Rabu, 04 Februari 2015

Relawan Perempuan NU Gotong Royong Bantu Korban Banjir Bandang

Sampang, Mujahidin Cyber

Sejumlah aktivis Nahdlatul Ulama (NU) yang menamakan diri Relawan Perempuan NU, mulai Rabu (02/3) siang turun ke lokasi bencana banjir di Sampang, Jawa Timur, untuk membantu para warga yang rumahnya terendam banjir selama 3 hari kemarin.

Mereka berasal dari Muslimat NU, Fatayat NU, Korps Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Putri (Korpri), Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU), dan Nahdlatun Nisa’ Center Sampang.

Relawan Perempuan NU Gotong Royong Bantu Korban Banjir Bandang (Sumber Gambar : Nu Online)
Relawan Perempuan NU Gotong Royong Bantu Korban Banjir Bandang (Sumber Gambar : Nu Online)

Relawan Perempuan NU Gotong Royong Bantu Korban Banjir Bandang

Koordinator Relawan Perempuan NU Aminatur Rizkiyah menjelaskan, relawan yang merupakan gabungan dari para aktivis dari organisasi NU ini akan lebih terkosentrasi pada penanganan pascabanjir. Hal itu meliputi pelayanan pendidikan, pemberian bantuan sembako serta pelayanan kesehatan ibu hamil dan balita.

Mujahidin Cyber

"Bentuk-bentuk bantuan? yang akan diberikan pada korban berupa peralatan sekolah bagi anak, sembako, pengobatan gratis, serta pendistribusian nutrisi dan makanan bergizi bagi ibu hamil dan balita," tutur Rizkiyah.

Mujahidin Cyber

Menurutnya, jenis-jenis bantuan tersebut sangat dibutuhkan oleh para korban banjir. Mengingat, rendaman air akibat banjir bandang yang terjadi Sabtu lalu sangat rentan membawa penyakit, dan menghanyutkan bahan-bahan pokok seperti beras, gula, dan lainnya. Relawan Perempuan NU berharap kerja sama dari banyak pihak untuk membantu para korban banjir terutama di lokasi-lokasi yang mayoritas warganya masih miskin.

"Saat ini kami mendistribusikan 250 paket obat-obatan dan makanan bergizi bagi ibu hamil dan balita di Dusun Lembung, Desa Paseyan, sebab warga di lokasi ini banyak yang tidak mampu sehingga layak dibantu," ujarnya.

Diberitakan, banjir bandang yang merendam Kota Sampang sejak Sabtu (27/2) telah mengakibatkan aktivitas warga dan arus lalu lintas lumpuh total. Sebanyak 11.468 kepala keluarga (KK) atau kurang lebih 34.225 jiwa yang tersebar di 15 desa dan 4 kelurahan dari 3 kecamatan menjadi korban terdampak langsung. (Sofwan/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Mujahidin Cyber RMI NU, Ulama, Kyai Mujahidin Cyber

Mujahidin Cyber Mujahidin Cyber Mujahidin Cyber Mujahidin Cyber Mujahidin Cyber Mujahidin Cyber Mujahidin Cyber Mujahidin Cyber Mujahidin Cyber Mujahidin Cyber Mujahidin Cyber Mujahidin Cyber Mujahidin Cyber Mujahidin Cyber.

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Mujahidin Cyber sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Mujahidin Cyber. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Mujahidin Cyber dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock