Pada tahun 1988, sastrawan Ahmad Tohari (AT) berada di Tanah Suci Mekkah bersama Gus Dur, Cak Nur, juga Prof Quraish Shihab. Bersama-sama mereka menunaikan ibadah haji. Di Masjidil Haram, usai melaksanakan Thawaf Wada, Gus Dur mendekati Pak AT, dan terjadilah percakapan.
"Ehmm, ehmm, Sampeyan sekarang sudah bergelar KH ya, Kang?" Tutur Gus Dur, sambil mengulum senyum.
| Kala Gus Dur Beri Gelar ‘KH’ Sastrawan Ahmad Tohari (Sumber Gambar : Nu Online) |
Kala Gus Dur Beri Gelar ‘KH’ Sastrawan Ahmad Tohari
"Ah, bisa saja Sampeyan ini, Gus," timpal AT.Mujahidin Cyber
"Eh, Sampeyan jangan Ge-eR dulu!"Mujahidin Cyber
"Kenapa, Gus?""Gelar KH buat Sampeyan itu bukan Kiai Haji, tapi Kang Haji," seloroh Gus Dur, yang kemudian dilanjut tawa keduanya. (Wahyu Noerhadi)
*Kisah di atas diceritakan langsung oleh Pak AT ketika beliau sedang di Jakarta, sebelum menghadiri undangan dari Sekretaris Negara pada Selasa (3/05/2017).
Dari Nu Online: nu.or.id
Mujahidin Cyber Kajian, Nahdlatul, Pesantren Mujahidin Cyber
