Rabu, 09 Mei 2012

Pesantren dan Madrasah Ajarkan Sikap Kritis namun Tetap Moderat

Pringsewu, Mujahidin Cyber. Salah satu sikap muslim dan warga negara Indonesia yang baik adalah senantiasa menjaga keutuhan dan kebhinekaan bangsa. Keutuhan yang sudah terbina dengan baik di Indonesia selama ini wajib disyukuri karena merupakan anugerah yang luar biasa.

"Jangan sampai Indonesia hancur seperti Yaman, Irak dan Suriah. Dalam bernegara Pancasila dan berkonstitusi, semua warga sama hak dan kedudukan. Jangan didiskriminasi," ujar salah satu Akademisi asal Provinsi Lampung Alamsyah, Rabu (19/4).

Pesantren dan Madrasah Ajarkan Sikap Kritis namun Tetap Moderat (Sumber Gambar : Nu Online)
Pesantren dan Madrasah Ajarkan Sikap Kritis namun Tetap Moderat (Sumber Gambar : Nu Online)

Pesantren dan Madrasah Ajarkan Sikap Kritis namun Tetap Moderat

Ia menilai bahwa sebagai individu, umat Islam wajib menyuarakan dan bersikap dalam ikut menyebarkan perdamaian sesuai dengan konsep Islam Rahmatan lil Alamin.

"Itulah Islam yang rahmatan lil alamiin. Islam Indonesia itu moderat, tegas, dan cerdas. Bukan ngamuk, marah, hoax, fitnah dan tuduh sana sini," tegas Alamsyah yang juga Dekan Fakultas Syariah UIN Raden Intan Lampung.

Mujahidin Cyber

Ia juga menyayangkan suasana yang saat ini terus memanas terkait permasalahan politik yang terjadi di Ibukota. "Janganlah ayat Tuhan dijual-jual untuk cari suara Pilkada, dijadikan alat, kendaraan dan tumpangn saja, janganlah dipolitisasi apalagi dimanipulasi," harapnya.

Namun Ia masih optimis karena masih ada Lembaga Pendidikan Pesantren, Madrasah dan Perguruan Tinggi yang masih terus mengajarkan dan mengamalkan ilmu-ilmu keislaman dengan mendalam, integrasi agama, sains dan ilmu sosial, mencerdaskan serta yang memelihara nasionalisme.

Lembaga tersebut menurutnya dibangun untuk mengembangkan kajian keislaman dan kemanusiaan dengan luas serta mencerdaskan dengan kajian khilafiyah yang ilmiah dan kritis tetapi tetap moderat (tawasuth).

Mujahidin Cyber

"Pondok Pesantren, Madrasah dan Perguruan Tinggi Islam menghargai kearifan lokal dan loyal dengan nilai-nilai kebangsaan serta sadar dengan wawasan keindonesiaan yang beragam," terangnya. (Muhammad Faizin/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Mujahidin Cyber AlaNu, Ubudiyah Mujahidin Cyber

Mujahidin Cyber Mujahidin Cyber Mujahidin Cyber Mujahidin Cyber Mujahidin Cyber Mujahidin Cyber Mujahidin Cyber Mujahidin Cyber Mujahidin Cyber Mujahidin Cyber Mujahidin Cyber Mujahidin Cyber Mujahidin Cyber Mujahidin Cyber.

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Mujahidin Cyber sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Mujahidin Cyber. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Mujahidin Cyber dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock