Senin, 22 Mei 2017

Jamu Ketum PBNU, Ini yang Disampaikan Presiden Jokowi

Jakarta, Mujahidin Cyber. Presiden Joko Widodo kembali melakukan konsolidasi kebangsaan dengan tokoh nasional. Kali ini Mantan Wali Kota Solo itu menjamu Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siroj, Rabu (11/1) di Istana Negara Jakarta.

Jamu Ketum PBNU, Ini yang Disampaikan Presiden Jokowi (Sumber Gambar : Nu Online)
Jamu Ketum PBNU, Ini yang Disampaikan Presiden Jokowi (Sumber Gambar : Nu Online)

Jamu Ketum PBNU, Ini yang Disampaikan Presiden Jokowi

Usai melakukan pertemuan empat mata itu, Kiai Said menyampaikan, tujuan obrolannya yang dibarengi makan siang tersebut yaitu silaturrahim membincang kondisi terkini bangsa dan negara. Dalam kesempatan itu, mereka juga membincang kondisi global, baik di ASEAN maupun dunia, terutama dunia Islam.

“Puncak pembicaraan antara lain bagaimana menekan Islam radikal dan intoleran serta bagaimana memperkuat Islam moderat. Itu kata Presiden,” ujar Kiai Said, Rabu (11/1) kepada Mujahidin Cyber? di Gedung PBNU Jakarta.

Pengasuh Pondok Pesantren Al-Tsaqafah Ciganjur Jakarta Selatan ini menyampaikan bahwa Jokowi juga meminta agar Islam seperti NU inilah yang harus dipertahankan dan diperkuat. Karena selama ini, NU lah yang terus menyampaikan Islam ramah selain terus berusaha menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Mujahidin Cyber

Menurut Jokowi, Indonesia rugi besar jika tidak mempertahankan Islam moderat yang selama ini dijaga dan terus diperjuangkan oleh NU dan pesantren. Sebab, Jokowi sendiri mengakui, selama ini Indonesia banyak dipuji dunia internasional karena mampu mengembangkan Islam yang berbudaya, moderat dan ramah.

Namun demikian, lanjut Kiai Said, dunia internasional sendiri dikagetkan dengan kasus-kasus intoleransi dan tindakan terorisme yang belakangan ini terjadi di beberapa daerah.?

“Hal ini menyedihkan Presiden dan rakyat Indonesia yang berharap selalu hidup damai dalam kebersamaan,” tutur Kiai Said.

Jokowi dan Kiai Said juga membahas rencana strategis jangka pendek dan jangka panjang terkait menjaga Islam Indonesia agar tetap ramah dan moderat serta menangkal pemahaman Islam radikal.

Mujahidin Cyber

Perilaku dan tindakan radikal yang selama ini kian marak terjadi di dunia maya dan media sosial juga tidak luput menjadi pembahasan dan bahan evaluasi kedua tokoh tersebut. (Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Mujahidin Cyber Halaqoh Mujahidin Cyber

Mujahidin Cyber Mujahidin Cyber Mujahidin Cyber Mujahidin Cyber Mujahidin Cyber Mujahidin Cyber Mujahidin Cyber Mujahidin Cyber Mujahidin Cyber Mujahidin Cyber Mujahidin Cyber Mujahidin Cyber Mujahidin Cyber Mujahidin Cyber.

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Mujahidin Cyber sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Mujahidin Cyber. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Mujahidin Cyber dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock