Senin, 10 Februari 2014

NU Harus Terus Aktif Bentengi Umat dari Paham Radikal

Padangpariaman, Mujahidin Cyber. PWNU Sumatera Barat mengajak para ulama dan santri untuk meningkatkan peran aktifnya membentengi umat dari paham-paham keagamaan radikal, yang selalu membidahkan amaliah yang dilakukan umat Islam, dan mengkafirkan pihak lain.

Ketua PW NU Sumatera Barat, Maswar mengungkapkan hal itu pada pelantikan PCNU Kabupaten Padangpariaman, Kamis (15/10), di Hall Saiyo Sakato Pemkab Padangpariaman, di Pariaman. Pelantikan PCNU masa khidmat 2015-2020 dihadiri Bupati Padangpariaman Ali Mukhni, Ketua PC GP Ansor Padangpariaman Zeki Aliwardana, Ketua PC IPNU Padangpariaman Fauzan Ahmad, MWC NU se-Padangpariaman.

NU Harus Terus Aktif Bentengi Umat dari Paham Radikal (Sumber Gambar : Nu Online)
NU Harus Terus Aktif Bentengi Umat dari Paham Radikal (Sumber Gambar : Nu Online)

NU Harus Terus Aktif Bentengi Umat dari Paham Radikal

Menurut Maswar, PCNU Padangpariaman harus berperan aktif mengantisipasi munculnya aliran radikal, seperti ISIS. "Sekarang sudah ada kelompok yang menamakan Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) yang berkedok berkegiatan sosial. Namun dalam aksi sosialnya, disebarkan paham bahwa shalat itu tidak wajib, zakat tidak wajib. Sasaran rekruitmennya adalah anak-anak pintar yang tidak mampu. Setelah direkruitmen, didoktrin, akhirnya anak-anak itu melawan terhadap orangtuanya. Kalau anak tersebut sudah dibaiat, maka anak itu lebih radikal lagi," tutur Maswar.

Mujahidin Cyber

Dikatakan Maswar, ada paham yang banyak mengharamkan kegiatan yang sudah tumbuh di masyarakat. Peringatan Isra Miraj haram, maulud Nabi Muhammad Saw juga haram, berdoa dan berzikir bersama usai shalat wajib, juga haram. Pakaian yang tidak ada pada zaman Nabi Muhammad Saw, juga haram. "Semua itu adalah tantangan ulama, khususnya Nahdlatul Ulama untuk membentengi umat dari paham yang keliru tersebut," kata Maswar.

Mujahidin Cyber

Ketua PCNU Padangpariaman Masri Can sebelumnya menyampaikan, NU di Padangpariaman sudah banyak berbuat sejak lama. Tahun 1960-an, khususnya 1965 saat meletus pemberontakan G 30 S/PKI, NU Padangpariaman sangat aktif membentengi umat dari ancaman PKI itu. Ada apel besar yang dilaksanakan NU bersama Ansor dengan dihadiri belasan ribu orang.

"Pasca bencana gempa 30 September 2009, yang menghancurkan daerah Padangpariaman, NU juga berperan aktif melakukan rehabilitasi, pembangunan sarana dan prasana yang dibutuhkan masyarakat, bantuan pengobatan dan pelatihan dai siaga bencana. Apa yang diberikan NU tersebut, sangat bermanfaat bagi masyarakat Padangpariaman yang terkena bencana gempa saat itu," kata Masri Can yang juga Kepala Kantor Kementerian Agama Padangpariaman ini. (Armaidi Tanjung/Fathoni)

Foto:Ketua PWNU Sumatera Barat Maswar melantik Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Padangpariaman, Kamis (15/10/2015), di hall Saiyo Sakato Pemkab Padangpariaman, di Pariaman.

Dari Nu Online: nu.or.id

Mujahidin Cyber Syariah Mujahidin Cyber

Mujahidin Cyber Mujahidin Cyber Mujahidin Cyber Mujahidin Cyber Mujahidin Cyber Mujahidin Cyber Mujahidin Cyber Mujahidin Cyber Mujahidin Cyber Mujahidin Cyber Mujahidin Cyber Mujahidin Cyber Mujahidin Cyber Mujahidin Cyber.

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Mujahidin Cyber sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Mujahidin Cyber. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Mujahidin Cyber dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock