nuklir.

Ahmadinejad mengatakan, bangsa Iran tidak akan mengindahkan teriakan mereka apalagi menangis. Sebaliknya, Bangsa Iran akan bersandar kepada Tuhan Yang Mahakuasa dan para pemuda Iran sepenuhnya menguasai energi nuklir untuk tujuan-tujuan damai.

Ahmadinejad menegaskan, teknologi nuklir Iran adalah sepenuhnya hak rakyat Iran dan tak ada satupun negara yang berhak menghentikannya karena "teknologi nuklir Iran ada pada pikiran dan jiwa para ilmuwan" Iran.

"Arogansi dunia telah berteriak dan menangis untuk memaksa kita menyerahkan hak-hak sah kita," kata Ahmadinejad seperti dilansir sumber IRNA.

"Para musuh berulang kali mengancam untuk melakukan aksi militer terhadap Iran guna mendesak kita untuk menghentikan program nuklir Iran namun (semua itu) tidak ada faedahnya," katanya. (dar)Dari Nu Online: nu.or.id

Mujahidin Cyber Makam Mujahidin Cyber

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Mujahidin Cyber sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Mujahidin Cyber. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Mujahidin Cyber dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock