Rabu, 06 Desember 2017

Ansor: Ajaran dan Tradisi Syekh Burhanuddin harus Dipertahankan

Padang Pariaman, Mujahidin Cyber. Wakil Sekjen Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda (PP GP) Ansor, Drs Maskut Candranegara salut dan? bangga dengan Padang Pariaman yang sangat kuat dan teguh dengan ajaran? dan tradisi yang telah ditinggalkan Syekh Burhanuddin.



Ansor: Ajaran dan Tradisi Syekh Burhanuddin harus Dipertahankan (Sumber Gambar : Nu Online)
Ansor: Ajaran dan Tradisi Syekh Burhanuddin harus Dipertahankan (Sumber Gambar : Nu Online)

Ansor: Ajaran dan Tradisi Syekh Burhanuddin harus Dipertahankan

Kepada Mujahidin Cyber, Jumat (5/4) kemarin Maskut yang didampingi sejumlah pengurus PWNUSumbar itu merasa senang terhadap situasi dan kondisi makam ulama besar? Minangkabau itu.

"Perhatian pemerintah cukup lumayan, sehingga telah termasuk salah satu cagar budaya, yang perlu dikembangkan terus. Saya baru pertama kali ke Ulakan ini, namun langsung akrab, lantaran setiap kunjungan saya ke daerah selalu mencari makam orang yang pernah ikut membangun daerah tersebut dan makam ulama," katanya.

Mujahidin Cyber

"Selama ini yang saya ketahui dari Jakarta, bahwa Sumatra Barat itu kental dengan? Muhammadiyah. Boleh dikatakan, presentasi masyarakat yang melestarikan tradisi ulama dan pesantren itu hanya sedikit sekali. Ternyata, setelah pulang dari Ulakan, baru saya yakin, bahwa di Padang Pariaman tumbuh dengan suburnya tradisi yang telah ditinggalkan Syekh Burhanuddin, yakni ahlussunnah wal jamaah (Aswaja). Luar biasa sekali," tambah Maskut.

Ia melihat perbedaan ulama dengan orang biasa cukup luar biasa juga. Buktinya, ulama besar seperti Syekh Burhanuddin ini setelah dia meninggal, ternyata masih mampu menghidupkan ratusan orang di sekeliling makamnya.

Mujahidin Cyber

"Nah, ini merupakan karunia Allah Swt, terhadap orang-orang pilihan, yakni ulama. Untuk itu, sangat wajar dan harus mendapat tempat, bagaimana perbaikan terhadap komplek makam ini selalu menjadi perhatian bersama. Apalagi terhadap ajaran dan adat kebiasaan yang telah ditinggalkan Syekh Burhanuddin, merupakan suatu keharusan yang terus kita kembangkan, sesuai dengan tuntutan perkembangan zaman itu sendiri," kata Maskut. (man)? ? ? ? ?Dari Nu Online: nu.or.id

Mujahidin Cyber Tegal Mujahidin Cyber

Mujahidin Cyber Mujahidin Cyber Mujahidin Cyber Mujahidin Cyber Mujahidin Cyber Mujahidin Cyber Mujahidin Cyber Mujahidin Cyber Mujahidin Cyber Mujahidin Cyber Mujahidin Cyber Mujahidin Cyber Mujahidin Cyber Mujahidin Cyber.

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Mujahidin Cyber sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Mujahidin Cyber. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Mujahidin Cyber dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock