Kamis, 28 Januari 2016

Murid dari Bermacam Agama, Ini Pendidikan di SMK Bakti Pangkalpinang

Jakarta, Mujahidin Cyber. Jumlah peserta didiik di SMK Bakti Pangkalpinang, Bangka Belitung pada tahun 2015 sebanyak 657 orang, terdiri dari 299 laki-laki dan 358 perempuan. Masing-masing peserta didik memeluk salah satu dari enam agama yang saat itu diakui pemerintah RI.

Secara berurutan dari segi jumlah pemeluk agama adalah pemeluk agama Buddha berjumlah 233 orang (35,46 %), pemeluk  agama Konghucu 130 (19,79 %), pemeluk  agama Kristen 114 orang (17,35  %), pemeluk  agama Katholik 103 orang (15,68 %), pemeluk  agama Islam  76 orang (11,56 %), dan pemeluk  agama Hindu satu orang ( 0,15 %).

Murid dari Bermacam Agama, Ini Pendidikan di SMK Bakti Pangkalpinang (Sumber Gambar : Nu Online)
Murid dari Bermacam Agama, Ini Pendidikan di SMK Bakti Pangkalpinang (Sumber Gambar : Nu Online)

Murid dari Bermacam Agama, Ini Pendidikan di SMK Bakti Pangkalpinang

Berdasarkan penelitian Balitbang Diklat Kemenag, diketahui layanan pendidikan agama di SMK Bakti Pangkalpinang, Bangka Belitung yang dilaksanakan secara sistematis dan terstruktur mencakup Pendidikan Agama Buddha, Pendidikan Agama Kristen, Pendidikan Agama Katholik, dan Pendidikan Agama Islam. 

Sementara itu, Pendidikan Agama Konghucu dan Pendidikan Agama Hindu tidak disediakan di sekolah ini. Peserta didik yang beragama Konghucu mengikuti Pendidikan Agama Katolik dan Buddha. Sedangkan peserta didik yang beragama Hindu mengikuti Pendidikan Agama Buddha. 

Mujahidin Cyber

Namun, kadang-kadang peserta didik yang beragama Hindu mengikuti kegiatan keagamaan di pura untuk belajar kepada tokoh agama Hindu. Guru Pendidikan Agama di sekolah ini berjumlah sebelas orang; terdiri dari dua guru Pendidikan Agama Islam, dan masing-masing tiga guru pendidikan agama Kristen, guru pendidikan agama Katholik, serta guru pendidikan agama Buddha. Tidak terdapat guru Pendidikan Agama Konghucu dan Hindu di sekolah ini.  

Pendidikan Agama Islam dilaksanakan pada jam efektif sebagaimana jadwal pelajaran pada umumnya. Pendidikan Agama Kristen, Katholik, dan Buddha dilaksanakan setiap Jumat siang di luar jam pelajaran sebagaimana jadwal pelajaran lainnya. Tempat ibadah yang ada berupa musala terletak di dalam kompleks sekolah. Buku pelajaran Pendidikan Agama untuk pegangan siswa dirasakan masih sangat kurang. (Husni Sahal/Kendi Setiawan)

Baca Kajian Keagamaan lainnya DI SINI

Mujahidin Cyber

Dari Nu Online: nu.or.id

Mujahidin Cyber Pertandingan, Makam, Habib Mujahidin Cyber

Mujahidin Cyber Mujahidin Cyber Mujahidin Cyber Mujahidin Cyber Mujahidin Cyber Mujahidin Cyber Mujahidin Cyber Mujahidin Cyber Mujahidin Cyber Mujahidin Cyber Mujahidin Cyber Mujahidin Cyber Mujahidin Cyber Mujahidin Cyber.

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Mujahidin Cyber sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Mujahidin Cyber. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Mujahidin Cyber dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock